Gimana Sih Keadaan Otak Wanita Ketika Orgasme? Nih, Ada Jawabannya!

23 Oktober 2017
|Meidiana
0SHARES

Belum lama ini, The Journal of Sexual Medicine memublikasikan penelitian terbaru mengenai bagaimana otak perempuan bekerja pada saat orgasme. Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Nan Wise dan timnya dari Rutgers University, Newark, New Jersey, tersebut sekaligus mematahkan hasil penelitian sebelumnya. Mau tau seperti apa hasil penelitian terbaru dari Dr. Wise? Yuk, mari, cari tau lebih lanjut dalam bahasan berikut ini.

Awalnya, Dr. Wise dan tim melakukan penelitian terhadap sepuluh perempuan yang bersedia menyumbangkan orgasmenya untuk ilmu pengetahuan dengan menggunakan pemindai otak/ alat pencitraan resonansi magnetik fungsional atau functional magnetic resonance imaging (fMRI). Sepuluh perempuan tersebut pertama diminta untuk merangsang dirinya sendiri hingga mencapai klimaks, kemudian eksperimen diulang lagi dengan melibatkan pasangan. Walaupun alat tersebut sama sekali tidak seksi, seperti kata Dr. Wise, fMRI dapat melihat informasi yang lebih detail mengenai perubahan yang terjadi di dalam otak perempuan sebelum, selama, dan setelah orgasme

Hasil penelitiannya pun cukup mengejutkan. Kemampuan perempuan untuk menahan rasa sakit meningkat sebanyak 75%. Peneliti menemukan bahwa pada saat orgasme, area saraf di bagian otak belakang sangat aktif. Area saraf belakang otak inilah yang berperan mengatur serotinin, zat dalam otak sebagai penghilang rasa sakit. Peneliti juga menemukan aktivitas di area cuneformis, bagian di sistem batang otak yang berfungsi untuk mengontrol rasa sakit hanya dengan pikiran. Dr. Wise mengatakan bahwa kedua aktivitas tersebut tampaknya berfungsi untuk mematikan rasa sakit di saat puncak orgasme. 

Hasil penelitian terbaru tersebut sekaligus mematahkan hasil penelitian sebelumnya oleh ahli ilmu syaraf, Gert Holstege, dari University of Groningen, Belanda, yang mengatakan bahwa otak perempuan tidak bekerja pada saat orgasme. Menurut penelitian Holstege, cortex, yang dihubungkan dengan kesadaran, tidak aktif pada saat orgasme. Sekarang, hal tersebut dibantah oleh Dr. Wise yang telah menemukan bahwa bagian dalam otak bereaksi bersama-sama dan tidak ada yang “istirahat” saat mencapai puncak orgasme.

Ya, jadi kira-kira begitulah keadaan otak wanita ketika orgasme dalam bercinta menurut penjelasan dari kacamata sains. Sekarang tambah lagi kan pengetahuannya. Wah, dalam keadaan apa pun, otak kita memang tidak pernah berhenti bekerja, ya. Kurangi berpikir yang berat sama yang nggak pasti-nggak pasti deh biar beban otak kita juga sedikit berkurang.  

 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
100 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Meidiana
"Bahagia bersama senandika."
0SHARES