Dari Minum Kencing Sampai Pakai Diapers, Inilah Sisi Nggak Kerennya Jadi Astronot!

www.youtube.com

Jika kita bertanya kepada anak-anak, mau jadi apa mereka ketika besar nanti, sering kali mereka akan menjawab ingin menjadi astronot. Profesi sebagai astronot memang terlihat sangat menyenangkan dan keren. Bagaimana tidak? Astronot dapat mengarungi luar angkasa dan menginjakkan kaki di bulan. Penjelajahan jagat raya tentu saja terdengar sangat keren. Apalagi ditambah dengan maraknya film-film bergenre science-fiction atau sains-fiksi yang menggambarkan serunya kehidupan sebagai astronot atau petualangan menguak misteri luar angkasa, termasuk kehidupan para alien. Jujur saja, kita juga pasti akan sangat bersemangat jika suatu saat ditawari untuk menjadi astronot dan merasakan hidup di luar angkasa. Hal ini dibuktikan oleh ramainya orang-orang yang mendaftarkan diri untuk menjadi penduduk Asgardia, negara di luar angkasa pertama yang akan mulai dibangun sejak tahun ini.

Meski tampaknya tinggal dan hidup di luar angkasa itu sangat keren, namun pada kenyataannya kehidupan di luar angkasa tidaklah sekeren yang kita pikirkan. Terdapat banyak hal yang tidak kita duga yang menjadi konsekuensi dari hidup di luar angkasa. Pada kenyataannya, tinggal di tempat dengan nol gravitasi itu ternyata tidak mudah dan tidak seindah bayangan kita di mana manusia dapat merasakan "terbang". Ketiadaan gravitasi berdampak banyak pada tubuh kita dan kehidupan kita. Belum lagi minimnya sumber daya di luar angkasa yang membuat kita terpaksa harus melakukan hal-hal tertentu dengan cara yang berbeda dan terkadang cenderung menjijikkan. Ingin tahu apa saja sisi menjijikkan dari hidup di luar angkasa? Yuk, simak daftar dibawah!

1. Menggunakan diapers besar

gizmodo.com

Siapa sangka bahwa di balik baju luar angkasa yang besar dan keren, para astronot yang merupakan orang-orang dewasa dengan tingkat intelegensi yang tinggi tersebut mengenakan diapers besar? Ya, mereka yang tinggal di luar angkasa harus mulai membiasakan diri untuk menggunakan diapers. Pasalnya, di luar angkasa yang tidak memiliki gaya gravitasi, kandung kemih biasanya akan memberi sinyal pada otak untuk kencing ketika telah terisi 2/3. Kini, akibat ketiadaan gaya gravitasi, kandung kemih baru akan memberi sinyal untuk kencing saat sudah penuh dan harus dikeluarkan saat itu juga. Oleh karena itu, untuk menghindari para astronot kencing di celana, maka diciptakanlah diapers besar khusus untuk astronot oleh NASA.

2. Meminum pipis sendiri

www.popularmechanics.com

Air menjadi sumber daya yang sangat berharga kala kita berada di luar angkasa karena di luar angkasa tidak ada sumber daya air dan sebagai manusia, astronot juga membutuhkan air untuk dapat hidup. Oleh karena itu, haram hukumnya bagi astronot untuk membuang air dalam bentuk apa pun, termasuk kencing dan keringatnya sendiri. NASA, selaku organisasi pemerintah satu-satunya yang mengurusi kehidupan di luar angkasa telah berhasil menciptakan mesin yang dapat mempurifikasi air kencing sehingga dapat diminum kembali.

3. Kulit mati beterbangan

www.wired.com

Kita mungkin tidak tahu, namun di tubuh kita terdapat banyak sekali sel kulit mati. Di bumi, biasanya sel-sel kulit mati ini rontok begitu saja akibat adanya gaya gravitasi bumi. Namun, berbeda halnya dengan di luar angkasa. Para astronot yang tinggal dalam satu pesawat ulang alik tertutup harus belajar untuk hidup berdampingan dengan sel-sel kulit mati mereka yang berterbangan di udara. Ya, sel-sel kulit mati astronot yang lepas dengan begitu mudahnya dari kulit mereka akan berhamburan dan melayang-layang di udara dalam pesawat yang mereka tumpangi.

4. Sendawa justru akan menyebabkan muntah
www.airspacemag.com

Siapa sangka bahwa aktivitas sederhana seperti bersendawa di luar angkasa harus dilakukan dengan penuh usaha? Saat perut kita mencerna makanan, lambung akan menghasilkan gas yang biasanya akan terdorong ke atas secara alami dan menyebabkan kita bersendawa. Namun di luar angkasa, gas tersebut tidak dapat keluar dari tubuh dan terperangkap dalam perut. Sementara itu, jika astronot berupaya untuk bersendawa, upaya tersebut justu akan membuat mereka muntah. Oleh karena itu, demi mengeluarkan gas dalam perut, astronot harus mendorong tubuhnya terlebih dahulu agar dapat bersendawa dengan normal tanpa muntah.

5. Buang air besar di kantung
www.youtube.com

Jika pesawat ulang alik adalah suatu tempat yang tertutup dan terisolasi, lalu bagaimana cara astronot untuk buang air besar? Bagaimana pengolahan limbah manusia yang satu ini? Apakah iya astronot akan membiarkan kotorannya berterbangan di luar angkasa? Ternyata, sebelum dikirim dalam misi ke luar angkasa, para astronot akan menjalani pelatihan untuk buang air besar terlebih dahulu. Mereka akan berlatih untuk buang air besar dalam vakum yang akan langsung mengarahkan kotoran mereka ke kantung. Kantung tersebut lantas disimpan untuk nantinya dibuang saat sudah kembali ke bumi. Astronot wajib menjalani pelatihan ini karena jika tidak, mereka berisiko harus menghabiskan waktu di luar angkasa dengan kotoran yang beterbangan dalam pesawat.

Gimana? Masih pingin menjadi astronot? Kalo YuKepo sih kayaknya bakal mikir seribu kali lagi!

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Hati-hati! Sederet Masalah Kesehatan Ini Mengintai Perempuan di Usia 30an - Keepodotme

Hati-hati! Sederet Masalah Kesehatan Ini Mengintai Perempuan di Usia 30an - Keepodotme

Karena Obat PCC, 61 Orang di Kendari Masuk RS. Obat Apa Sih Itu?

Karena Obat PCC, 61 Orang di Kendari Masuk RS. Obat Apa Sih Itu?

Luar Biasa! Cuma Seniman Berbakat yang Bisa Ngegambar dengan Hasil Keren Begini! - Keepodotme

Luar Biasa! Cuma Seniman Berbakat yang Bisa Ngegambar dengan Hasil Keren Begini! - Keepodotme

Tubuh Remaja Perempuan Ini Perlahan Jadi Batu. Kok Bisa?

Tubuh Remaja Perempuan Ini Perlahan Jadi Batu. Kok Bisa?

Style Meggemaskan dari Lesty Kejora buat Referensi OOTD - Keepodotme

Style Meggemaskan dari Lesty Kejora buat Referensi OOTD - Keepodotme

Perempuan Ini Mengira Dirinya Dinosaurus! Bukan Karena Gila, Tapi Karena Penyakit Langka Ini

Perempuan Ini Mengira Dirinya Dinosaurus! Bukan Karena Gila, Tapi Karena Penyakit Langka Ini

loading