Cinta Adalah Candu: Kamu Nggak Betah Menjomblo? Ternyata Hormon-hormon ini Biang Keladinya!

06 Desember 2017
|Chandra W.
0SHARES

Habis putus, rasanya kepingin cepat-cepat punya pacar lagi, ujung-ujungnya malah balikan atau cari pelarian. Udah nemu pelarian, ternyata nggak cocok. Akhirnya putus lagi. Kepingin cepat-cepat move on dan segera cari pasangan baru lagi. Sering mengalami siklus seperti ini? Atau ada yang pernah bilang kamu kok nggak pernah terlihat single barang sebentar aja, hobi gonta-ganti pacar, move on cepat banget. Apa jangan-jangan ada yang salah sama dirimu? Nggak kok, itu cuma masalah hormon.

1. Cinta itu candu. Sama seperti seks, judi, dan narkoba. Bedanya, ketika kamu jatuh cinta, zat adiktifnya adalah hormon yang dilepaskan oleh otakmu dan pasangan

Lebih tepatnya hormon oksitosin dan vasopressin. Hormon ini diproduksi oleh otakmu dan pasangan ketika bergandengan tangan lebih dari 10 detik, cuddling, atau orgasme. Oksitosin adalah hormon yang juga terdapat dalam Air Susu Ibu (ASI) dan berfungsi untuk menciptakan ikatan yang kuat antara ibu dan bayi. Sama halnya ketika kamu jatuh cinta. Artinya ketika jatuh cinta, kamu kecanduan dengan ikatan yang terbentuk antara kamu dan pasangan, kenyamanan ketika kalian bersama, dan dopamine senyawa yang dihasilkan otak saat merasa senang

2. Ketika putus, bukan hanya kamu kehilangan pasangan, kamu juga kehilangan senyawa-senyawa yang biasa hadir ketika kamu sedang bahagia

Tubuhmu sakaw hormon. Kayak orang-orang yang menggunakan narkoba, terus ditangkap dan dipenjara, nggak punya akses buat mendapatkan barang itu lalu kejang-kejang bahkan merasa sakit. Ini juga menjelaskan kenapa saat patah hati dan menjomblo, seseorang bisa benar-benar merasa kosong atau bahkan sakit di bagian tubuh tertentu.

3. Dalam kekosongan senyawa dan hormon bahagia ini, tubuhmu secara otomatis ingin mencari sumber baru yang dapat menyediakan rasa yang sama

Atau rasa yang pernah ada. Pernah lihat seseorang yang mau-maunya balikan sama mantan padahal, misalnya nih, mantannya suka makan upilnya sendiri? Nah ternyata manusia itu punya kecenderungan untuk kembali mendekat pada suasana atau hal-hal yang sudah familiar, dalam hal ini mantan pasangan. Bahkan jika putusnya nggak baik-baik pun, seseorang bisa tetap balikan karena ketiadaan senyawa-senyawa dalam tubuh ini membuat otak jadi kesulitan dalam membedakan mana yang baik dan enggak, memutuskan mana yang baik dan enggak.

4. Ketika kamu menemukan orang baru dalam waktu cepat, tubuh jadi nggak punya banyak waktu 'kehilangan'

Kamu mendapatkan lagi semuanya: kedekatan, kontak fisik, ikatan emosional. Ini nih yang sering kita sebut sebagai pelarian. Sayangnya fase-fase menyenangkan ini juga nggak bertahan lama dan akhirnya bikin kamu merasa jauh lebih terpuruk dibandingkan saat putus. Coba ingat-ingat, terakhir balikan sama mantan rasanya begini nggak? Kamu jadi merasa harus mencari lagi kebahagiaan (re: hormon) tadi dengan mengenyahkan status menjomblo lekas-lekas.

5. Daripada terjebak dalam lingkaran setan seperti itu, coba deh beri kesempatan tubuhmu untuk rehat sejenak setelah putus

Memang akan terasa lebih sakit dan sakitnya lebih lama dibandingkan jika kamu balikan atau langsung pacaran sama orang lain, tapi tubuh juga harus di-detoksifikasi dulu lho. Seorang psikolog bernama Dr. Danielle Forshee mengungkapkan bahwa tubuh, seperti juga hati dalam konteks emosional, membutuhkan jeda sejenak dengan menjomblo sebelum memulai hubungan baru. Tentu saja waktu yang dibutuhkan berbeda-beda untuk setiap orang. Yang jelas, dengan menjomblo beberapa waktu, tubuhmu akan lebih kuat dan siap baik fisik maupun mental untuk menjalin hubungan baru. Selama menjomblo, kamu juga bisa banyakin mengobrol dengan teman-teman dan mengatur emosi sampai merasa lebih baik.

Ketika kamu menjalani masa-masa menjomblo atau single dengan perasaan biasa saja, saat itulah kamu sudah siap menerima orang baru dalam kehidupanmu. Jadi, kalau habis putus, nggak usah buru-buru cari pasangan lagi. Istirahat dulu, ambil napas panjang, ngobrol sama teman-teman, olahraga, banyakin me time sampai rasa kehilangan itu hilang. Baru deh, open recruitment dan cari pasangan baru!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES