Cantik Itu Nggak Ada yang Instan! Berikut 5 Prosedur Kecantikan yang Justru Berbahaya

25 April 2018
|Chandra W.

Perihal menjadi cantik adalah keinginan perempuan di seluruh dunia sejak dulu kala. Padahal ukuran cantik berbeda tergantung tempat dan masanya, artinya cantik itu relatif dan ditentukan oleh tren yang sedang berlaku. Masalahnya kemudian, mengubah wajah dengan berbagai prosedur kecantikan demi predikat cantik ini memerlukan usaha yang tak main-main. Sudah bikin sakit, mahal pula. Pepatah cantik itu luka, mungkin  menjadi benar jika kamu menjalani prosedur-prosedur kecantikan di bawah ini. 

1. Suntik kurus, bisa bikin memar dan kedinginan

Ngaku deh, kalau kamu termasuk salah satu dari sekian banyak orang yang menganggap bahwa kurus atau langsing adalah parameter cantik. Saat ini banyak metode yang ditawarkan untuk langsing dalam waktu cepat. Salah satunya, dengan suntik atau injeksi. Suntik kurus ini dilakukan dengan menyuntikkan cairan PPC, L carnitine, organic silicum dan procaine yang akan meningkatkan metabolisme, mempercepat pembakaran lemak dan membakar energi.

Bunga Zainal dan Tya Ariestya adalah dua selebriti Indonesia yang pernah mencoba prosedur kecantikan suntik kurus dan kapok. Bunga ternyata disuntik oleh dokter hewan, tangan dan pipinya sampai kebiruan. Badannya juga terasa tidak enak. Ia akhirnya berhenti. Sementara itu Tya memang mengaku hasilnya cukup baik dan cepat, namun ia mengalami memar di beberapa bagian tubuhnya serta mudah kedinginan. Ia pun kini memilih untuk tidak mengulangi suntik kurus lagi dan berdamai dengan massa tubuhnya. Dikutip dari alodokter, berikut efek samping suntik kurus: muncul infeksi kulit parah bila area penyuntikan tidak steril, hematoma (memar), abses (terbentuknya infeksi bernanah), nekrosis (kematian jaringan kulit di area suntik), infeksi oleh mikrobakteria (bakteri yang juga menginfeksi paru dan menyebabkan penyakit Tuberkulosis) serta hiperpigmentasi (warna kulit yang menghitam di area suntik).

Belum lagi, biayanya mahal, yaitu hingga Rp2.000.000 sekali suntik.

2. Menato bola mata

Beruntunglah kita hidup di negara yang semua penduduknya rata-rata memiliki mata berwarna hitam sehingga tidak ada iri hati kepada penduduk yang bermata biru atau yang lainnya. Seni tato atau rajah tubuh ternyata tak berhenti pada kulit saja. Ada yang menato mata, khususnya bagian sklera atau bagian putih dari bola mata. Ada juga yang menato di bagian tengah. Caranya dengan menyuntikkan tinta. Sama dengan prosedur pada tato tubuh, jika jarum tidak steril dapat menyebabkan infeksi hingga kebutaan pada mata. Sklera ternyata bisa ditato dengan berbagai warna, mulai dari merah, hitam hingga apa saja. 

3. Tanam benang untuk mengencangkan malah bisa mengendurkan atau bahkan keluar dari kulit

Takut menua sebenarnya fenomena yang lucu. Sebab menjadi tua sebenarnya tak pernah bisa dihindarkan. Tapi janji-janji prosedur kecantikan memberikan ilusi bahwa seseorang bisa saja lebih lambat penuaannya, salah satunya melalui prosedur kecantikan tanam benang. Kerutan di wajah bahkan selulit di bagian tubuh lainnya diklaim bisa hilang dengan menyelipkan benang untuk menarik jaringan lemak yang menyebabkan kulit berkerut atau selulit. Sayangnya, metode ini termasuk metode yang sangat baru dalam dunia kedokteran dan belum teruji secara klinis. Efek sampingnya juga tak main-main. Sebulan pertama mungkin hasilnya akan terlihat bagus. Sementara sebulan berikutnya bisa saja kulit malah terlihat lebih kendur. Dalam kasus ekstrem, benang bisa keluar dari wajah atau bagian tubuh tempatnya ditanam. 

4. Filler, antikeriput yang malah bisa bikin keriput bahkan lebih parah dari sebelumnya

Filler adalah sebuah cara untuk tampil awet muda menggunakan asam hialuronat, kolagen dan bahan sintetis seperti silikon yang disuntikan ke bagian tubuh atau wajah (biasanya pipi atau hidung) agar keriput hilang atau menonjolkan salah satu bagian. Karena cepat dan relatif murah, saat ini filler malah dilakukan oleh anak-anak muda termasuk selebgram. Padahal, filler dapat menyebabkan kulit kemerahan dan bengkak, alergi, bekas luka yang tidak bisa hilang, lebam, kerusakan jaringan kulit, menyumbat pembuluh darah hingga menyebabkan stroke, serta membuat wajah tampak tidak simetris. 

5. Operasi plastik

Prosedur kecantikan yang satu ini sudah banyak digunakan sejak dulu. Beberapa negara juga sudah biasa dengan praktik operasi plastik, salah satunya Korea Selatan. Meski terlihat sangat ampuh dan benar-benar bisa mengubah wajah menjadi cantik, ternyata efek samping prosedur kecantikan ini juga menyeramkan lho. Luka atau bekas jahitan dalam beberapa kasus bisa sembuh dalam waktu yang sangat lama hingga berbulan-bulan. Bayangkan bagaimana sakitnya. Obat-obatan pereda nyeri pun tak akan sanggup menghilangkan semua kesakitanmu. Ada juga yang menjadi kedutan terus-menerus di satu bagian wajah tertentu. Bahkan ada pula yang sampai mengalami komplikasi atau bahkan disfigurasi wajah. Seram ya. 

Makanya jangan cari yang instan-instan kalau mau cantiknya awet. Kamu bisa mulai dengan belajar make up dan merawat kulit untuk kecantikan wajah. Untuk kecantikan tubuh, olahraga dong. Daripada pakai cara instan, eh malah membahayakan nyawa? Jangan ya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
SHARES