Bukannya Jadi Spiderwoman, Perempuan Ini Malah Hampir Mati Akibat Gigitan Laba-laba!

www.yukepo.com

Claressa Coleman yang merupakan seorang pegawai di perusahaan vitamin di Arkansas pada suatu malam merasakan sengatan kecil yang menyakitkan di bahu kirinya saat ia sedang terlelap di rumahnya di samping suaminya. Berpikir bahwa sengatan tersebut hanyalah gigitan nyamuk, Claressa memutuskan untuk melanjutkan tidurnya. Namun, siapa sangka bahwa satu gigitan kecil tersebut justru membuatnya harus menghabiskan waktu selama kurang lebih dua bulan di ranjang rumah sakit? Ternyata, hewan yang menggigitnya malam itu bukanlah seekor nyamuk, melainkan seekor bayi laba-laba pertapa cokelat.

www.thesun.co.uk

Pascagigitan nahas tersebut, Claressa yang belum mengalami gejala apa pun selain bekas gigitan yang menghitam di lengannya tetap memulai harinya seperti biasa. Ia bersiap ke kantornya seperti hari-hari lainnya. Namun, sesampainya di kantor, Claressa justru muntah-muntah dan menjadi sakit. Bosnya menyuruh Claressa untuk pulang dan beristirahat. Akan tetapi, di jalan Claressa menjadi terlalu sakit untuk melanjutkan perjalanannya sehingga ia harus menepi ke sebuah pom bensin. Di sana ia muntah-muntah dan tak sadarkan diri. Saat kembali sadar dan merasa sedikit sehat, Claressa menyetir sendiri ke rumah sakit demi mendapatkan pertolongan. Dari tes darah ditemukan bahwa Claressa telah terkena racun dari laba-laba. Ia pun diberi obat antibiotik dan pulang ke rumahnya.

www.thesun.co.uk

Keadaan tidak lantas membaik dengan obat antibiotik. Pada tanggal 29 Juni, Claressa harus kembali ke rumah sakit. Kali ini ia harus menjalani prosedur operasi karena jaringan di sekitar bekas gigitan laba-laba tersebut telah mati dan mulai membusuk. Luka bekas gigitan ini meninggalkan lubang besar di lengan Claressa yang cukup untuk dimasuki jari kelingking saking besarnya. Pascaoperasi tersebut, ginjal Claressa mulai berhenti bekerja sehingga Claressa harus dihubungkan dengan mesin dialysis sepanjang waktu. Tubuh Claressa juga "menggelembung" dan mengalami kenaikan berat badan hingga 12 kilogram dalam waktu yang sangat singkat. Ia terus diinjeksi dengan antibiotik melalui infusnya.

metro.co.uk

Setelah tiga minggu pascakejadian digigitnya Claressa tersebut, tubuh Claressa baru bereaksi melawan racun dalam tubuhnya. Keadaan Claressa pun berangsur membaik hingga ia akhirnya dapat pulang dari rumah sakit. Namun, kejadian yang hampir merampas nyawa Claressa tersebut membuatnya semakin takut akan laba-laba. Ia langsung menyewa jasa pembunuh hama untuk membersihkan rumahnya dari laba-laba dan serangga hama lainnya.

Laba-laba pertapa cokelat memang merupakan salah satu laba-laba paling beracun di dunia. Spesies ini berasal dari Amerika Serikat dan banyak terdapat di area tropis seperti Arkansas. Meski beracun dan berbahaya, laba-laba ini tidak bersifat agresif dan justru cenderung pemalu. Biasanya, kasus gigitan oleh laba-laba pertapa cokelat terjadi saat laba-laba ini harus berbagi tempat tinggal dengan manusia dan laba-laba ini merasa manusia mengancam kehidupannya. Ih, ngeri ya!

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Selena Gomez Transplantasi Ginjal Karena Sakit Lupus, Penyakit Apa Sih Itu?

Selena Gomez Transplantasi Ginjal Karena Sakit Lupus, Penyakit Apa Sih Itu?

Dari Minum Kencing Sampai Pakai Diapers, Inilah Sisi Nggak Kerennya Jadi Astronot!

Dari Minum Kencing Sampai Pakai Diapers, Inilah Sisi Nggak Kerennya Jadi Astronot!

Karena Obat PCC, 61 Orang di Kendari Masuk RS. Obat Apa Sih Itu?

Karena Obat PCC, 61 Orang di Kendari Masuk RS. Obat Apa Sih Itu?

Tubuh Remaja Perempuan Ini Perlahan Jadi Batu. Kok Bisa?

Tubuh Remaja Perempuan Ini Perlahan Jadi Batu. Kok Bisa?

Perempuan Ini Mengira Dirinya Dinosaurus! Bukan Karena Gila, Tapi Karena Penyakit Langka Ini

Perempuan Ini Mengira Dirinya Dinosaurus! Bukan Karena Gila, Tapi Karena Penyakit Langka Ini

Seperti Kucing, Perempuan Ini Punya Gumpalan Rambut Besar di Perutnya. Ternyata Ini Penyebabnya!

Seperti Kucing, Perempuan Ini Punya Gumpalan Rambut Besar di Perutnya. Ternyata Ini Penyebabnya!

loading