Berjuang Untuk Bangsa, Tapi Pulang dengan Luka Fisik dan Psikis, Begini Derita Tentara Perang!

www.pinterest.com

 

Pernahkah kamu tidur, bermimpi buruk dan terbangun dalam keadaan berpeluh serta jantung berdebar kencang? Sekarang bayangkan jika mimpimu adalah mimpi menembaki seseorang atau tertembak atau apapun yang berdarah-darah. Ribuan bahkan ratusan ribu veteran tentara perang dari seluruh dunia merasakannya hampir setiap hari. Perang tak hanya berdampak buruk bagi warga sipil. Para pemegang senjata pun tak lepas dari teror, bahkan ketika perang telah usai.

en.qantara.de

Kondisi ini dikenal dengan nama Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). Ketika kamu melihat berita perang di Suriah, Irak, Afghanistan, Palestina, Myanmar dan masih banyak lagi, apa yang kamu rasakan? Tegang, takut, jijik, ingin semua segera berdamai? Nah sekarang bayangkan jika kamu hidup di wilayah perang atau bahkan termasuk pihak-pihak yang berperang, seperti tentara atau kelompok bersenjata lokal. Setiap hari berhadapan dengan ketidakpastian, dengan senjata, ledakan, gangguan dari musuh yang bisa datang kapan saja dan dari mana saja.

www.americangrit.com

Lebih dari itu, bayangkan jika kamu tentara lalu temanmu satu pleton tewas akibat ledakan granat dan kamu satu-satunya yang selamat dari itu semua. Dapatkah kamu hidup tenang setelahnya? Dirangkum dari berbagai sumber, kenyataan mengerikan yang dihadapi para tentara di medan perang tetap melekat di pikiran mereka bahkan ketika sudah pulang ke negerinya sendiri. Mereka mengalami PTSD yang gejalanya meliputi:

nymag.com

(1) tidur tidak nyenyak, dapat terbangun lima hingga tujuh kali dalam semalam; (2) mimpi buruk, bangun dengan sekujur tubuh berkeringat; (3) keinginan kuat untuk bunuh diri; (4) flashback atau tiba-tiba teringat kembali dengan apa yang dialami saat perang, bayangan-bayangan ini datang tanpa bisa dikendalikan; (5) sangat sulit tidur atau justru ingin tidur terus; (6) mudah tersinggung dan cenderung memasang sikap waspada pada apa saja.

www.upworthy.com

Tak hanya pada tentara perang, PTSD juga lazim ditemukan pada korban Holocaust, orang yang pernah mengalami kecelakaan kendaraan bermotor, hingga korban kekerasan seksual. Orang-orang dengan PTSD merasa gugup ketika berada di keramaian. Beberapa di antaranya bahkan merasa harus bersandar ke dinding agar dapat melihat dengan jelas siapa saja yang datang kepadanya dan dari arah mana saja. Artinya, mereka masih was-was dan selalu merasa tidak aman bahkan ketika telah kembali ke kehidupan normal.

www.upworthy.com

Salah satu bentuk PTSD yang umum dijumpai adalah survivor guilt. Ciri-cirinya, seseorang merasa tidak berhak hidup karena teman seperjuangannya telah mati di medan perang. Pertanyaan semacam, “Kenapa hanya aku yang masih hidup, padahal yang lain sudah mati semua?” serta perasaan “Aku tidak pantas hidup.” Mendominasi pikiran orang-orang ini. Mereka selalu merasa berkabung atas kepergian teman-teman yang pernah berjuang bersama. Salah satu contohnya adalah veteran perang Irak bernama Reyes yang menjadi satu-satunya penyintas saat mobil yang ia tumpangi bersama tiga temannya diserang gerilyawan dan lalu sebuah granat meledak di dekat mereka.

www.upworthy.com

Reyes keluar dari dinas militer segera setelah perang usai. Ia merasa tak bisa hidup normal, menghabiskan uangnya untuk berjudi, merokok ganja setiap hari hingga bercerai dengan istrinya. Tujuh tahun setelah dibebastugaskan, ia menelpon komandannya dulu dan membuat pengakuan bahwa salah satu teman semobilnya dulu bukan tewas akibat ledakan granat, melainkan karena tidak sengaja tertembak olehnya. Padahal, tak ada bukti-bukti yang mengarah ke sana. Otopsi pun menunjukkan bahwa Kim, teman yang diklaim telah ditembaknya itu, tewas karena ledakan karena tidak satupun luka bekas tertembak peluru ditemukan di tubuhnya. Terlebih lagi, Reyes saat itu tidak memegang satu pistol pun. Ini yang disebut survivor guilt. Seseorang selalu merasa bersalah atas kematian temannya meski itu bukan kesalahannya.

www.upworthy.com

Luka-luka psikis itu juga diperparah dengan jumlah tentara yang tewas atau lebih nahas lagi, cacat seumur hidup akibat perang. Industri senjata perang tak beda jauh dengan teknologi, selalu berkembang, selalu berinovasi. Senjata canggih dengan daya pemusnah massal telah banyak diproduksi. Lebih dari 30.000 tentara terluka di Perang Irak. Lukanya tak main-main, bayangkan saja luka terkena ledakan ranjau, granat, misil, rudal hingga luka tembak.

edition.cnn.com

Banyak tentara yang pulang dengan keadaan tubuh tidak utuh. Beberapa bahkan kehilangan kejantanannya, karena penisnya juga salah satu yang terkena senjata musuh. Mereka bukan hanya terluka secara fisik, tetapi juga terluka harga dirinya. Kabar baiknya, sekarang ada transplantasi penis dan skrotum. Dilansir dari Kompas, pertama kalinya di dunia penis ditransplantasi. Ahli bedah di John Hopkins University School of Medicine melakukan praktik ini pada pria yang menjadi korban ledakan Improvised Explosive Device di perang Afghanistan.

Transplantasi dilakukan untuk mengembalikan fungsi urinal dan seksual. Hal ini disambut baik oleh para veteran perang lainnya, sebab upaya ini bukan hanya menghindarkan mereka dari kesakitan, tetapi juga mengembalikan kepercayaan diri yang pernah hilang. Risikonya, tubuh penerima bisa saja tidak cocok dengan jaringan pendonor penis, sehingga harus ada mekanisme untuk mengontrol sistem kekebalannya terus menerus.

Perang memang tidak pernah membawa kebaikan, bahkan bagi mereka yang disebut 'pahlawan' perang sekalipun. Paparan kekerasan secara terus menerus mengakibatkan luka mendalam bagi para veteran tentara perang. Kehidupan mereka tak akan lagi sama setelah menyaksikan begitu banyak kematian dan bahkan harus menanggung berbagai luka fisik. Perang tidak pernah menjadi solusi. Lantas, mengapa masih dilakukan?

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Selain Bikin Jemuran Nggak Kunjung Kering, Ini Dampaknya Jika Matahari Berhenti Menyinari Bumi!

Selain Bikin Jemuran Nggak Kunjung Kering, Ini Dampaknya Jika Matahari Berhenti Menyinari Bumi!

6 Kolam Indah Berteras Alami Ini Hanya Ada di Bumi. Kudapan Untuk Mata!

6 Kolam Indah Berteras Alami Ini Hanya Ada di Bumi. Kudapan Untuk Mata!

Cantik Itu Nggak Ada yang Instan! Berikut 5 Prosedur Kecantikan yang Justru Berbahaya

Cantik Itu Nggak Ada yang Instan! Berikut 5 Prosedur Kecantikan yang Justru Berbahaya

Tingginya Kadar Aluminium dalam Otak Sebabkan Seseorang Terkena Gangguan Autisme? Ah yang Benar?

Tingginya Kadar Aluminium dalam Otak Sebabkan Seseorang Terkena Gangguan Autisme? Ah yang Benar?

17 Tahun Hidup Dengan Salep dan Perban, Remaja Pengidap Sindrom ‘Sayap Kupu-kupu’ Meninggal

17 Tahun Hidup Dengan Salep dan Perban, Remaja Pengidap Sindrom ‘Sayap Kupu-kupu’ Meninggal

Sering Kita Lakukan, Ternyata Menahan Kencing Bisa Membahayakan Kesehatan, Lho! Nggak Lagi-Lagi!

Sering Kita Lakukan, Ternyata Menahan Kencing Bisa Membahayakan Kesehatan, Lho! Nggak Lagi-Lagi!

loading