Bayi Ini Meninggal Setelah Ditinggal di Mobil oleh Neneknya. Bagaimana Bisa?

08 Agustus 2017
|Romlah Sundari

Jumat, 4 Agustus 2017 lalu, seorang bayi perempuan berumur empat bulan ditemukan tewas di dalam mobil setelah neneknya lupa untuk menitipkan bayi tersebut di tempat penitipan anak. Nenek yang berasal dari Oklahoma ini seharusnya menitipkan bayi perempuan yang ia asuh tersebut ke tempat penitipan anak sebelum ia berangkat bekerja. Nahasnya, ia justru lupa dan mengira dirinya sudah mengantarkan bayinya ke tempat penitipan anak.

Selepas bekerja, nenek tersebut ke tempat penitipan anak untuk menjemput bayi 4 bulan tersebut. Namun tempat penitipan anak mengingatkan bahwa nenek itu tidak menitipkan anaknya disana hari ini. Maka nenek dan pihak penitipan anak mencoba mencari sang bayi. Saat mencari ke dalam SUV milik neneknya, ditemukanlah sang bayi meninggal di kursi belakang SUV merah tersebut.

Kejadian ini tidak terjadi untuk pertama kalinya. Bahkan di Amerika Serikat, tercatat terjadi 37 kematian bayi setiap tahunnya karena ditinggalkan dalam mobil selama beberapa waktu. Angka ini sangat banyak dan menjadi salah satu penyebab paling umum kematian bayi di Amerika Serikat selain kecelakaan. Namun mengapa hal ini bisa terjadi? Apa yang membuat bayi meninggal saat ditinggalkan dalam mobil?

Bayi yang ditinggalkan di dalam mobil sendirian selama beberapa waktu, dapat mengalami kondisi yang dinamakan heat stroke. Hal ini dikarenakan mobil yang ditinggalkan di tempat yang panas dapat mengalami peningkatan suhu yang drastis di dalamnya. Bayangkan saja sebuah oven yang saat diberi panas, maka ruangannya yang tertutup dan terbuat dari metal dapat meningkatkan suhu hingga berkali lipat di dalamnya. Begitu pula mobil yang ditinggalkan di tempat panas, akan menyerap panas di sekelilingnya dan memerangkap panas tersebut di dalamnya. 

Hal ini mungkin tidak akan menjadi masalah besar bagi orang dewasa yang mampu berupaya keluar dari mobil. Namun bayi tidak mampu berupaya melepaskan diri dari panas tersebut. Selain itu, tidak seperti orang dewasa, peningkatan suhu tubuh bayi dapat terjadi dengan sangat drastis. Hal ini mengakibatkan bayi lebih mudah terkena heat stroke dan meninggal saat ditinggalkan dalam mobil. Heat stroke dapat terjadi bahkan saat udara di luar berada di titik 15 derajat celcius. Karena pada suhu seperti ini, suhu dalam mobil dapat meningkat hingga 43 derajat celcius, sedangkan seorang bayi meninggal akibat heat stroke pada suhu 41 derajat celcius saja.

Karena itu, bagi kamu orang tua yang baru memiliki bayi, jangan pernah meninggalkan bayimu di dalam mobil tanpa pengawasan. Meskipun kaca jendela dibuka, namun suhu dalam mobil yang tinggi tetap dapat menyebabkan heat stroke dan berimbas pada kematian sang buah hati. Tidak mau ‘kan buah hatimu nanti adalah salah satu dari bayi meninggal karena heat stroke? Jadi, jangan pernah lupakan bayimu, ya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
SHARES