Awas, Menggunakan Gadget di Malam Hari Bisa Mengakibatkan Kebutaan, Lho!

19 Juli 2017
|Romlah Sundari
0SHARES

Ponsel pintar telah mengubah kehidupan manusia dengan sedemikian rupa. Perkembangan teknologi yang satu ini dengan cepat memasuki kehidupan kita hingga kini rasanya kita begitu sulit jika harus berpisah dengan smartphone dan keajaiban internet. Terlebih bagi generasi milenial yang kehidupannya sudah terlalu erat dengan smartphone hingga galaunya tidak mendapat koneksi internet melebihi galau ketika tahu gebetan kini sudah punya pacar.

Segala aspek kehidupan kita kini dipengaruhi oleh gadget dan sosial media. Bahkan saat hendak berangkat tidur pun kita sering masih tidak rela berpisah dengan smartphone dan seringkali masih berkutat dengannya.

Namun kebiasaan mengoperasikan gadget di dalam gelap sebenarnya sangat berbahaya, lho! Hal ini dibuktikan oleh seorang laki-laki berumur 26 tahun di Cina yang mengalami Retinal Detachment atau pelepasan retina mata dari pembuluh darah yang menyalurkan oksigen dan nutrisi ke mata. Pelepasan retina ini terjadi setelah sang korban menggunakan WeChat untuk mengobrol secara intens dengan kekasihnya selama berhari-hari, termasuk di malam hari saat lampu sudah dimatikan, ia menghabiskan beberapa jam untuk berkomunikasi dengan kekasihnya.

Laki-laki ini mengeluhkan adanya kilat cahaya yang tiba-tiba dan muncul berkali-kali dalam pandangannya, yang merupakan gejala terjadinya retinal detachment. Dan benar saja, mata kiri laki-laki ini terbukti telah mengalami retinal detachment dan ia harus cepat-cepat dioperasi untuk menyelamatkan matanya. Retinal Detachment, jika tidak ditangani dengan cepat maka akan mengakibatkan kebutaan permanen.

Hal ini dikarenakan retina adalah bagian yang sangat penting dalam mata, ia berfungsi mengirimkan sinyal melalui syaraf-syaraf mata ke otak untuk kemudian diterjemahkan lebih lanjut. Karena itu, kesehatan retina mata sangatlah penting bagi sistem penglihatan kita.

Menurut seorang ahli mata di Cina, kondisi Retinal Detachment ini sebenarnya merupakan kondisi yang banyak muncul pada orang-orang yang sudah berumur lebih dari 50 tahun. Namun belakangan ini kasus Retinal Detachment justru banyak muncul di kalangan anak muda. Hal ini diduga karena penggunaan gadget yang berlebih di tempat-tempat yang gelap.

Selain mempengaruhi kesehatan mata dan meningkatkan resiko kebutaan, penggunaan gadget sebelum tidur juga berbahaya bagi tubuh secara keseluruhan. Paparan sinar biru dan putih yang dipancarkan oleh gadget kita dapat menunda pelepasan melatonin dalam tubuh. Sedangkan melatonin merupakan hormon yang mengatur ritme bangun dan tidurnya tubuh. Karena itu, penggunaan gadget sebelum tidur akan membuat kita mengalami insomnia. Dan insomnia yang berkepanjangan akan merusak kesehatan tubuh.

Kebiasaan saling berkomunikasi dengan kekasih memang merupakan hal yang romantis, namun hal ini jadi mengerikan ketika intensitas komunkasi justru dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan meningkatkan resiko terjadinya kebutaan pada mata. Karena itu, istirahatkan matamu saat sebelum tidur, matikan atau jauhi smartphonemu dan jangan menggunakannya di dalam gelap ya. Karena kesehatan kita lebih penting dari sekadar update di sosial media.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES