Anjing atau Kucing, Siapa yang Lebih Pintar?

30 Oktober 2017
|Mega Fitriyani
0SHARES

Anjing dan kucing merupakan dua jenis binatang yang paling populer dipelihara manusia. Oleh karena itu, tak heran jika banyak orang yang akhirnya membandingkan mereka, mulai dari sisi fisik, interaksi dengan manusia, hingga siapakah yang lebih cerdas di antara keduanya. Pendapat umum belakangan adalah anjing lebih cerdas daripada kucing. Tapi, apakah hal tersebut benar?

Penelitian pernah dilakukan oleh sekelompok peneliti asal Jepang, tepatnya dari Universitas Tokyo. Dilansir dari Times, penelitian yang mereka lakukan membuktikan bahwa kucing cukup cerdas, bisa disetarakan dengan kecerdasan anjing, bahkan boleh jadi lebih cerdas daripada anjing. Sebelumnya, penelitian menunjukkan bahwa anjing cukup cerdas karena dia memiliki kemampuan episodic memory. Episodic memory adalah kemampuan untuk mengingat suatu hal terkait dengan pengalaman-pengalaman sebelumnya. Hal tersebut mirip dengan kemampuan manusia dalam mengingat sesuatu. 

Ternyata, penelitian tersebut menunjukkan bahwa kucing juga memiliki kemampuan episodic memory. Dalam penelitian tersebut, mereka meneliti 49 kucing domestik. Kucing-kucing ini dihadapkan pada camilan favoritnya. Setelah 15 menit berlalu, kucing-kucing ini dapat mengingat mangkuk mana yang isinya sudah dimakan dan mangkuk mana yang isinya masih utuh. Menurut Saho Takagi, psikolog dari Universitas Kyoto, Jepang, hal itu menunjukkan bahwa kucing memiliki kemampuan yang menyerupai episodic memory

Selain itu, kucing juga disimpulkan memiliki durasi ingatan yang lebih panjang daripada anjing. Kucing juga mampu merespon gerakan manusia, ekspresi wajah, dan emosi manusia. Meskipun secara umum anjing lebih peka terhadap gerakan, ekspresi, dan emosi manusia, hal itu tidak  lantas membuktikan bahwa anjing lebih cerdas daripada kucing. Anjing lebih peka terhadap bahasa tubuh manusia karena mereka lebih lama berinteraksi dengan manusia jika dilihat dari sejarahnya. 

Anjing memang sudah didomestikasi sejak ribuan tahun lebih dulu daripada kucing. Anjing sejak dulu didomestikasi dengan tujuan sebagai alat bantu berburu sehingga wajar jika mereka lebih dulu mengenal manusia. Sementara, kucing baru berinteraksi dengan manusia pada zaman pertanian, ratusan tahun lebih muda daripada masa berburu. Pada masa bertani, manusia mulai menetap dan menyimpan makanannya di dalam gudang yang akhirnya dihuni oleh banyak tikus. Binatang pengerat inilah yang membawa kucing masuk dan akhirnya lama kelamaan kucing mendomestikan dirinya sendiri. 

 

 

Ada pendapat lain dari peneliti yang mengaitkan kecerdasan kucing berdasarkan volume otaknya. Volume otak kucing dibandingkan dengan tubuhnya memang lebih kecil daripada perbandingan volume otak anjing dengan tubuhnya. Meski begitu, ukuran otak tidak serta merta dapat menunjukkan siapakah yang lebih cerdas. 

Nah, menurut pertimbanganmu, siapakah yang lebih cerdas. Anjing ataukah kucing?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Mega Fitriyani
"Why worry?"
0SHARES