Usai Laga Berakhir, United dan City Terlibat Tawuran di Ruang Ganti. Panas, Bung!

13 Desember 2017
|Muhammad Sidiq Permadi

Laga derbi Kota Manchester pada Senin pagi (11/12/2017) kemarin berlangsung sangat seru dengan kedua tim saling silih menyerang. Tidak ada yang mau kalah dalam pertarungan itu. Pertandingan yang sarat gengsi tersebut diakhiri dengan kemenangan tim tamu, Manchester City dengan skor 1-2.

Tentunya suporter tuan rumah kecewa, apalagi para pemainnya. Namun, mereka pun legawa dengan kekalahan tersebut hingga sebuah peristiwa di ruang ganti itu pun terjadi. 

Ketika kedua tim telah memasuki ruang ganti masing-masing, terdapat situasi yang sangat kontras. Ruang ganti United bagaikan kuburan, sepi, dan sunyi. Sementara ruang ganti City bagaikan klub malam, ramai, dan penuh dengan deru musik. Saking berisiknya, suara musik yang disetel oleh para pemain City terdengar hingga ke ruang ganti United. Terlebih mereka seakan secara sengaja memperdengarkan musik tersebut lantaran pintu ruang ganti mereka tidak tertutup.

Hal tersebut sontak membuat pelatih United, Jose Mourinho marah dan mendatangi ruang ganti City. Ia pun bertemu dengan Ederson, kiper dari The Citizen. Setelah terlibat adu mulut dalam bahasa Portugis dan Inggris, akhirnya salah satu pemain City melempar Mou dengan botol air mineral dan juga menyiramnya. Salah satu staf United yang mengetahui kejadian pelemparan botol kepada Mourinho tersebut langsung melapor kepada para pemain United. 

Merasa pelatihnya dilecehkan, para pemain United pun langsung menghampiri ruang ganti City. Dimulai dari Marcus Rojo dan Antonio Valencia yang disusul oleh para pemain United lainnya, seperti Ander Herrera, Marcus Rashford, Luke Shaw, dan Axel Tuanzabe.

Namun, sebelum sampai ke ruang ganti City, para pemain United dihadang oleh para pemain City. Perkelahian pun tak dapat terelakan. Adu pukul hingga saling lempar botol terjadi di sana. Bahkan, menurut saksi mata, kejadian tersebut lebih mengerikan dibandingkan dengan kejadian Battle of The Buffet kala Sir Alex mendapat lemparan Pizza dari Fabregas setelah duel United kontra Arsenal pada tahun 2004 silam.

Dalam tawuran kali ini, Lukaku yang tampil buruk di sepanjang laga diduga memiliki keterlibatan yang “lebih” dari para pemain lain. Mikel Arteta yang kala itu datang pun mendapat empat jahitan di dahi karena terkena lemparan botol dari para pemain United.

Selain itu, beberapa pemain juga mengalami luka-luka pascakejadian tersebut. Perkelahian mereda setelah Michael Carick datang melerai dan meminta para pemain City untuk menaruh rasa respek kepada tim United. FA pun kemudian mengusut tawuran antarpemain, namun karena para saksi meminta agar kasus tersebut tidak dituntaskan secara lebih mendalam. FA pun mengalami kesulitan karena di lorong Old Trafford tersebut tidak terdapat CCTV. 

Dengan kemenangan yang diraih atas United, skuad asuhan Pep Guardiola menyamai rekor Arsenal kala tidak terkalahkan selama empat belas pertandingan secara beruntun pada tahun 2002. Pada saat itu, Arsenal pun keluar sebagai jawara di akhir musim. Apakah Manchester City akan bernasib sama seperti The Gunners? Kita tunggu saja kisahnya hingga akhir musim nanti. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
SHARES