Selain Filipina, Iniah Deretan Korban Keganasan Timnas Indonesia!

08 September 2017
|Muhammad Sidiq Permadi
235SHARES

Tim nasional (timnas) Indonesia berhasil mendulang poin penuh pada lanjutan Piala AFF U-19 yang berlangsung di Myanmar. Pada pertandingan kedua yang digelar tadi malam, Egy Messi kelok Sembilan cs sukses menghancurkan perlawanan dari timnas Filipina. Tak tanggung-tanggung, timnas menang besar dengan skor 9-0! Dengan hasil ini, timnas Indonesia berhasil memuncaki grup B dengan raihan enam poin setelah pada pertandingan sebelumnya, Indonesia sukses menaklukan tuan rumah, Myanmar, dengan skor 2-1.

Melihat skor yang sangat besar ini, kita jadi teringat kenangan dari kehebatan timnas sepak bola kita di masa lalu. Buat menyegarkan kembali ingatan kamu, YuKepo punya nih deretan korban dari keganasan timnas Indonesia di berbagai pertandingan internasional. Penasaran? Yuk, langsung aja cekidot!

1. Indonesia 7-0 Thailand (Vietnam National Day Tournament 1962)

Lebih dari setengah abad yang lalu, Indonesia selalu berada di atas Thailand. Pada gelaran Vietnam National Day Tournament tahun 1962, Indonesia sukses melumat Thailand dengan skor 7-0. Meskipun pada partai final kalah oleh Vietnam Selatan, namun skuad asuhan Tony Pogacnik berhasil mengukir sejarah yang mungkin akan sangat sulit terulang di masa sekarang mengingat timnas Thailand saat ini masih berada satu level di atas timnas Indonesia.

2. Indonesia 10-1 Taiwan (Piala Merdeka 1968)

Dalam ajang Piala Merdeka pada tahun 1968, Indonesia berhasil menghancurkan Taiwan dengan skor 10-1. Dalam turnamen yang kini berganti nama menjadi Merdeka Games ini, Indonesia berada di grup A bersama dengan Korea Selatan, Western Australia, Jepang B, Singapura, dan Taiwan. Nah, timnas Taiwan ini menjadi lawan terakhir di grup A dari Soetjipto “Gareng” Soentoro cs pada turnamen tersebut. Meskipun laju timnas Indonesia harus terhenti di babak semifinal, namun kegarangan dari para pemain timnas pad waktu itu sangat terbukti. Selama babak penyisihan, timnas Indonesia menjadi tim yang paling produktif dengan mencetak 29 gol dari lima laga. 

3. Indonesia 9-2 Singapura (Merdeka Games 1969)

Pada tahun selanjutnya, gelaran Piala Merdeka berubah nama menjadi Merdeka Games. Pada pertandingan semifinal, Indonesia harus bertemu dengan Singapura. Ajaibnya, Indonesia berhasil menghancurkan Singapura dengan skor 9-2! Adalah Soetjipto “Gareng” Soentoro yang menjadi bintang pada pertandingan tersebut dengan lesakan delapan gol miliknya. Banyaknya gol yang diciptakan oleh Gareng membuat dirinya dinobatkan sebagai top skorer di penghujung turnamen. Total Gareng berhasil menciptakan sebelas gol selama berlangsungnya gelaran tersebut. Indonesia pun akhirnya menjadi juara setelah di partai puncak berhasil mengalahkan Malaysia dengan skor 3-2.

4. Indonesia 7-1 India (Kualifikasi Piala Asia 1996)

Berada dalam satu grup bersama tuan rumah, Malaysia, dan India, Indonesia harus bekerja ekstra keras untuk dapat meraih tiket Piala Asia 1996 yang diselenggarakan di Uni Emirat Arab. Pada pertandingan pembuka, Indonesia berhasil menahan imbang tuan rumah dengan skor 0-0. Nah, pada pertandingan kedua melawan India, skuad asuhan Andi Teguh berhasil melumat India dengan skor 7-1. Meskipun sempat tertinggal terlebih dahulu oleh gol yang diciptkan gelandang timnas India, Tejinde Kumar, namun Indonesia tetap tenang dan akhirnya berhasil membalikan kedudukan. Adalah trio Ansyari Lubis, Indriyanto Nugroho, dan Rocky Puttiray yang menjadi bintang pada pertandingan tersebut dengan masing-masing menciptakan dua gol. Sementara satu gol lagi diciptakan oleh Peri Sandria. Anehnya, ketiga pemain yang berhasil menciptakan brace tersebut tidak diikutsertakan oleh Danurwindo ke putaran final Piala Asia 1996.

5. Indonesia 13-1 Filipina (Piala AFF 2002)

Jauh sebelum garuda muda melumat Filipina dengan skor 9-0 tadi malam, Indonesia ternyata juga pernah menghancurkan timnas Filipina dan bahkan dengan skor yang lebih telak, yakni 13-1! Bambang Pamungkas dan Zaenal Arif menjadi bintang pada pertandingan tersebut dengan masing-masing memborong empat gol. Sementara lima gol lainnya diciptakan oleh Budi Sudarsono, Imran Nahumarury, Bejo sugiantoro (dua gol), dan gol bunuh diri dari Solman Licuanan. Meskipun menang besar dan lolos ke babak selanjutnya, namun Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand di babak final dengan kekalahan menyakitkan melalui drama adu pinalti.

6. Indonesia 5-1 Malaysia (Piala AFF 2010)

Pertandingan pembukaan Piala AFF 2010 menjadi pertandingan yang sangat sensasional untuk timnas Indonesia. Melawan rival abadi, Malaysia, Indonesia sukses menang dengan skor meyakinkan, yakni 5-1. Meskipun sempat tertinggal oleh gol dari penyerang Malaysia, namun gol dari Cristian Gonzales, Muhammad Ridwan, Arif Suyono, Irfan Bachdim, serta gol bunuh diri pemain Malaysia berhasil mengantarkan skuad asuhan Alfred Riedl meraih kemenangan yang sangat penting. Ironisnya, Indonesia gagal meraih gelar juara setelah pada partai final harus kandas di tangan tim yang sama. 

Itulah beberapa negara yang menjadi korban keganasan timnas Indonesia di masa lampau. Meskipun masih ada beberapa negara yang turut menjadi korban keganasan timnas (6-0 vs Laos serta 8-0 vs Kamboja pada gelaran Piala AFF 2004), namun keenam pertandingan di atas menghadirkan momen yang sangat spesial untuk timnas Indonesia. Semoga saja dengan kemenangan telak garuda muda kita semalam atas Filipina menjadi gerbong pembuka untuk sepak bola Indonesia yang lebih baik. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
235SHARES