Penasaran Pencetus Kartu Kuning dan Merah dalam Dunia Sepak Bola? Ini Dia Jawabannya!

01 Desember 2017
|Muhammad Sidiq Permadi
0SHARES

Dalam dunia sepak bola, tentu kamu semua mengetahui makna dari kartu kuning dan kartu merah yang diberikan oleh seorang wasit, bukan? Yap! Ketika seorang wasit memberikan kartu kuning, maka telah terjadi pelanggaran yang berbahaya sehingga sang pemain yang melakukan pelanggaran tersebut dihadiahi kartu kuning oleh sang pengadil sebagai bentuk peringatan.

Namun, jika pemain yang sama melakukan pelanggaran yang berbahaya untuk kedua kalinya, sang pengadil pun akan menghadiahi pemain tersebut dengan kartu merah yang artinya sang pemain harus meninggalkan lapangan pertandingan.

Apakah kamu tahu sosok di balik pencetus kartu kuning dan kartu merah pada pertandingan sepak bola ini? Kalau kamu pensaran, YuKepo udah nyiapain nih bahasannya buat kamu. Penasaran kan? Yaudah deh, langsung aja kita simak bareng-bareng. Yuk, kepo!

Pada Piala Dunia tahun 1962 dan 1966, seorang pemuda berusia dua puluh tahun bernama Ken Aston melihat berbagai kerancuan verbal selama perhelatan akbar empat tahunan tersebut berlangsung. Berbagai kerancuan verbal tersebut menyebabkan kesalahpahaman antara sang pengadil dengan para pemain, pelatih, official, hingga suporter. Aston yang juga merupakan seorang wasit pun memikirkan cara agar kerancuan verbal tersebut dapat teratasi sehingga berbagai kesalahpahaman dapat terhindari. 

Dilansir dari laman Historia, pada suatu ketika, Ken Aston tengah mengendarai mobilnya di Jalan Raya Kensington, Inggris. Pada saat itu, ia berhenti karena melihat lampu lalu lintas tengah berwarna merah. Kemudian, terlintas di benaknya untuk mengaplikasian aturan pada lampu lalu lintas ke dalam sepak bola.

“Saat saya sedang mengemudi di Jalan Raya Kensington, lampu lalu lintas menyala merah. Saya lantas berpikir bahwa kuning berarti peringatan untuk berhati-hati dan merah berarti berhenti yang maknanya sama dengan ‘kamu dikeluarkan’,” ujar Aston seperti yang dikutip oleh Gavin Mortimer dalam A History of Football in 100 Objects.

Ide sederhananya ini kemudian diajukan pada Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) dan secara resmi mulai diberlakukan sistem kartu kuning dan merah pada gelaran Piala Dunia 1970 yang berlangsung di Meksiko untuk pertama kalinya. Gelaran tersebut pun berlansung sukses dengan menghasilkan sebanyak 33 kartu kuning dan tidak ada satu pun kartu merah. Pada Piala Dunia tersebut, Brasil keluar sebagai juara usai mengalahkan Italia dengan skor yang cukup telak, 4-1.

Itu dia sosok pencetus dari diberlakukannya sistem kartu kuning dan merah dalam pertandingan sepak bola. Ide yang dicetuskan tampak sangat sederhana, namun memiliki dampak yang sangat besar untuk sepak bola dunia.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
0SHARES