Mengintip Keseharian Para Pesumo, Kira-kira Ngapain Aja Ya Mereka?

20 Oktober 2017
|Galih Wisnu Brata
0SHARES

Kalian pasti tahu dong dengan olahraga sumo? Ya, sumo adalah olahraga gulat tradisional yang berasal dari Negeri Sakura, Jepang. Sumo sudah ada sejak berabad-abad yang lalu, bahkan ada yang mengatakan telah ada sejak zaman prasejarah. Olahraga ini dipertandingkan di sebuah arena yang disebut dohyo. Dohyo berbentuk lingkaran dengan diameter 4,55 meter yang terbuat tanah liat yang dikeraskan dan ditaburi pasir di atas.

Sumo memiliki aturan utama yang sederhana. Pertama, pesumo akan dianggap kalah dalam bertanding apabila ia keluar dari lingkaran (dohyo). Kedua, pesumo dinyatakan kalah jika tubuh mereka, selain telapak kaki, menyentuh tanah. Tetapi, di luar dua aturan tersebut, masih ada beberapa aturan lain yang bisa membuat pesumo kalah. Misalnya saja, menggunakan teknik yang tidak sah atau sabuk (mawashi) yang digunakan sebagai celana lepas saat bertanding.

Pertandingan sumo juga memiliki beberapa tradisi yang harus dipenuhi. Pesumo harus menghentakkan kaki mereka ke lantai. Selain itu, mereka juga harus mencuci mulut dengan chikara mizu atau air kuat agar kuat dalam bertanding. Terakhir, di sekitar ring harus ditaburi dengan garam untuk menolak bala saat pertandingan.

Pertandingan-pertandingan sumo juga memunculkan peringkat-peringkat di antara atletnya. Peringkat tertinggi dinamakan Makuuchi yang memiliki jumlah tetap 42 pesumo. Kemudian disusul Juryo yang terdiri atas 28 pesumo, Makushita yang terdiri atas 120 pesumo, Sandame yang terdiri atas 200 pesumo, dan Jonidan yang terdiri atas 230 pesumo. Peringkat terendah disebut Jonokuchi yang terdiri atas 80 pesumo. Dua peringkat atas, Makuuchi dan Juryo, disebut sekitori dan berhak menerima gaji. Untuk peringkat yang lain masih dianggap sebagai pekerja magang. Untuk itu, mereka hanya akan mendapat uang saku sekadarnya.

Nah, itu tadi seluk beluk yang berkaitan dengan sumo. Mulai dari tradisi pertandingan, aturan pertandingan, hingga peringkat pesumo. Terus kira-kira kegiatan mereka di luar pertandingan apa aja, ya? Penasaran? Yuk, langsung saja kita simak bareng!

1. Biar selalu menang dalam pertandingan, latihan tentunya menjadi rutinitas para pesumo

2. Di sela-sela pertandingan mereka juga selfie loh, gayanya imut bukan?

3. Mereka harus makan banyak, biasanya sih makan sup Chankonabe, sup tradisional untuk pesumo

4. Terkadang mereka juga harus masak sendiri. Masak sendiri, makan sendiri, biar tambah subur
5. Mereka juga suka minuman kaleng dingin, biar seger kali ya

6. Pesumo juga harus banyak istirahat meskipun harus disertai peralatan medis biar tetep sehat

7. Nggak cuma saling dorong, sesama pesumo juga bisa, lho, ngobrol sambil bercanda

8. Gadget juga mereka mainkan, kira-kira mereka suka ngapain, ya? Ngegame atau main medsos?

10. Wah, ternyata mereka juga suka sepedaan. Rodanya kempes nggak tuh?

11. Bak artis, mereka juga punya fans, dimintai tanda tangan juga

12. Mereka juga butuh perawatan, biar memukau saat di pertandingan

13. Wah, mereka dikerubutin anak-anak nih, nggak pada takut sama orang-orang berbadan besar ini?

14. Nih mereka disuruh selfie sama anaknya fans. Eh si anak nangis, takut kali ya lihat badannya

15. Lagi-lagi mereka bermain dengan anak-anak. Kalau yang ini pas lagi ada festival

Itulah keseharian dari para pesumo selain sibuk menjalani pertandingan. Ya, bisa dibilang layaknya manusia kebanyakanlah. Mereka juga butuh untuk bersenang-senang dan menikmati hidup.

 


Marah
Marah
100 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Galih Wisnu Brata
"memahami karena menjalani"
0SHARES