Inilah 5 Keahlian Khusus yang Harus Dimiliki Kalau Mau Jadi Pelatih Sepak Bola

02 Februari 2018
|Muhammad Sidiq Permadi
521SHARES

Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, ataupun pemain dunia lainnya mungkin merasa jika bermain menjadi seorang pemain adalah hal yang mudah dilakukan. Namun, belum tentu jika mereka semua bertindak sebagai seorang pelatih sepak bola. Banyak contoh dari yang tadinya pemain hebat di masa jaya seakan melempem daya magisnya ketika menangani sebuah tim. Misalnya saja Diego Maradona yang akrab di telinga kita. Pemain yang berjuluk “tangan Tuhan” tersebut menjadi salah satu pemain terbaik yang pernah hidup dalam sejarah sepak bola dunia. Telah banyak gelar yang diraihnya, baik bersama timnas maupun klub. Namun, ketika dipercaya menukangi Albiceleste, daya magis Maradona seakan lenyap. Pun dengan klub-klub yang ditanganinya. Mereka semua tidak ada yang berjaya di bawah asuhan dari Maradona.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Hal itu disebabkan menjadi seorang pelatih sepak bola bukanlah perkara mudah dan membutuhkan skill khusus agar para pemain dapat percaya kepada sang pelatih. Kalau para pemainnya saja sudah tidak percaya dengan pelatih, bagaimana sebuah tim bisa meraih kemenangan? Setuju?

Nah, seperti yang dilansir dari laman fourfourtwo, berikut lima keahlian khusus yang harus dimiliki olehmu ketika memutuskan untuk menjadi seorang pelatih sepak bola. Cekidot dan Yuk, Kepo!

1. Memperlakukan pemain secara individu

Seorang pelatih yang baik tahu bagaimana cara memperlakukan para pemainnya. Kapan mereka diinstruksikan sebagai satu kesatuan tim dan kapan mereka diinstruksikan sebagai seorang pemain. Dengan memperlakukan seorang pemain sebagai seorang rekan, maka akan memudahkan pemain tersebut dalam memahami instruksi yang diberikan plus akan menambah keakraban yang terjalin antara pelatih dan pemain. Hal itu juga tentunya akan membuat sang pemain merasa nyaman.

2. Tahu kapan dan seperti apa caranya bertindak

Ini penting karena terkadang ada perbedaan ketika masih menjabat sebagai seorang asisten pelatih dan ketika menjabat sebagai seorang pelatih. Mungkin ketika kamu menjadi seorang asisten pelatih, para pemain akan lebih banyak berbicara denganmu, namun hal itu pada dasarnya tidaklah baik. Hal itu menyebabkan terjadinya gap antara pelatih dan pemain. Sebaiknya, seorang pelatih yang baik harus tau kapan waktunya berbicara dengan pemain sebagai seorang teman dan kapan waktunya berbicara kepada pemain sebagai seorang pelatih.

3. Tetap pada levelmu

Ketika tim yang diasuhnya kalah, maka seorang pelatih sepak bola bisa saja mengalami tekanan yang hebat. Terlebih ketika tim yang diasuhnya kalah oleh musuh bebuyutan. Tentu saja hal itu memberikan tekanan yang luar biasa kepada seorang pelatih. Namun, bagaimana pun, pertandingan yang lain masih tetap berlangsung dan seorang pelatih harus tetap berada pada level terbaiknya dalam memberikan instruksi kepada para pemain agar dapat meraih kemenangan pada pertandingan selanjutnya.

4. Tetap mencari taktik yang baru

Ketika taktik yang diberikan kepada tim yang diasuh telah diketahui oleh tim lawan, maka seorang pelatih diwajibkan memiliki taktik cadangan. Hal ini sangat berguna mengingat kompetisi yang panjang serta para pemain yang sewaktu-waktu bisa terkena cedera. 

5. Berani untuk mengambil risiko

Menurunkan para pemain muda pada laga penting tentunya sangat berisiko bagi sebuah tim. Namun, di balik itu semua, para pemain muda tersebut akan mendapatkan pengalaman yang sangat berharga untuk karir mereka. Meski begitu, seorang pelatih yang baik tentunya sudah mempersiapkan para pemain mudanya sebelum mereka bertanding di dalam lapangan sehingga mereka akan siap, baik secara mental maupun fisik.

Itu dia lima keahlian khusus yang harus dimiliki ketika kamu memutuskan untuk menjadi seorang pelatih. Berbeda dengan pemain, menjadi seorang pelatih itu rasanya memang susah-susah gampang. Salah dalam hal pergantian pemain saja dapat menjadi hal yang fatal bagi sebuah tim. Oleh karena itu, hargailah para pelatihmu karena melatih itu tidaklah mudah!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
521SHARES