Dramatis! 7 Gol di Menit-menit Terakhir Ini Mengubah Nasib Tim Mereka!

09 Desember 2016
|Muhammad Sidiq Permadi

Terkadang, pas tim yang kamu dukung itu lagi ketinggalan dan waktu menunjukkan udah hampir menit ke-90, kamu pasti ngerasa kalo tim yang didukung itu udah pasti kalah dan perlahan kamu pun pergi dari kursi stadion sebelum pertandingan resmi berakhir. Padahal, di saat yang seperti itulah para pemain yang sedang bertanding butuh motivasi lebih dari kamu sebagai suporter mereka. Kalo kamunya malah pergi sebelum pertandingan usai, itu bakalan ngaruh banget ke psikologis para pemain yang bertanding tau guys. Jadi, mendingan duduk anteng dan terus mendukung kesebelesan favoritmu itu hingga pertandingan resmi berakhir. Kadang, the miracle of injury time itu emang ada loh guys dan kadang istilah the power of kepepet itu bener-bener nyata loh bahkan dalam olahraga sepak bola sekalipun. Gak percaya? 7 gol dramatis di menit-menit akhir pertandingan inilah yang bakal jadi buktinya, guys. Cekidot!

1. Manchester City vs QPR (Liga Inggris)

Momen ini terjadi pas di pertandingan terakhir musim kompetisi tahun 2011/2012 ketika Manchester City masih dilatih sama Roberto Mancini. Manchester City pas rehat babak ke-1 lagi ketinggalan 1-2 oleh tim tamu, QPR. Di pertandingan lain, pesaing City sekaligus tetangganya, Manchester United menang 1-0 lawan Sunderland lewat gol dari Wayne Rooney. Dengan hasil yang diraih United, otomatis City harus menang soalnya setelah MU menang, mereka berada di puncak klasemen, unggul 2 poin dari Manchester City. Para pemain the Citizen pun gencar banget ngelakuin serangan ke gawang QPR. Yang nonton aja sampe geregetan deh guys. Untungnya aja ada sosok Edin Dzeko dan Sergio “Kun” Aguero. Sepasang gol tambahan yang dicetak oleh mereka berdua di injury time babak ke-2 akhirnya memupus impian Manchester United buat jadi juara dan secara otomatis, Manchester City-lah yang jadi champion musim 2011/2012.

2. Barcelona vs. Real Madrid (Liga Spanyol)

Pertandingan ini baru aja terjadi akhir pekan kemarin saat Los Blancos bertandang ke Camp Nou, markas dari musuh bebuyutan mereka, Barcelona. Dalam pertandingan yang bertajuk El Clasico. Barcelona membuka keunggulan melalui tandukan Luis Suarez memanfaatkan free kick Neymar. Sontak seluruh pendukung Barcelona bergembira merayakan gol dari pemain GGS tersebut.  Di saat publik Camp Nou bersiap merayakan kemenangan mereka atas rival abadi Barcelona, muncullah Sergio Ramos sebagai sosok pembeda. Golnya di menit ke-90 membuyarkan kemenangan Barcelona yang udah di depan mata. Les Cules pun gak jadi ngegelar pesta kemenangannya deh, haha.

3. Real Madrid vs Atletico Madrid (Final Liga Champions 2014)

Tahun 2014 Real Madrid berhasil melaju ke babak final Liga Champions nih guys setelah ngalahin Bayern Munchen di semifinal. Dengan demikian, misi buat meraih 10 gelar Liga Champions alias La Decima hamipr segera terwujud nih. Ketemulah mereka dengan musuh sekaligus rival sekota mereka, Atletico Madrid di final. Tim racikan Diego Semione itu berhasil menjungkalkan Chelsea di babak semifinal. Pertandingan yang berlangsung di Lisbon, Portugal itu sengit banget. Pada pertengahan babak pertama, Diego Godin berhasil nyetak gol dan membawa ATM unggul. Keunggulan ATM bertahan hingga 90 menit berlangsung sebelum datang sang pahlawan Real Madrid, Sergio Ramos. Tandukannya di masa injury time babak ke-2 ngebuat ATM gak jadi menang deh, hehe. Mulai dari gol Ramos, Real Madrid menghancurkan ATM di babak extra time masing-masing melalui gol Bale, Marcelo dan Ronaldo. Skor akhir 4-1 buat keunggulan Real Madrid dan Los Blancos pun berhasil ngeraih La Decima musim itu.

4. Jerman vs Argentina (Piala Dunia 2014)

Cung siapa yang nonton final piala dunia 2014? Kalo kamu nonton dan ngikutin pertandingannya, pasti tau dong drama yang terjadi di pertandingan akbar tersebut? Final piala dunia 2014 mempertemukan wakil Amerika Selatan, Argentina melawan wakil Eropa, Jerman. Sebenernya, banyak banget kesempatan buat Argentina mimpin di pertandingan itu. Yang paling emas sih peluangnya Palacio yang udah 1 vs 1 sama Neuer tapi gak masuk. Doi malah kayak yang sengaja ngebuang bola gitu deh guys, haha. Hingga 90 menit waktu normal, skor masih seri 0-0. Untung pelatih Jerman yang dikenal suka ngupil dan garuk-garuk anu itu masukin Gotze. Gol tunggal darinya di menit ke-113 menjadi penentu kemenangan der panser di piala dunia 2014. Messi pun kembali bersedih. Cup cup cup.

5. FC Augsburg vs Leverkusen (Bundesliga)

Pertandingan Liga Jerman ini juga cukup menarik. Pasalnya, seorang kiper menjadi penyelamat tim dari kekalahan berkat golnya di masa injury time, guys! Adalah Marwin, kiper dari FC Augsburg yang menjadi pahlawan berkat golnya di masa injury time. Jadi, pada menit ke-92, FC Augsburg yang bermain sebagai tuan rumah tertinggal 1-2 oleh tim tamu, Bayern Leverkusen. Pada menit ke-93, FC Augsburg dapet tendangan sudut dan Marwin pun maju ke gawang lawan buat ngebantu serangan. Tendangan penjuru ditendang, kemelut pun terjadi. Bola hasil kemelut di muka gawang Leverkusen berhasil diterusin sama Marwin hingga menjadi gol yang sensasional. FC Augsburg pun terhindar dari kekalahan berkat golnya tersebut.

6. Carlisle United vs Plymouth (Divisi III Liga Inggris)

Carlisle United adalah sebuah tim yang pada tahun 1999 bermain di divisi III Liga Inggris. Tim ini mengenaskan banget deh, guys. Mereka menjalani sisa musim tanpa kiper karena kiper lamanya, Tony Caig dijual ke Blackpool dan masa pinjaman Richard Knight dipersingkat gitu karena cedera. Sementara, masa transfer sudah berakhir. Akhirnya, Jimmy Glass memutuskan buat jadi kiper tim menyedihkan ini deh guys. Penampilannya yang cukup heroik di sisa musim berhasil membuat peringkat Carlisle perlahan naik, meskipun masih di zona degradasi sih. Nah, kalo Carlisle menang di pertandingan terakhir mereka melawan Plymouth, posisi Carlisle United bakal aman nih guys. Tapi menang melawan Plymouth itu gak semudah mengumbar janji. Hingga menit ke-90, Carlisle United masih bermain imbang 1-1 dengan Plymouth. Kalo hasil akhirnya imbang, otomatis mereka bakal terdegradasi. Untung ada sosok Jimmy Glass. Doi jadi pahlawan Carlisle setelah golnya di masa injury time babak ke-2 berhasil ngebuat Carlisle unggul 2-1 hingga pertandingan berakhir. Carlisle United pun selamat dari ancaman degradasi. 

7. Manchester United vs Bayern Munchen (Final Liga Champions 1999)

Ini dia the miracle of injury time terhebat sepanjang masa. Tertinggal 0-1 dari Bayern Munchen hingga 90 menit waktu normal berlangsung, Manchester United hanya dikasih tambahan waktu 3 menit buat mengejar defisit gol mereka. Para pemain Manchester United pun terus menerus menggempur gawang Munchen yang kala itu dikawal sama si gorilla, Oliver Khan. Pas MU dapet tendangan sudut, hampir semua pemain berada di kotak pinalti Munchen dan bahkan Peter Schmeichel pun ikut maju! Kemelut pun terjadi dan akhirnya Teddy Seringham berhasil menyamakan kedudukan melalui sepakannya, meneruskan tendangan ngasal dari Ryan Gigs. Sebelum peluit ditiup wasit, ternyata MU dapet tendangan sudut lagi nih guys. Lagi-lagi semua pemain MU berada di kotak pinalti Munchen, kecuali Schmeichel sih yang ngerasa harus fokus jaga gawangnya. Beckham yang mengambil tendangan sudut mengarahkan bola ke titik pinalti dan ternyata ada Solksjaer di posisi tersebut. Doi pun berhasil menanduk umpan dari beckham dan menjadikannya sebuah gol sehingga Manchester United berbalik unggul 2-1. Skor pun bertahan hingga peluit ditiupkan dan Manchester United berhasil menjadi raja Eropa pada tahun tersebut.

Itu dia ulasan dari 7 gol dramatis yang pernah ada di jagat sepak bola dunia. Menarik bukan? Jadi, tetap dukung tim favoritmu hingga pertandingan benar-benar berakhir ya, guys!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
SHARES