BBC Is Come Back, Sudah Cukup Rotasi Strateginya, Zidane!

22 Januari 2018
|Muhammad Sidiq Permadi
0SHARES

Real Madrid akhirnya mengakhiri paceklik kemenangan setelah pada Minggu (21/01/2018) malam kemairn berhasil menaklukan Deportivo La Coruna dengan skor telah, 7-1. Pertandingan Minggu malam kemarin juga menjadi ajang come back dari trio maut Real Madrid yang dikenal dengan BBC (Bale, Benzema, Cristiano) setelah terakhir kali trio tersebut bermain bersama pada tanggal 24 April 2017 dalam laga El Clascio di Santiago Barnebeu.

Selain itu, Ronaldo yang dalam musim ini berada dalam performa yang kurang bagus akhirnya menyudahi puasa golnya dengan mencetak brace ke gawang Deportivo yang jaga oleh Ruben Martinez.

Jalannya laga

Trio BBC harus menunda kebersamaan mereka lantaran Zidane menurunkan Borja Mayoral sebagai starter dan meskipun namanya memang sama, yakni tetap BBC (Bale, Borja, Cristiano), namun lini serang Real Madrid masih kesulitan untuk menembus pertahanan dari Deportivo. Terlebih ketika Super Depor unggul melalui gol yang dicetak oleh Adrian Lopez pada menit ke-23. Karena tidak ingin dipermalukan di depan pendukungnya sendiri, Real Madrid pun terus menggempur pertahanan Deportivo dan akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-32 melalui sontekan Nacho Fernandez. Menjelang turun minum, Gareth Bale berhasil menggandakan keunggulan Madrid melalui sepakan pisangnya sehingga El Real pun berbalik unggul 2-1.

Memasuki babak kedua, Real Madrid mulai menggila. Tandukan Bale pada menit ke-58 sukses menggetarkan jala Ruben Martinez. Akhirnya momen yang ditunggu-tunggu oleh para fans Madrid datang pada menit ke-68 tatkala Borja ditarik keluar dan digantikan oleh Benzema. Lini serang Real Madrid pun menjadi semakin trengginas. Buktinya seusai trio BBC bermain, dua gol cepat berhasil disarangkan oleh Real Madrid, masing-masing oleh Luka Modrid pada menit ke-68 dan Cristiano Ronaldo pada menit ke-78. Kebersamaan mereka di lapangan pun harus usai lantaran Zidane memilih untuk memasukkan Vazquez pada menit ke-82 menggantikan Bale. Meski begitu, Real Madrid dapat menambah pundi-pundi gol mereka melalui tandukan Ronaldo pada menit ke-84 dan tendangan Nacho pada menit ke-88. Real Madrid pun berhasil memenangkan pertandingan dengan skor meyakinkan, 7-1.

Kembalinya trio BBC

Bale, Benzema, dan Cristiano merupakan trio yang sangat ditakuti di La Liga bahkan di dunia. Statistik mencatat bahwa selama mereka bertiga bermain bersama, jumlah gol dari ketiga pemain tersebut selalu mencapai lebih dari 50 gol. Berikut rincian statistik gol dan trofi trio BBC di Real Madrid.

Musim 13/14: 97 gol dan 2 trofi

Musim 14/15: 100 gol dan 2 trofi

Musim 15/16: 98 gol dan 1 trofi

Musim 16/17: 70 gol dan 4 trofi

Musim 17/18 (sekarang): 28 gol dan 3 trofi

Total: 393 gol dan 12 trofi!

4-3-3, formasi literal dari Real Madrid

Selama diarsiteki oleh Zinedine Zidane, formasi Real Madrid tak ada yang pakem. Zizou (panggilan akrab Zidane) selalu mengubah formasi Real Madrid tiap bertemu dengan tim yang berbeda. Bahkan, selama di La Liga musim ini, Zidane telah menerapkan enam formasi yang berbeda, yakni 4-3-1-2 (7 kali), 4-3-3 (4 kali), 4-1-2-1-2 (4 kali), 4-4-2 (2 kali), 4-1-3-2 (1 kali), dan 4-2-3-1 (1 kali). Dari keenam formasi tersebut, formasi 4-3-3 lah yang paling banyak menyumbang gol untuk Real Madrid, yakni sebanyak 14 gol dengan 5 kali kebobolan. Sementara, ketika El Real menggunakan formasi 4-1-3-2, lini depan mereka seakan tumpul dan malahan mereka harus menerima kenyataan harus kebobolan sebanyak 3 kali tanpa dapat mencetak gol.

Dari statistik tersebut, tampak jelas bahwa jika Real Madrid ingin kembali subur seperti dahulu kala, maka Zidane harus tetap menerapkan formasi 4-3-3 karena sejatinya formasi tersebut merupakan formasi literal bagi Real Madrid. Dengan menerapkan formasi ini, serangan balik dari Real Madrid menjadi lebih tajam dan tentunya itu menguntungkan karena Madrid punya banyak pemain cepat, misalnya Bale ataupun Ronaldo. 

Bukti dari kebringasan strategi 4-3-3 dapat dilihat dari pertandingan yang berlangsung tadi malam. Para fans pun lebih setuju jika Zidane tetap menerapkan formasi tiga penyerang dibandingkan dengan hanya dua penyerang. Kalau Zidane dan Real Madrid dapat bermain seperti melawan Deportivo semalam, bukan tidak mungkin gap dengan tim peringkat atas semakin berkurang dan bukan tidak mungkin juga Real Madrid masih mampu bersaing dengan Barcelona dalam perburuan gelar La Liga.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
0SHARES