Asian Games 1962, Tonggak Sejarah Dunia Olahraga Indonesia

www.yukepo.com

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Negara kita tercinta ini selepas kemerdekaan terus berusaha menggaungkan namanya ke seluruh dunia. Salah satunya adalah dengan ikut serta dalam ajang olimpiade terbesar se-Asia, yakni Asian Games. Kebetulan sekali Indonesia berhasil memenangkan pemilihan sebagai tuan rumah Asian Games 1962 dalam votting yang dilakukan oleh Dewan Federasi Asian Games di Tokyo pada Asian Games 1958, tepatnya pada tanggal 23 Mei 1958.

Indonesia pun segera melakukan berbagai pembenahan guna mempersiapkan segalanya. Soekarno pun mengeluarkan sebuah pernyataan, “Berapa pun biaya yang harus dikeluarkan tidak akan jadi masalah asalkan harga diri dan martabat bangsa Indonesia diakui di mata dunia,”. Pernyataan dari orang nomor satu Indonesia kala itu langsung membakar semangat rakyat Indonesia. Berbagai infrastruktur dan gedung olahraga pun segera dibangun dalam kurun waktu yang hanya empat tahun. Nah, berkaitan dengan hal tersebut, YuKepo mau ngajak kamu melihat rangkaian proses dari pembangunan berbagai infrastruktur guna menyambut Asian Games 1962. Yuk, kepo!

1. Pada tanggal 8 Februari 1960, Presiden Soekarno menancapkan tiang pancang Stadion Utama sebagai simbol dimulainya pembangunan Kompleks Olahraga Senayan

www.goodnewsfromindonesia.id

2. Pada bulan Juni 1961, Stadion Renang yang memiliki kapasitas 8.000 penonton telah selesai dibangun

commons.wikimedia.org

3. Pada bulan Desember 1961, Stadion Madya dengan kapasitas 20.000 orang penonton rampung dibangun

www.skyscrapercity.com

4. Kemudian pada tanggal 25 Desember 1961 yang bertepatan dengan Hari Natal, Stadion Tenis yang berkapasitas 5.200 orang selesai dibangun

www.skyscrapercity.com
5. Lalu pada tanggal 21 Mei 1962, Istana Olahraga yang berkapasitas 10.000 orang selesai dibangun
sport.detik.com
6. Menyusul Gedung Bola Basket yang rampung dibangun pada bulan Juni 1962. Gedung ini dapat menampung sebanyak 3.500 orang penonton
www.gnb09.com

7. Terakhir, pada tanggal 21 Juli 1962, Stadion Utama Gelora Bung Karno yang berkapasitas kurang lebih 100 ribu penonton selesai dibangun. SUGBK pun memecahkan rekor sebagai stadion terbesar se-Asia Tenggara

sports.okezone.com

8. Presiden Soekarno pun membangun berbagai infrastruktur non-olahraga, salah satunya adalah patung Selamat Datang yang dibangun oleh Edhie Sunarso pada tahun 1961

www.goodnewsfromindonesia.id

9. Selain patung Selamat Datang, Presiden Soekarno juga menerbitkan perangko edisi khusus Asian Games

www.goodnewsfromindonesia.id
10. Prestasi para atlet Indonesia pada saat itu pun sungguh membanggakan. Indonesia berada di posisi kedua di bawah Jepang dalam klasemen akhir dengan meraih total 21 medali emas, 26 medali perak, dan 30 medali perunggu
www.goodnewsfromindonesia.id

Di umurnya yang masih tujuh belas tahun, prestasi olahraga Indonesia dapat dikatakan teramat membanggakan. Impian Soekarno untuk menjadikan martabat Indonesia diakui oleh seluruh dunia pun dapat terlaksana. Semoga saja pada perhelatan Asian Games 2018 nanti Indonesia bisa mengulang prestasi bersejarah seperti yang terjadi pada tahun 1962, bahkan kalau bisa sih lebih bagus lagi. Semoga.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Meski Cetak Rekor Baru, Cristiano Ronaldo Belum Bisa Pecahkan Rekor Ini Bersama Real Madrid

Meski Cetak Rekor Baru, Cristiano Ronaldo Belum Bisa Pecahkan Rekor Ini Bersama Real Madrid

5 Pemain Bek Liverpool yang Dianggap Paling Tangguh dalam Pertahanan. Siapa Favoritmu?

5 Pemain Bek Liverpool yang Dianggap Paling Tangguh dalam Pertahanan. Siapa Favoritmu?

Meme Kocak Usai Timnas Indonesia “Main Lumpur” dengan Mongolia

Meme Kocak Usai Timnas Indonesia “Main Lumpur” dengan Mongolia

Kalau Kamu Penasaran Mengapa Lionel Messi Selalu Setia Kepada Barcelona, Ini Jawabannya

Kalau Kamu Penasaran Mengapa Lionel Messi Selalu Setia Kepada Barcelona, Ini Jawabannya

Genaro Gattuso Jadi Pelatih AC Milan, Meme Kocak Pun Bermunculan

Genaro Gattuso Jadi Pelatih AC Milan, Meme Kocak Pun Bermunculan

Simpang Siur Kabar Bergabung ke Bali United, Ini Jawaban Rafael van der Vaart

Simpang Siur Kabar Bergabung ke Bali United, Ini Jawaban Rafael van der Vaart

loading