7 Fakta Miris di Balik Tidak Lolosnya Italia pada Gelaran Piala Dunia 2018

14 November 2017
|Robertus Jeje
0SHARES

Secara mengejutkan, Italia tidak lolos ke Piala Dunia 2018 Rusia tahun depan. Hal ini dipastikan setelah Gli Azzuri hanya bermain imbang 0-0 di leg kedua babak play-off. Italia kalah secara agregat dengan Sweida, 0-1.

Pertandingan digelar di Stadion San Siro. Pasukan Gian Piero Ventura bermain menyerang dari menit awal. Bahkan, beberapa peluang mampu diciptakan, tapi sayang tak bisa menghasilkan gol. Hingga pertandingan berakhir, skor kacamata pun tak berubah dan gawang Swedia pun tetap "perawan" di sepanjang laga.

Italia harus menerima hasil imbang ini dengan kekecewaan. Mereka harus kuat melihat Swedia yang melenggang ke Rusia. Namun, di balik tersingkirnya Italia dari gelaran Piala Dunia 2018, ada beberapa fakta yang cukup miris bagi tim Gli Azzuri. Apa saja? Yuk, kepoin!

1. Sepanjang keikutsertaannya dalam tunamen besar, Italia gagal lolos terakhir kali sejak di ajang Euro 1992

Kegagalan Italia menembus putaran Piala Dunia 2018 mengingatkan kita pada sejarah kelam tim Azzuri pada tahun 1992, tepatnya 25 tahun yang lalu. Di tahun tersebut, Italia untuk pertama kalinya gagal lolos di ajang bergengsi, Euro. Ketika itu, Italia disingkirkan oleh Uni Soviet pada babak kluafikasi Grup 3. Mereka hanya mampu menduduki peringkat kedua dengan mengoleksi sepuluh poin, sedangkan Uni Soviet berada di puncak klasemen dengan poin tiga belas. Kala itu, Italia juga masih diperkuat oleh pemain legendaris, seperti Roberto Baggio, Gianluca Vialli, dan Roberto Donadoni.

2. Dalam gelaran Piala Dunia, Italia terakhir gagal lolos pada tahun 1958

Meski dikenal sebagai negara sepak bola, Italia ternyata menyimpan sejarah memalukan. Ini mengingatkan kita pada Piala Dunia 1958, tahun di mana tim Azzuri gagal lolos ke gelaran pesta sepak bola terbesar di dunia ini. Di tahun itu pula, Swedia yang menyingkirkan mereka bertindak tuan rumah. Ketika itu Italia disingkirkan oleh Irlndia Utara yang mengoleksi lima poin di posisi puncak klasemen Kualifikasi Grup 8, sedangkan tim Azzuri hanya memiliki empat poin dan berada di posisi runner-up.

3. Sebelum kekalahan ini, pelatih Italia, Gian Piero Ventura, sempat jumawa dan terkesan memandang sepele Timnas Swedia

Menjelang laga play-off melawan Swedia, Ventura sempat memberikan pernyataan yang dinilai terlalu confident. Ia terkesan meremehkan kualitas Tim Nasional Swedia dengan mengatakan bahwa dirinya tidak fokus lagi melawan Swedia, melainkan memikirkan siapa calon lawan Italia di Rusia nanti.

“Saya tidak memikirkan apakah kami bakal main di Piala Dunia atau tidak, tapi saya lebih fokus memikirkan soal Group Stage kami di Rusia besok,” tanggapan percaya diri Ventura seperti yang dikutip dari laman Bleacher Report.

4. Italia minim striker yang benar-benar teruji

Tak bisa dipungkiri minimnya striker yang teruji dan berkualitas memengaruhi rendahnya produktivitas Italia. Memang mereka memiliki Andrea Belotti, Ciro Immobile, dan Simone Zara yang tampil impresif musim ini. Namun faktanya, tak ada penyerang yang mampu mencetak sepuluh gol saja bagi Italia. Pemain Italia yang produktif justru dari pemain gelandang, yakni Daniele De Rossi yang sudah mengemas 21 gol bagi Italia. Hal inilah yang membuat Ventura memanggil banyak pemain, seperti Nicola Sansone, Roberto Inglese, Gianluca Lapadula, Leonardo Pavoletti sampai Andrea Petagna.

5. Italia kehilangan sosok paling berpengaruh di lini tengah, yakni Marco Verratti

Meski tampil menyerang, tak adanya Verrati tampaknya begitu terasa bagi Italia. Kreasi serangan sangat minim dan seakan-akan Italia mengalami deadlock. Verrati harus menepi karena akumulasi kartu. Meski Marco Verrati tidak terlalu produktif dan hanya memberikan assist, faktanya dia adalah pemain yang piawai dalam mengatur tempo pertandingan sehingga tak hadirnya Verrati sangat terasa bagi tim Azzuri.

6. Laga penting menghadapi Swedia adalah pertandingan terakhir bagi Buffon di Timnas Italia

Kapten Gianluigi Buffon memutuskan untuk pensiun dari Timnas Italia. Sebelumnya, ia juga sudah menegaskan bahwa Piala Dunia Rusia adalah kesempatan terakhir baginya untuk membela Azzuri sebelum pensiun. Jika Italia lolos, ini adalah Piala Dunia keenam bagi Buffon sejak 1998. Sayangnya, harapan ini pupus setelah disingkirkan oleh Swedia.

7. Italia adalah satu-satunya negara yang pernah juara Piala Dunia, tapi absen di Rusia

Mungkin ini menjadi sejarah yang cukup memalukan bagi Italia. Mereka sebagai satu-satunya negara peraih Piala Dunia, namun harus absen di Rusia 2018. Sampai sekarang, sudah ada delapan negara yang tercatat pernah menjurai Piala Dunia, yakni Inggris (1), Perancis (1), Uruguay (2), Argentina (2), Jerman (4), Brasil (5), dan Italia sendiri sudah berhasil meraih 4 kali juara Piala Dunia. Ketidakhadirannya tim Azzuri di Rusia bisa dinilai sebagai hal yang cukup memalukan dan miris.

Itulah tadi fakta-fakta tentang gagal lolosnya Italia ke Piala Dunia 2018 Rusia. Namun, meski mereka tidak ikut serta dalam pesta sepak bola dunia ini, tetap saja gelaran Piala Dunia tahun depan di Rusia akan berlangsung seru dan menarik.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Robertus Jeje
"be kind to each other"
0SHARES