5 Mitos dalam Dunia Olahraga yang Menyesatkan. Jangan Asal Percaya

30 Desember 2017
|Muhammad Sidiq Permadi

Olahraga menjadikan tubuh sehat dan bugar. Dengan berolahraga pula pikiran kita bisa kembali segar dan siap untuk melakukan berbagai aktivitas dan rutinitas sehari-hari. Namun, ada beberapa mitos dalam dunia olahraga yang mungkin masih dipercaya oleh masyarakat hingga saat ini. Mitos apa sajakah itu? Langsung aja kita simak bersama. Yuk, kepo!

1. Kebanyakan orang lebih mementingkan postur tubuh daripada olahraga itu sendiri

Banyak orang yang menginginkan postur tubuh yang ideal tanpa memikirkan olahraga itu sendiri. Dada yang dibusungkan serta bahu yang dibuat tegap agar terlihat jantan dan gagah sebernarnya adalah sebuah kesalahan. Kenapa? Karena posisi tersebut membuat gerak bahu terbatas sehingga tulang belakang menjadi tumpuan utamanya. Hal itu akan menyebabkan pernapasan kamu akan terganggu karena rusuk dan diafragma menempel sehingga memaksamu untuk bernafas melalui dada, bahu, dan leher. Tubuh pun pada akhirnya akan merasa menegang, otot mengencang, dan berujung pada stres.

2. Olaharaga kardio dapat membakar lemak?

Banyak percaya tentang hal ini. Kenyataannya hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Perhitungannya, jika kamu membakar kalori sebesar 10, namun kemudian memakan kalo 20, hal itu sama saja bohong, bukan? Cara terbaik untuk membakar lemak adalah dengan mengurangi konsumsi kalori, salah satunya dengan cara diet.

3. Pengulangan dalam waktu yang lama dapat menambah ketahanan, sedangkan dalam waktu cepat dapat menambah kekuatan

Faktanya, pengulangan dalam waktu yang singkat mampu meningkatkan keduanya, baik ketahanan maupun kekuatan. Hal yang menjadi perhatian adalah lakukan berbagai gerakan sesering mungkin meski dengan intensitas yang rendah.

4. Bersepeda ataupun jogging dengan kecepatan dapat menambah kekuatan kardiomu?

Agar dapat menambah kekuatan kardiomu, kecepatan bukanlah hal utama. Dalam dunia olahraga, asalkan dilakukan sesering mungkin, maka tentu akan ada efeknya. Hal yang terpenting adalah lakukan secara konsisten dan teratur, kemudian ditingkatkan intensitasnya secara perlahan.

5. Urat pada lutut tegang? Lakukan pemanasan terlebih dahulu

Secara logika memang masuk akal untuk melemaskan urat pada lutut yang tegang dengan cara pemanasana. Namun, hal itu tidak akan bersifat permanen dan akan dapat tegang kembali. Cara yang paling baik untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan beristirahat hingga kondisimu kembali seperti sedia kala.

Itu dia lima mitos dalam dunia olahraga yang sering kali kita dengar. Silakan jika kamu masih percaya mitos-mitos di atas. Hal yang terpenting adalah kita menginginkan tubuh yang sehat dalam waktu yang lama berkat berolahraga. Bukan menginginkan tubuh yang ideal, tapi hanya sesaat dan malah berdampak negatif pada anggota tubuhmu yang lain. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
SHARES