Yuk, Ketahui Gaya Hidup Minimalis Lebih Jauh!

pexels.com

Menentukan gaya hidup sama dengan mementukan arah hidup. Kita gak boleh salah kaprah dalam memahami sebuah konsep gaya hidup. Seperti halnya gaya hidup minimalis yang kebanyakan orang salah memahaminya.

Konsep gaya hidup minimalis itu sendiri adalah hidup dengan sesedikit mungkin barang dan sesederhana mungkin. Namun, dalam penerapannya, orang seringkali salah paham. Ngakunya sih mengadaptasi gaya hidup minimalis, namun, malah jadi konsumtif.

Seperti yang baru-baru ini viral, tren menata kulkas menggunakan banyak food container demi looks yang simple. Kalau kamu memang serius mengadaptasi gaya hidup minimalis, membeli banyak food container tentu akan menghabiskan banyak uang dan space jika kelak tidak lagi terpakai. Lantas, seperti apa sih gaya hidup minimalis yang sesungguhnya? Yuk kepoin selanjutnya!

1. Menghindari gaya hidup konsumtif

pexels.com

Tipikal orang yang mengadaptasikan konsep gaya hidup minimalis ini sudah pasti tidak konsumtif, dalam artian tidak mudah mengeluarkan uang untuk membeli barang-barang. gaya hidup minimalis itu sendiri hidup yang se-minim mungkin, dan sehemat mungkin tentunya.

Mereka yang hidup minimalis ini biasanya akan berpikir berulang kali untuk membeli sesuatu, entah itu baju, sepatu, perabotan rumah, hingga makanan; apakah akan berguna? Atau malah akan sia-sia dan mubazir? Maka dari itu, mereka yang minimalis ini cenderung lebih bisa menabung dan investasi ketimbang yang tidak.

2. Menyingkirkan barang-barang yang tidak dibutuhkan

pexels.com

Mereka yang mengadaptasi gaya hidup minimalis ini juga biasanya rajin “bersih-bersih” barang, alias menyumbangkan hingga menyingkirkan barang-barang yang sudah tidak dibutuhkan. Mereka paling nggak suka barang-barang yang tidak berguna dan hanya menumpuk begitu saja.

Biasanya sebelum memutuskan untuk benar-benar dibuang, mereka kan berpikir apakah barang tersebut bisa didaur ulang menjadi sesuatu yang berguna atau tidak; atau apakah barang tersebut bisa mereka sumbangkan ke orang yang membutuhkan?  Jika benar-benar tidak ada gunanya, mereka baru akan membuangnya.

3. Biasanya memilih tempat tinggal yang mungil

pexels.com

Zaman sekarang, lahan untuk tempat tinggal memang semakin terbatas. Nggak heran kalau rumah-rumah semakin mungil ukurannya. Hal ini rupanya menjadi sebuah kesenagan tersendiri bagi mereka yang memilih untuk hidup minimalis. Hal ini dikarenakan mereka tidak perlu mengisi rumah mereka yang mungil dengan berbagai perabotan dan pernak-pernik kurang bermanfaat. Rumah yang kecil biasanya akan membuat seseorang lebih sedikit membeli barang karena space yang cenderung terbatas.

4. Cenderung membeli barang berkualitas baik untuk jangka panjang

pexels.com

Karena gaya hidup minimalis ini cenderung hemat, mereka yang mengadaptasi gaya hidup ini biasanya cenderung memilih barang berkualitas baik untuk jangka panjang. Meskipun relatif mahal, namun, barang tersebut bisa bertahan lebih lama sehingga tidak perlu lagi membeli barang yang sama berulang kali meskipun dengan harga yang jauh lebih murah. Hal ini tentunya bisa membantu dunia mengurangi limbah, kan?

5. Menggunakan kembali barang yang tidak terpakai alih-alih memberi baru

pexels.com

Nah, salah satu hal yang patut kita contoh dari konsep gaya hidup minimalis ini adalah menggunakan atau reuse barang-barang yang sudah tidak terpakai dari pada membeli baru. Misalnya, botol air mineral yang sudah tidak terpakai, alih-alih dibuang dan menjadi limbah, kita bisa memanfaatkannya menjadi pot bunga gantung nan estetik, loh. Daripada membeli pot bunga baru yang lumayan mahal, lebih baik menggunakan botol bekas. Atau, memodifikasi ban mobil bekas untuk dijadikan kursi ala kafe yang pastinya instagramable banget.

6. Memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien

pexels.com

Mereka yang mengadaptasi gaya hidup minimalis ini cenderung memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien. Kalau bisa mengerjakan beberapa hal dalam satu waktu, kenapa harus menunggu nanti. Sama halnya dengan, kalau bisa sekarang, kenapa harus nanti. Mereka tidak akan rela kehilangan waktu yang berharga.

7. Menghargai waktu, uang, tenaga, dan kualitas

pexels.com

Menghargai waktu, uang, tenaga, dan kualitas adalah ciri khas mereka yang memilih gaya hidup minimalis, loh. Mereka tidak ingin membuat segala suatunya jadi sia-sia, jadi lebih baik menekan, mengurangi, segala sesuatunya hingga tidak ada yang terbuang sia-sia lagi.

Konsep gaya hidup minimalis ini memang luas, tidak hanya terpaku untuk hemat dan sesederhana mungkin, gaya hidup minimalis juga penuh dengan pertimbangan dan perhitungan. Bukan artinya pelit loh, mereka lebih tidak ingin segala sesuatu berakhir sia-sia. Less is more.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Diduga Sindir Lesti Kejora, Nikita Mirzani: Ngerti Agama, Berhijab Tapi Hamil Duluan | Keepo.me

Diduga Sindir Lesti Kejora, Nikita Mirzani: Ngerti Agama, Berhijab Tapi Hamil Duluan | Keepo.me

Pesona BTS Bikin Berbagai Produk Ini Laku Keras

Pesona BTS Bikin Berbagai Produk Ini Laku Keras

Bikin Geram! Bayi 10 Bulan Dicat Jadi Manusia Silver dan Diajak Ngemis | Keepo.me

Bikin Geram! Bayi 10 Bulan Dicat Jadi Manusia Silver dan Diajak Ngemis | Keepo.me

Yuk Mulai Kenali Toxic Masculinity yang Kerap Terjadi Pada Kaum Adam

Yuk Mulai Kenali Toxic Masculinity yang Kerap Terjadi Pada Kaum Adam

Oknum Kurir Curi Paket iPhone 11 Pelanggan, Warganet Geram: Bikin Buruk Nama Ekspedisi Aja | Keepo.me

Oknum Kurir Curi Paket iPhone 11 Pelanggan, Warganet Geram: Bikin Buruk Nama Ekspedisi Aja | Keepo.me

Sadar Tidak Sadar, Hal-Hal Inilah yang Menghalangi Kebahagiaanmu

Sadar Tidak Sadar, Hal-Hal Inilah yang Menghalangi Kebahagiaanmu

loading