Tips Olahraga Aman Bagi Ibu Hamil Biar Tetap Bugar

stocksnap.io

Siapa bilang saat seorang perempuan hamil dia harus mengehentikan berbagai kegiatan termasuk olahraga? Justru seorang ibu hamil sangat dianjurkan melakukan olahraga agar ia dan jabang bayi yang dikandungnya tetap sehat.

Selain itu, olahraga dapat membantu memudahkan proses melahirkan. Namun memang tidak semua olahraga bisa dilakukan oleh ibu hamil. Bukan hanya itu, waktu olahraga pun harus disesuaikan dengan masa kehamilan untuk kebaikan sang ibu dan sang buah hati.

Jenis olahraga yang bisa dilakukan oleh ibu hamil pun terbatas. Tidak semua olahraga bisa dan boleh dilakukan oleh seorang ibu hamil. Alih-alih menyehatkan, melakukan olahraga yang tidak sesuai justru bisa membahayakan bagi ibu hamil dan sang buah hati.

1. Hati-hati pada trimester pertama

stocksnap.io

Trimester pertama atau menjelang usia kehamilan 12 pekan adalah fase dengan risiko keguguran tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya berhati-hati dalam memilih jenis olahraga pada usia kehamilan ini.

Lakukan olahraga yang mudah dengan intensitas ringan. Olahraga dengan intensitas sedang dan tinggi hanya akan meningkatkan suhu janin yang berisiko pada timbulnya gangguan sistem saraf pusat.

Perhatikan pula perubahan pada tubuh dan ketahui dengan baik kapan kamu harus mengurangi intensitas olahraga. Pada periode ini, olahraga dapat menghilangkan rasa cemas dan meningkatkan kepercayaan diri. Jika tak melakukannya, usahakan agar tubuh tetap aktif bergerak.

2. Jangan memulai olahraga baru

stocksnap.io

Perempuan hamil disarankan untuk melakukan olahraga yang sudah pernah dilakukan agar tubuh dapat cepat beradaptasi dan menyesuaikan intensitas dengan kebutuhan. Olahraga yang baru dicoba saat hamil akan membuat adaptasi tubuh lebih lama dan berpotensi menimbulkan bahaya.

3. Jangan tahan napas

stocksnap.io

Jangan menahan napas terlalu lama saat menjalani olahraga. Pasalnya, oksigen berperan penting untuk perkembangan janin. Perempuan hamil disarankan untuk tidak melakukan olahraga yang membutuhkan aktivitas menahan nafas dalam waktu lama seperti angkat berat dan plank.

4. Jangan berbaring telentang
stocksnap.io

Hindari berolahraga dengan tubuh telentang. Hal ini akan membatasi aliran darah dari dan ke jantung. Aliran darah yang tidak sempurna di dalam tubuh akan berbahaya bagi ibu hamil dan jabang bayi. Coba lakukan olahraga lain yang mengatur posisi tubuh yang cocok bagi ibu hamil.

5. Tekanan pada perut
stocksnap.io

Jangan lakukan olahraga yang memusatkan tekanan pada intra-abdominal atau bagian rongga perut. Gerakan olahraga seperti sit-up, plank, dan gerakan isometrik lainnya tidak disarankan saat hamil. Latihan semacam ini bukannya bermanfaat tapi justru membahayakan ibu hamil dan bayi yang dikandungnya.

Tentu masih banyak ibu hamil di luar sana yang masih ragu melakukan olahraga ketika berbadan dua. Tentu alasannya adalah keselamatan dirinya dan sang buah hati. Selama olahraga itu dilakukan dengan benar dan melalui konsultasi dengan dokter kandungan, tetap disarankan oleh ibu hamil.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Siap Guncang Box Office, Ini Daftar Film Superhero yang Bakal Tayang 2020-2022 | Keepo.me

Siap Guncang Box Office, Ini Daftar Film Superhero yang Bakal Tayang 2020-2022 | Keepo.me

Menangis Bisa Turunkan Berat Badan, Kabar Baik atau Buruk?

Menangis Bisa Turunkan Berat Badan, Kabar Baik atau Buruk?

Mau Konten Audio yang Jernih? Pakai Aplikasi Perekam Suara PC Ini! | Keepo.me

Mau Konten Audio yang Jernih? Pakai Aplikasi Perekam Suara PC Ini! | Keepo.me

Tolak Aturan, Perempuan Jepang Tak Mau Lagi Ikuti Nama Marga Suami

Tolak Aturan, Perempuan Jepang Tak Mau Lagi Ikuti Nama Marga Suami

Lupakan Rasa Pahitnya, Manfaat Pare Ini Berikan Efek Baik untuk Badan dan Wajahmu | Keepo.me

Lupakan Rasa Pahitnya, Manfaat Pare Ini Berikan Efek Baik untuk Badan dan Wajahmu | Keepo.me

Bukan buat Jalan-jalan, Ini Alasan Mengapa Kamu Perlu S2 di Luar Negeri

Bukan buat Jalan-jalan, Ini Alasan Mengapa Kamu Perlu S2 di Luar Negeri

loading