Tips Ampuh Untuk Cewek Agar Nyantai, Saat Lihat Teman Lain Sudah Pada Nikah

11 Februari 2017
|Pristiqa Wirastami
Life
0SHARES

Masuk usia 25-an, cewek makin sering dikejar-kejar dengan pertanyaan "Kapan nikah?". Tak heran, karena di umur segini sudah banyak cewek yang memantapkan diri melangkah ke pelaminan dengan pasangan masing-masing. Walau sebenarnya pertanyaan "Kapan nikah?" sebenarnya bukan pertanyaan yang pantas untuk dilontarkan. Karena jelas, jodoh memang di tangan Tuhan 'kan?

Untuk kamu yang sampai saat ini masih sendiri di saat teman-temanmu sudah banyak yang menikah, tak perlu merisaukan kondisi ini. Kamu hanya perlu tenang, sampai tiba waktunya jodoh datang. Tak perlu ngoyo untuk segera menyusul teman-temanmu yang kini sudah punya kehidupan barunya. Kamu pun seharusnya bisa menciptakan kehidupan yang nyaman kamu jalani sendiri. Hidupmu memang sudah seharusnya kamu yang atur 'kan? Bukan orang lain.

1. Langkah pertama biar selow sih jelas nggak usah iri kalau teman nikah duluan

Langkah awal yang harus kamu jalani untuk bisa tetap selow saat ditinggal teman-teman menikah adalah jangan iri. Ini jadi rumus dasar yang harus kamu terapkan, biar hidupmu tetap tenang. Kamu juga tak perlu membanding-bandingkan hidupmu dengan hidup milik orang lain. Karena dengan terus memandingkan, kamu nggak akan mendapat kebaikan dari kebiasaan ini. Semakin sering kamu merasa iri, kamu hanya akan semakin tidak menyadari potensi baik dalam diri yang kamu miliki. Potensi baik itu pada akhirnya akan tenggelam, seiring dengan rasa iri yang kamu simpan.

2. Fokus dengan mimpi pribadi dan ingat kesempatan emas nggak selalu datang dua kali

Kamu mungkin masih punya banyak mimpi yang hingga saat ini belum tercapai. Kenapa mimpi-mimpi ini tak kamu tuntaskan, sebelum bersanding di pelaminan? Sebelum berbagi hidup selamanya dengan seseorang yang akan menjadi suamimu kelak, ada baiknya kamu harus menyelesaikan urusan dengan diri sendiri. Agar nantinya ketika sudah hidup berdua, kamu tak lagi merasakan penyesalan hanya karena mimpi pribadi yang harus tertunda. Toh ini jadi kesempatanmu untuk menyelesaikan semua mimpi-mimpimu. Sebelum ada tangggung jawab yang lebih besar lagi yang harus kamu pikul nantinya. Kesempatan emas tak selalu datang dua kali.

3. Tanamkan dalam pikiran : menikah soal kesiapan, bukan pencapaian

Kalau kamu masih berpikiran menikah adalah sebuah pencapaian tertinggi dalam hidup, maka kamu salah besar. Menikah bukan sebuah pencapaian, melainkan kesiapan masing-masing orang. Jika teman-temanmu sekarang sudah banyak yang melangkah ke pelaminan, maka memang dalam diri mereka sudah memiliki kesiapan. Sementara kamu, boleh jadi memiliki kesiapan yang berbeda untuk melangkah ke pelaminan. Sementara, waktu yang tepat bagi masing-masing orang sudah tentu juga berbeda. Waktu yang tepat untuk menikah teman-temanmu mungkin memang sekarang. Tapi tak ada salahnya jika kamu merasa waktu yang tepat untukmu menikah belum saatnya. Apalagi jodoh yang tepat untukmu belum juga datang. Jadi kenapa harus terburu-buru untuk mengubah status single menjadi menikah, kalau masa depan yang harus dipertaruhkan.

4. Siapkan jawaban jitu, saat semua orang mulai bertanya "Kapan nyusul?"

Tak dipungkiri, menginjak usia matang yang kata orang sudah siap menikah, pertanyaan "Kapan nyusul?" atau "Kapan nikah?" akan terus menghujanimu. Nggak usah risau dan panik. Cukup siapkan jawaban paling jitu. Biar yang nanya bisa diam seketika dan nggak nanya-nanya lagi. "Jadi kapan nyusul nih? Teman-teman udah pada nikah lho," "Iya besok, kalau sempet," atau cukup dengan, "Iya doain aja,".

5. Tak perlu berpikir kamu tak bisa bahagia, versi bahagia masing-masing orang jelas berbeda

Entah masih sendiri atau sudah menikah, kebahagiaan tetap bisa kamu ciptakan. Belum tentu mereka yang sudah menikah, level kebahagiaannya lebih tinggi dibandingkan kamu yang masih sendiri. Toh versi kebahagiaan masing-masing orang jelas berbeda. Meski masih sendiri, kamu tetap bisa bahagia dengan caramu sendiri. Cukup mulai dengan mensyukuri apa yang sudah kamu miliki hingga saat ini. 

6. Daripada merengut tak juga bertemu jodoh, kenapa tak fokus memperbaiki diri?

Kamu yang masih sendiri, seringkali malah memusingkan kapan waktunya bisa bertemu jodoh. Padahal dibandingkan memusingkan hal itu, ada hal lain yaang seharusnya lebih bisa kamu lakukan. Yakni mulai memperbaiki diri. Sehingga ketika nantinya Tuhan menghendaki kamu bertemu jodoh, kamu sudah menjadi orang yang layak diperjuangkan. Sementara anggapan jodoh adalah cerminan diri, terkadang ada benarnya juga. Untuk itu, jika ingin mendapat jodoh yang baik, kenapa tidak mulai dengan meningkatkan kualitas diri?

7. Nikmati saja kebebasan yang masih bisa kamu rasakan. Setelah menikah, momen seperti ini belum tentu terulang

Setelah menikah nanti, akan ada banyak tanggung jawab yang harus kamu pikul sebagai seorang istri. Mulai dari mengurus suami, mengelola keuangan keluarga, sampai ketika nanti menjadi seorang ibu, tanggung jawab jelas semakin tak ringan. Sebelum masa-masa itu kamu hadapi, menikmati masa kebebasan selama masih sendiri menjadi kesempatan yang tak boleh kamu lewatkan. Kuncinya sih mudah. Kamu tak perlu banyak mengeluh. Cukup nikmati apa yang ada sekarang.  

Selow saja dulu, tak perlu panik berlebihan. Belum menikah sekarang, tak akan menjadikanmu cewek paling sengsara. Kamu hanya belum sampai pada waktu yang tepat untuk melepas masa lajang.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Pristiqa Wirastami
"For the sake of happines, I do writing."
0SHARES