Ternyata Istilah “Laper Galak Kenyang Bego” Bisa Dijelaskan Secara Ilmiah, Inilah Faktanya

29 April 2017
|Olphi Disya
Life
0SHARES

Pernahkah kamu mendengar istilah guyonan “laper galak, kenyang bego”? yap, akhir-akhir ini muncul istilah “laper galak kenyang bego” yang populer di sosial media. Kalau kamu percaya nggak sih guys, kalau istilah tersebut bisa banget lho dijelaskan secara ilmiah. Maksudnya sih agar kamu nggak asal ngucapin “laper galak kenyang bego” tanpa tahu apa sih yang sebenarnya terjadi di tubuh kita hingga kita bisa galak ketika laper atau merasa bego ketika kenyang?

Sebelum mengulasnya, marilah kita pisahkan dulu istilah “laper galak kenyang bego”. Istilah “laper galak” itu punya istilah dalam bahasa Inggrisnya lho, yang disebut dengan “hangry” yang merupakan singkatan dari hunger (lapar) dan angry (marah). Jadi bukan hanya orang Indonesia yang merasa kalau lapar kok jadi galak ya. Lain lagi dengan istilah “kenyang bego” yang lebih merujuk ke maksud orang yang abis makan dan kekenyangan bakal nggak produktif atau susah mikir. Nah, yang jadi pertanyaan adalah kok bisa ya kayak gitu?

 

Hangry merupakan kondisi di mana kita merasa sangat emosional ketika kita lapar atau belum makan. Apalagi kalau melihat orang lain makan di saat kita lagi lapar-laparnya. Kayaknya kamu bakal lebih sensitif dan mudah marah deh. Hal ini wajar terjadi karena nyatanya, antara perut dan otak itu kadang suka nggak nyambung. Di organ pencernaan kamu mungkin telah memberikan sinyal kalau kamu butuh makan segera, tapi di otak itu akan diterima sebagai sinyal stressor sehingga menimbulkan rasa cemas serta emosi yang nggak stabil. Ini disebabkan oleh kebutuhan dasar manusia untuk bertahan hidup adalah makan.

Sistem di tubuh kita telah dikondisikan apabila kita merasa lapar dan kebutuhan kita sulit dipenuhi, maka kita akan sulit fokus hingga menjadi lebih sensitif karena yang sangat kamu butuhkan saat itu adalah makan. Jadi, kalau ada hal yang mengganggu kamu, kamu akan mudah marah. Gitu guys.

Beda lagi nih ketika kebutuhan kamu akan makan udah terpenuhi dan kamu puas, kamu akan merasa kenyang. Tapi kok jadi lebih malas dan susah mikir ya? Tahukah kamu, ketika kamu makan, apalagi dalam jumlah banyak, maka sistem pencernaan kamu akan bekerja lebih keras. Sistem pencernaan yang bekerja keras tersebut bikin kamu merasa kelelahan. Logika sederhananya sih kamu makan agar memiliki energi, tapi selama makan itu kamu udah membuang-buang energi.

Jangan kira bahwa makan itu nggak melelahkan. Selama dan setelah kamu makan, ada banyak organ tubuh yang bekerja. Mulai dari mulut, tenggorokan, lambung, dan organ lainnya. Belum lagi kalau kamu kurang minum membuat kamu jadi dehidrasi. Ditambah kamu harus bayar makanannya ya kan? Karena kelelahan itulah kamu akhirnya jadi susah produktif dan menjadi "bego" bahkan setelah perut kenyang.

 

Lalu, serba salah dong hidup ini? Nggak juga sih. Kamu bisa meminimalisir itu semua kok. Biar nggak kelaparan banget, kamu bisa bekal makanan atau mengatur jam makan agar kamu nggak telat makan. Selain itu, sebaiknya kamu pilih menu makanan yang nggak terlalu banyak, apalagi porsi nasi yang banyak. Bukannya akan full of energy, kamu justru akan menjadi mudah lelah dan ngantuk. Jadi, sekarang udah tahu dong istilah “laper galak kenyang bego” itu ternyata emang beneran bisa dijelaskan secara ilmiah!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Olphi Disya
"Upcoming psychologist. Awesome weirdo."
0SHARES