Terlalu Banyak Main Media Sosial Bisa Memicu Cyber Bullying. Kok Bisa Ya?

05 November 2017
|Chandra W.
Life
0SHARES

Nggak bisa dipungkiri, kita saat ini hidup di mana setidaknya setiap orang memiliki satu akun media sosial. Bisa Whatsapp, Instagram, atau Facebook. Rata-rata orang di Indonesia memiliki tiga akun media sosial. Memang banyak yang bisa didapatkan dari media sosial: informasi, koneksi, dan hiburan misalnya. Namun salah satu kejahatan terkeji abad ini juga terjadi di ranah media sosial, yaitu cyber bullying

Pernahkah kamu menghitung berapa lama kamu bisa bertahan memelototi layar smartphone hanya untuk mengecek notifikasi dan ngepoin teman, pacar, mantan, mantannya pacar dan pacarnya mantan? Dalam sehari, orang bisa tenggelam dalam media sosial selama 3-8 jam. Ngapain aja? Kamu sendiri yang tahu. Bangun tidur sudah langsung mengecek handphone, bosan dikit buka Twitter, Instagram, Youtube.

Ada banyak penelitian yang mengatakan bahwa media sosial dapat memicu depresi. Itu karena di media sosial kita lebih mudah melihat konten-konten yang membuat kita iri karena orang lain mengunggah apa saja yang membuat kehidupan mereka terlihat sempurna. Nah dari situ kamu bisa iri yang lama-lama tertimbun jadi depresi. 

Kebosanan yang mendorongmu bermain media sosial semakin lama bisa menuntunmu untuk berbuat lebih iseng, misalnya komentar-komentar ngetroll. Semakin bertambahnya kebosanan, seseorang bisa lebih terdorong untuk berkomentar negatif. Kamu pasti pernah memerhatikan akun-akun gosip yang dipenuhi komentar bernada negatif entah untuk artis atau orang biasa. Nah komentar negatif itu termasuk cyber bullying lho.

Selain komentar bernada negatif, sindiran-sindiran yang dialamatkan pada akun orang lain baik yang dikenal atau tidak, menyebarkan berita dengan tambahan olok-olok juga termasuk cyber bullying. Semakin lama kamu menghabiskan waktu untuk berselancar di internet dan tenggelam dalam media sosial, semakin berpotensi untuk ikut ‘berpartisipasi’ dalam postingan siapa saja dan berkomentar negatif serta menjadi pelaku cyber bullying. Tentu saja kamu lebih cerdas dari itu dong, bisa memilih jadi pengguna media sosial yang baik dan tidak melakukan cyber bullying. Daripada terus-terusan main handphone, coba keluar deh sekali-kali dan berinteraksi sungguhan tanpa gawai di tangan.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES