Tanda Hubungan Kamu Baik-baik Saja dan Bisa Selamanya

05 Mei 2017
|Pristiqa Wirastami
Life
0SHARES

Kamu merasa dia yang sekarang sudah menjadi orang yang tepat untuk menjadi pendamping selamanya? Banyak hal yang telah mampu kalian lewati bersama akhirnya melahirkan banyak keyakinan bahwa memang dia orangnya. Tapi terkadang, keyakinan dalam hati saja tidak cukup. Harus ada pula hal-hal nyata yang bisa lebih meyakinkan jalan kalian berdua. Setidaknya kalau ada hal-hal ini, kamu boleh tenang. Tandanya hubunganmu dan dia baik-baik saja dan bisa selamanya.

1. Perdebatan karena hal-hal kecil tak lagi pernah terjadi

Dulu awal pacaran kamu sering sekali ngambek kalau dia lama membalas pesan. Padahal kamu sendiri tahu itu adalah jam-jam sibuknya tenggelam dalam pekerjaan. Kamu tetap egois dengan menuduhnya tak peduli karena mengabaikan pesanmu. Pertengkaran karena hal-hal remeh seperti ini pun dulu kerap mewarnai hubungan kalian.

Seiring berjalannya waktu dan semakin dewasa hubungan yang kalian jalin, kamu dan dia makin paham porsi masing-masing. Kalian memang sepasang kekasih, tetapi bukan berarti kamu atau dia berhak sepenuhnya ikut campur dalam urusan pasangan. Itulah mengapa kini pertengkaran karena hal-hal remeh sudah jarang sekali terjadi.

2. Kalau pun bertengkar, kamu dan dia selalu datang dengan kesepakatan baru

Meski pertengkaran karena hal kecil sudah jarang terjadi, bukan berarti hubungan kalian sama sekali bebas dari perdebatan. Adu argumentasi sesekali memang ada. Porsi masalahnya pun semakin ke sini semakin besar. Bukan lagi soal siapa yang harus menjemput saat akan pergi kencan, tapi ke masalah lain yang lebih prinsipil seperti pengambilan keputusan karir yang bisa menyangkut ke masa depan hubungan.

Hebatnya, kalian sudah sama-sama bijak menghadapi masalah yang ada. Seusai perdebatan yang alot, kalian selalu berhasil memunculkan kesepakatan baru. Nantinya ke depan, hal ini menjadi acuan agar masalah dan perdebatan yang sama tidak pernah terjadi lagi. Pertengkaran selalu bisa membawa kalian lanjut ke level hubungan yang selanjutnya.

3. Kamu dan dia sama sekali tak keberatan untuk memberi jeda kepada pasangan

Awal pacaran kamu dan dia kemana-mana selalu berdua. Rasanya untuk terpisah sebentar saja adalah hal yang paling sulit kalian lakukan. Di mana ada kamu, selalu ada dia. Dan begitu juga sebaliknya. Lalu akhirnya kalian sampai juga pada fase menjalin hubungan yang lebih selow. Walaupun punya pacar, tak masalah melakukan apa-apa sendiri.

Kamu dan dia tak lagi keberatan untuk memberi jeda pada pasangan untuk melakukan hal-hal yang memang dia inginkan untuk lakukan sendiri. Bukannya kepedulian kepada pasangan semakin memudar, tetapi memang rasa percaya yang semakin tinggi. Itulah mengapa kamu tak lagi khawatir berlebihan jika dia tidak berada di sisimu.

4. Perbedaan karakter bukan lagi jadi halangan, justru jadi penguat hubungan

Kata orang, perbedaan bisa membawa perpecahan. Termasuk dalam hubungan. Kalau kamu terlalu berbeda dengan pasangan, maka bisa dipastikan hubungan tak akan bertahan lama. Pendapat itu memang tidak salah, namun juga tidak selamanya benar. Perbedaan antara kamu dan dia yang bisa diatur dengan baik justru akan melahirkan hubungan yang semakin kuat. Dengan perbedaan yang ada, kalian bisa menjadi pasangan yang saling melengkapi. Toh dua pribadi yang terlalu sama juga akan gampang melahirkan kejenuhan dalam hubungan.

5. Ketika harus dipisahkan oleh jarak, kalian tak pernah merasakan khawatir berlebihan, jarak yang ada cukup dijalani saja

Hubungan yang semakin beranjak dewasa kadang harus siap juga dengan konsekuensi terpisahkan jarak ratusan bahkan ribuan kilometer. Demi masa depan berdua yang ingin disegerakan, kadang kamu dan dia harus mati-matian mengusahakan mimpi terlebih dahulu. Seperti persoalan karir yang membuat dia harus merantau, kamu pun kini tak lagi merengek berlebihan memintanya untuk tetap tinggal.

Kamu paham bahwa ini memang jalan terbaik yang harus kalian tempuh. Itulah mengapa meski kamu dan dia harus terpisahkan jarak, tak ada lagi khawatir berlebihan. Toh jarak hanya butuh untuk dijalani saja.

6. Kamu dan dia masing-masing sudah hafal kebiasaan pasangan di luar kepala. Tak ada lagi rentetan chat untuk bertanya "Lagi apa?"

Sekian lama bersama, secara tak sadar membuat kamu semakin hafal jadwal dan kebiasaan dia. Tanpa perlu menanyakan "Lagi apa?" kamu dan dia sama-sama tahu apa yang sedang dilakukan pasangan.

7. Obrolan tentang masa depan bukanlah topik yang berusaha kalian hindari. Kamu dan dia selalu tahu kemana akan melangkah

Masa depan meski masih jauh di depan mata, bukanlah menjadi topik yang kamu dan dia hindari. Dia selalu terbuka dengan kemungkinan apa yang bisa terjadi di masa depan. Rencana bagaimana hubungan kalian nanti pun sudah tersusun dengan matang. Tinggal bagaimana kalian sama-sama mengusahakan rencana tersebut.

Untuk mendapatkan hubungan yang akhirnya membuatmu yakin untuk melanjutkan memang tidak mudah. Kadang kamu harus melewati proses trial dan error sebelum pada akhirnya menemukan dia yang kamu yakini bisa hidup bersamamu selamanya. Kalau tanda-tanda ini belum juga ada dalam hubunganmu dan dia saat ini, mungkin ini saat yang tepat untuk saling interospeksi diri.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Pristiqa Wirastami
"For the sake of happines, I do writing."
0SHARES