Tanda Hubungan Jarak Jauhmu Layak Dipertahankan. Nggak Lagi Khawatir Buang Waktu Percuma

16 Juni 2018
|Pristiqa Wirastami
0SHARES

Tak pernah ada yang mudah dalam menjalankan hubungan jarak jauh. Kamu harus rela menjalani hari tanpa selalu ada kehadiran dia di sisi. Karena ada kalanya kamu dan dia harus terpisahkan oleh rentangan jarak, hingga terkadang saking jauhnya zona waktu kamu dan dia pun ikut berbeda. Menjalani hubungan jarak jauh juga berarti harus rela ada waktu di mana jemari tangan harus sementara kosong karena ruasnya tak diisi oleh genggaman tangannya.

Hubungan ini memang tentang bagaimana kamu dan dia berdamai dengan jarak. Itulah mengapa, menjalaninya tak akan pernah terasa mudah. Mereka yang dekat saja pasti memiliki rintangan dalam hubungan yang belum tentu bisa dilewati, apalagi kamu dan dia yang terpisahkan oleh ratusan bahkan ribuan kilometer.

Tapi bukan berarti menjalani hubungan jarak jauh terasa sangat mustahil. Semua kembali ke komitmen yang kamu dan dia buat di awal hubungan berjalan. Paling tidak kalau hubungan jarak jauhmu memiliki tanda-tanda ini, setidaknya dia yang jauh di sana layak diperjuangkan sampai nanti.

1. Rasa cemburu sesekali memang ada, tapi bukan alasan buat kamu dan dia untuk tidak saling percaya

Rasa cemburu dalam hubungan terkadang seperti noda membandel yang menempel di pakaian, sulit sekali dihilangkan. Meski sudah berusaha santai, rasa cemburu tetap ada. Tak perlu khawatir, hal itu sangat wajar terjadi dalam sebuah hubungan. Toh terkadang sesekali cemburu memang perlu, untuk membuktikan seberapa jauh kamu peduli pada pasanganmu.

Namun meski cemburu kerap mewarnai hubungan jarak jauh kamu dan dia, hal itu tak pernah jadi alasan untuk menghilangkan rasa percaya kepada pasangan. Kepercayaan bagi kamu dan dia tetap yang utama, meski rasa cemburu kadang datang mendera.

2. Kamu dan dia sudah berada pada level pemahaman yang sama, bahwa perhatian dari pasangan bisa datang dalam bentuk apa saja

Seringkali pasangan jarak jauh didera kekhawatiran apakah pasangan yang jauh di sana bisa memberikan perhatian layaknya pasangan yang berada dalam satu kota? Kalau kamu dan dia masih mengkhawatirkan soal hal itu, mungkin hubungan jarak jauhmu nantinya tak akan pernah berhasil. Karena dengan adanya kekhawatiran yang muncul tersebut artinya kamu dan dia belum bisa mengapresiasi bentuk perhatian kecil namun berarti.

Sementara itu, hubungan jarak jauh kalian akan masuk kategori aman jika kamu dan dia sudah memiliki level pemahaman yang sama tentang arti sebuah perhatian, sekecil apapun itu. Kamu paham mengucapkan selamat ulang tahun di tengah malam lewat video call adalah bentuk perhatian nyata dari dia. Meski tak sedang bersama, paling tidak dia berusaha menghadirkan sosoknya di dekatmu. Bukan mengharapkan perhatian dari dia dengan dia harus datang ke tempatmu tepat di hari ulang tahunmu. Sebab mungkin hal-hal seperti itu tak selalu bisa terlaksana jika kamu dan dia terpisah jarak.

3. Kalian sama-sama mau memupuk kesabaran, hingga waktu bertemu datang

Tak ada lagi rengekan manja meminta bertemu yang kamu atau dia lontarkan setiap saat. Rindu memang ada dan terkadang membuncah tak tertahan, namun kamu dan dia mampu menjalaninya dengan sabar. Kamu dan dia sama-sama tahu bahwa di tempat masing-masing sekarang ada hal penting lainnya yang sedang kalian perjuangkan. Berjuang dalam hubungan tak melulu soal memperjuangkan cinta saja, tapi juga hal lain yang menjadi penunjang hubungan kalian nantinya.

4. Tak ada kalimat "Jalani aja dulu", banyak hal yang sudah dirancang lebih dulu

"Kita jalani aja dulu," haram terlontar dalam hubungan yang punya masa depan. Bukan berarti kamu dan dia terlalu kaku dalam menjalani hubungan. Meski terkadang dibalut dengan santai, tetapi ada hal-hal besar yang sudah kalian susun rencananya di masa depan.

5. Komitmen dipertahankan mati-matian, sampai nanti tiba waktunya jarak tak lagi jadi halangan

Komitmen jelas memegang peranan penting dalam hubungan jarak jauh kamu dan dia. Komitmen dibuat memang untuk dijalani, bukan diingkari. Hingga nanti tiba waktunya jarak tak lagi jadi halangan, kamu dan dia telah siap dengan komitmen baru yang lebih dewasa.

Banyak orang memang meragukan keberhasilan dalam sebuah hubungan jarak jauh. Tapi hanya karena banyak orang yang memandang sebelah mata, bukan berarti hubungan jarak jauh tak pernah bisa berhasil. Alih-alih kisah kegagalan yang banyak diumbar, nyatanya tak sedikit pula mereka yang berhasil menjalani hubungan jarak jauh hingga menikah. Bahkan yang sudah menikah pun ada pula yang masih terpisahkan oleh jarak.

Ini semua hanya tentang sudut pandang bagaimana kamu melihat jarak. Apakah kamu melihat sebagai penghalang atau sebagai hal yang hanya perlu diakrabi saja. Semua kembali lagi ke kamu.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Pristiqa Wirastami
"For the sake of happines, I do writing."
0SHARES