Suka Mencabuti Rambut? Jangan-jangan Kamu Mengidap Trikotilomania!

unsplash.com

Sering mencabuti rambut bercabang adalah hal yang wajar. Apalagi jika mahkota rambutmu ini kebetulan panjang. Tapi jika ini jadi kebiasaan, ada kemungkinan kamu mengidap gangguan psikis, yakni Trikotilomania.

Trikotilomania itu adalah gangguan mental di mana penderitanya selalu terdorong untuk mencabuti rambut. Biasanya, dorongan ini muncul di kala si penderita dalam tekanan. Katanya, beberapa penderita mengatakan bahwa mereka cenderung sering mencabuti rambut saat sedang bosan dan kesepian.

Gangguan mental ini sering nggak disadari oleh para penderitanya. Awalnya kebanyakan orang berasumsi pusing akan hilang jika kita mencabut rambut tepat di titik sakitnya. Mulai dari situ, bakalan ada sensasi ketagihan buat mencabuti rambut. Nggak heran kalau penderitanya kebanyakan akan mengalami kebotakan dini. Trikotilomania ini juga memiliki beberapa fakta menarik yang perlu kamu tahu, guys!

1. Hobi mencabuti rambut walaupun tangan pegal

pexels.com

Fakta pertama dari penderita Trikotilomania adalah seseorang yang hobi bahkan addicted untuk mencabuti rambut. Nggak cuma rambut di kepala, tapi juga terobsesi untuk mencabut rambut di alis, bulu mata dan bagian yang ditumbuhi rambut lainnya.

2. Stres jadi salah satu faktor utamanya

pexels.com

Para dokter dan psikolog setuju bahwa stres dan tekanan menjadi salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap seseorang untuk mengalami gangguan Trikotilomania ini. Umumnya, kegiatan mencabuti rambut ini terjadi untuk meredakan stres dan kecemasan berlebih.

3. Trikotilomania bisa muncul karena faktor genetik

pexels.com

Gangguan Trikotilomania ini ternyata bisa diturunkan dari orang tua. Banyak bukti kasus yang menunjukkan bahwa orang tua yang mengidap gangguan ini, berpotensi tinggi untuk menurunkan gangguan yang sama kepada anak maupun cucunya kelak.

4. Kebanyakan dari pengidap Trikotilomania adalah wanita
pexels.com

Kebanyakan, pengidap gangguan ini adalah wanita. Masih belum diketahui pasti, kemungkinan hormon wanita lah yang memberi peran tinggi di balik fenomena ini. Wanita yang menderita gangguan Trikotilomania banyak yang mengisolasi diri sendiri hingga mengenakan wig untuk menutupi kebotakan karena hal ini.

5. Nggak cuma rambut, semua yang berbulu bakal jadi sasaran
pexels.com

Nggak cuma rambut di kepala, penderita Trikotilomania ini bakalan ketagihan untuk mencabuti rambut yang tumbuh di tubuhnya. Bukan cuma rambut kepala, tapi juga alis hingga bulu ketiak.

6. Memainkan hasil rambut yang dicabut

pexels.com

Biasanya, penderita Trikotilomania ini bakalan senang dan puas ketika rambut buruannya berhasil dicabut. Rambut keriting kaku, kering, bercabang atau daerah kulit kepala berjerawat jadi area buruan ini. Mereka bakalan puas kalau akar rambutnya keangkat. Biasanya, mereka akan bermain dengan rambutnya tersebut. Bisa jadi dimakan, dipelintir dan sebagainya.

7. Model Angel Sara Sampaio adalah salah satu penderita Trikotilomania

hollywood.com

Salah satu super model kenamaan sekelas Victoria’s Secret Angel Sara Sampaio menderita gangguan ini. Gangguan yang diderita Sampaio ini adalah mencabuti rambut alisnya. Sampaio memaparkan dirinya terkena gangguan ini sejak usia 15 tahun. Ia sangat menikmatinya, apalagi saat menonton Tv atau membaca buku. Sampai waktu diwawancarai, dia jujur bahwa dirinya berusaha untuk tidak menyentuh rambut alisnya.

8. Siasat penderita untuk berfikir positif

pexels.com

Ternyata, ada penelitian yang menyatakan bahwa para penderita Trikotilomania ini mencabuti rambut untuk membantunya berpikir positif. Selain itu, cara ini membantunya menghilangkan rasa takut, stres, bosan dan cemas.

9. Perasaan puas yang tak terkira
pexels.com

Para penderita gangguan ini akan merasakan kepuasan luar biasa saat rambut incarannya dicabut. Banyak juga yang jeli mencari rambut yang diincarnya di antara tumpukan helai rambut yang masih sehat. Biasanya yang kayak gini sudah ada di level expert.

10. Bisa disembuhkan dengan terapi
pexels.com

Gangguan Trikotilomania ini bisa disembuhkan dan dikontrol dengan bantuan psikiater, obat maupun terapi sendiri. Psikiater biasanya akan memberikan terapi. Bisa jadi hypnosis hingga memberikan penderitanya obat antidepresan.

Sementara itu untuk terapi sendiri, penderita diminta untuk melakukan banyak kegiatan yang membuatnya lupa akan rambut. Bermain squishy, menulis, melukis dan yang memerlukan fokus tinggi bisa membuat penderitanya lupa sesaat.

Mencabut rambut itu nggak selamanya lumrah. Ternyata, keseringan melakukan kebiasaan ini jadi tanda jika kamu mengidap sebuah gangguan kejiwaan. Pastinya, hal ini akan merugikan diri sendiri dan sekitarmu. Maka dari itu yang merasa memiliki gangguan ini, bisa langsung konsultasi ke psikiater. Niatkan untuk berhenti mencabuti rambut sebelum botak.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Viral Pernyataan ‘Papua Tanah Israel Kedua’ Kemendagri Panggil Sekda Hery! | Keepo.me

Viral Pernyataan ‘Papua Tanah Israel Kedua’ Kemendagri Panggil Sekda Hery! | Keepo.me

Tips Cerdas dalam Time Management Ini Bikin Pikiran Jadi Lebih Sehat

Tips Cerdas dalam Time Management Ini Bikin Pikiran Jadi Lebih Sehat

Gila! Penjajahan Gaya Baru! Amerika Serikat Berencana Membeli Greenland! | Keepo.me

Gila! Penjajahan Gaya Baru! Amerika Serikat Berencana Membeli Greenland! | Keepo.me

7 Pesan Moral yang Bisa Dipetik dari Nonton Sinema Azab

7 Pesan Moral yang Bisa Dipetik dari Nonton Sinema Azab

5 Goyangan yang Hebohkan Panggung Dangdut Tanah Air | Keepo.me

5 Goyangan yang Hebohkan Panggung Dangdut Tanah Air | Keepo.me

7 Phobia yang Disebabkan dan Berhubungan dengan Cinta

7 Phobia yang Disebabkan dan Berhubungan dengan Cinta

loading