Sering Muncul di Bursa Lowongan Kerja, Apa Sih Pekerjaan Account Executive Sebenarnya?

23 Februari 2018
|Chandra W.

Perkembangan zaman selalu berpengaruh terhadap berbagai hal, termasuk pekerjaan. Banyak sekali lowongan kerja yang mencantumkan nama pekerjaan baru yang mungkin pada tahun 2000 awal saja jarang dijumpai. Misalnya, Mobile Developer, Social Media Strategist, dan Account Executive.

Ngomongin Account Executive atau biasa disingkat AE, kamu pasti sering kan melihat lowongan ini di bursa kerja? Sebelum yakin melamar, ketahui dulu bagaimana deskripsi pekerjaan AE. Seperti ini nih guys.

1. Secara garis besar, AE bertugas mencari klien dan menjalin hubungan baik dengan klien perusahaan untuk menghasilkan kerangka kerja sama yang saling menguntungkan

Aktivitasnya berhubungan erat dengan kehumasan (Public Relation/PR) dan pemasaran (Sales/Marketing). Pendapatan perusahaan bergantung salah satunya pada kelihaian AE mendapatkan klien yang potensial dan memberikan benefit yang sama besarnya dengan apa yang bisa ia tawarkan dari perusahaan tempatnya bekerja.

2. Lebih spesifiknya, pekerjaan AE berbeda-beda juga tergantung dari jenis industri tempatnya bekerja

Misalnya di media seperti televisi dan radio, seorang AE harus bisa mendapatkan klien untuk mengisi spot iklan dengan harga yang menguntungkan bagi perusahaannya. Di luar industri media dan periklanan, tugas AE pada umumnya adalah memonitor sales, membuat rencana promosi, dan memastikan target penjualan tercapai.

3. Enaknya jadi AE, kerjanya nggak selalu di kantor

Kalau kamu tipe orang yang mudah bosan menghadapi laptop atau bekerja di satu tempat yang sama delapan jam sehari dan lebih senang berinteraksi dengan orang-orang baru dan berorientasi pada target, kamu cocok jadi AE. Kenapa? Karena AE memang lebih banyak bekerja di luar kantor. Kerjaannya janjian dan bertemu dengan klien, pasti di luar kantor dong. Bisa di kafe, restoran, bahkan ke luar kota. Seru banget kan?

4. Nggak enaknya, targetnya pasti sangat besar

Mungkin kamu pada awalnya menikmati mobilitas yang sangat tinggi dan menikmati nggak harus ke kantor tiap hari. Tapi ingat, meskipun ke luar kantor, pikiranmu bisa saja terbebani oleh target perusahaan yang sangat tinggi. Kamu adalah kunci perusahaan. Jadi nggak bisa senang-senang dan santai saja.

5. Meskipun targetnya tinggi, kalau tercapai bonusannya juga setimpal

Pekerjaan yang sedemikian menuntut juga pasti memberikan hasil yang seimbang. Belum lagi bonusannya. Kalau kamu sebagai AE bisa deal project dengan klien yang menguntungkan perusahaan dan semuanya berjalan lancar, dijamin atasan senang, perusahaan nggak sayang memberikan bonus dalam jumlah besar.

6. Kepingin jadi AE? Ini skill yang wajib kamu kuasai

Tertarik setelah membaca penjelasan di atas? Ingin bersiap melamar sebagai AE? Skill yang wajib dimiliki AE adalah skill komunikasi, negosiasi, persuasi, manajerial dan kepemimpinan. Iya, kamu harus bisa semua. Caranya? Paling mudah adalah dengan menjadi orang yang lebih supel dari kamu sekarang. Selain itu kamu juga harus rela mengorbankan kebersamaan dengan orang terdekat karena AE nggak punya hari libur Sabtu-Minggu seperti orang bekerja pada umumnya. Semua jadwal tergantung pada klien.

7. Terakhir, perusahaan selalu mencari AE dengan syarat ‘penampilan menarik’

Sebagai representasi perusahaan, kamu akan dinilai bukan sebagai pribadi sendiri tapi cerminan nilai-nilai yang dijunjung di perusahaan. Makanya seorang AE harus berpenampilan menarik. Menariknya seperti apa? Nggak serta-merta harus cantik atau ganteng juga kok. Yang penting rapi, bersih, dan tahu menempatkan diri.

Gimana? Semakin berminat menjadi AE? Buruan hunting pekerjaan di bursa lowongan kerja terdekat. Semoga sukses!

 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
SHARES