Sering Menghadapi Penolakan? Coba Cek Lagi, Jangan-Jangan Kamu Punya 5 Sifat Ini!

12 Mei 2018
|M.A
1SHARES

Semua orang pasti tidak ingin ditolak, begitu pun juga dengan kita sebagai manusia yang berkarir mengejar impian. Namun, sayangnya meraih impian itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sering kali kita mengalami sakit hati karena mendapatkan hasil yang tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Penolakan dan kegagalan telah menjadi makanan kita sehari-hari. Kita sudha terlampau akrab dengan penolakan hingga mereka tampaknya dapat menjadi daftar panjang dalam riwayat hidup kita.

Tapi, apa sih penyebabnya sampai kita begitu 'berprestasi' di bidang penolakan? Yuk simak jawabannya di bawah ini.

1. Tidak peka

Kepekaan, kepedulian, mengerti situasi dan kondisi yang tepat untuk menyampaikan pendapat dan memanfaatkan peluang yang ada adalah sesuatu yang tidak diajarkan di sekolah kita dulu. Sulit memang untuk mengetahui kapan kita harus peka dan tindakan apa yang harus kita lakukan pada situasi tertentu. Pekerjaan dan karir juga menunjukkan betapa pentingnya kepekaan. Kapan saat yang tepat untuk menyampaikan pendapat, dan cara yang baik untuk menyampaikannya adalah hal yang harus kita pelajari agar tidak menyinggung pihak-pihak tertentu di lingkungan kerja kita.

2. Belajar hanya terjadi di Sekolah

Seringkali kita merasa bahwa setelah sekolah sampai kuliah dan lulus, maka proses belajar berhenti. Kenyataannya, setelah lulus pun masih banyak yang harus dipelajari demi mencapai impian yang kita inginkan. Jika kita berhenti belajar, kita pun akhirnya tertinggal dan proses mencapai impian kita berhenti di tengah jalan. Karena itu, mereka yang 'berhenti belajar' setelah usai sekolah, biasanya akan lebih kerap menghadapi kegagalan dan penolakan.

3. Anti sosial

Manusia adalah makhluk sosial. Sudah menjadi dasar bahwa untuk bisa bertahan hidup, manusia membutuhkan satu sama lain. Dasar dari sifat tersebut adalah karena tidak ada manusia yang sempurna. Talenta yang baik pun tidak akan ada gunanya jika akhirnya masyarakat tidak dapat merasakannya. Toleransi dan pikiran yang terbuka mampu membuat kita menjadi orang yang sosial sehingga masa depan kita menjadi lebih cerah. Oleh karena itu, masuklah ke organisasi-organisasi yang dapat membangun karir kalian.    

4. Enggan untuk bertindak secara nyata

Teknologi berkembang dengan sangat cepat. Seiring dengan majunya perkembangan zaman, berbagai macam fitur untuk berkomunikasi semakin banyak mulai SMS sampai akhirnya video call. Sayangnya, berkembangnya teknologi mempengaruhi mental seseorang. Dengan adanya fitur seperti chat, video call, seseorang menjadi takut menghadapi situasi tertentu. Ada kalanya mereka justru cenderung lebih suka menyelesaikan sesuatu dengan menulis teks di sosial media dan dikirim ke seseorang secara pribadi.

Ironisnya, hal itu tidak menyelesaikan masalah. Karena itu, keengganan untuk menyelesaikan persoalan secara langsung ini menjadi salah satu penyebab kita begitu sering menerima penolakan. Ingat, sehebat apapun perkembangan teknologi, kehidupan terjadi di dunia nyata, bukan maya.

5. Main aman

Istilah ini sudah awam di telinga kita tentunya. Main aman adalah sesuatu yang kerap membuat kita tidak bisa berkembang. Berada di tempat yang sama membuat kita meraih hasil yang sama pula. Efek dari tindakan ini adalah saat kita tua nanti kita akan berpikir “Lho, nggak kerasa ya? Sudah 10-20 tahun aku di tempat yang sama dan apa saja yang sudah aku lakukan selama ini?” Kita pun menyesal di hari tua nanti dan berpikir kenapa kita tidak melakukan hal-hal yang ingin kita lakukan sewaktu muda.

Nah, sekarang coba perhatikan lagi diri kamu sendiri, apakah kamu memiliki kelima hal di atas? Jika jawabannya iya, jangan berkecil hati dulu. Manusia selalu bisa belajar dan beradaptasi kok. Kita selalu dapat mengembangkan diri dan meredefinisi diri kita sendiri. Ingat, hindari kelima hal di atas ya kalau kalian ingin lebih banyak menerima keberhasilan alih-alih kegagalan dan penolakan.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
M.A
"While you still have idealism, fight for it!"
1SHARES