Selain Full Action, Ternyata Infinity War Juga Mengajarkan 6 Filosofi Hidup Ini

21 Juni 2018
|Reza Pratama
0SHARES

Sudah nonton Infinity War? Pastinya sudah dong yah? Secara kan film ini memang menjadi yang paling fenomenal tahun ini. Mulai dari anak-anak sampai para yangg lanjut usia pun ikut hanyut dengan keseruan film Infinity War. Film yang berisikan para superhero dari Marvel ini memang menjadi film yang paling dibicarakan beberapa waktu kemarin.

Meski gaungnya sudah mulai luntur, tapi nggak ada salahnya bahas soal film ini lagi. Tapi bukan soal pemain atau settingnya, kali ini akan dibahas soal filosofi di balik film ini. Selain full action antara kubu superhero melawan kubu Thanos, ternyata ada beberapa pelajaran yang bisa kita petik dari film ini. Apa aja ya kira-kira?

1. Sekuat apapun, kita tetap butuh yang namanya teman

Infinity War memperlihatkan para superhero berjuang demi menyelamatkan bumi. Sekuat apapun superhero, tetap butuh yang namanya bantuan. Salah satu contohnya Thor yang merupakan superhero terkuat di film ini. Ia tak bisa melawan Thanos hanya dengan tangan kosong. Namun, dengan bantuaan rekan-rekannya, akhirnya Thor pun bisa membuat sebuah senjata dengan kekuatan yang mahadasyat. Senjata bernama Stormbreaker inilah yang akhirnya bisa melukai Thanos. 

Hal itu pun terjadi di kehidupan kita sehari-hari. Kita tidak akan bisa berbuat apa-apa jika hidup tanpa bantuan orang lain. Karena sejatinya, hidup adalah saling membutuhkan. 

2. Setiap orang memiliki kelebihan masing-masing

Sebagaimana yang kita tahu, Avengers adalah kelompok superhero yang terdiri dari orang-orang kuat yang memiliki kekuatan khas masing-masing. Iron Man dengan kostum bajanya, Thor dengan kekuatan petirnya, Doctor Strange dengan kekuatan sihirnya, dan masih banyak lagi. Walaupun memiliki kekuatan masing-masing, tetapi tak ada yang saling iri dengan kekuatan temannya. Justru mereka saling melindungi dan menyerang dengan kelebihan masing-masing. 

Sama halnya dengan kehidupan kita yang setiap orang memiliki kelebihan masing-masing. Jangan dilihat dari luarnya, karena kita tak pernah tau apa kelebihan setiap orang yang pernah kita temui. 

3. Menuruti rasa amarah bisa menggagalkan segalanya

Hidup memang tak selalu dipenuhi dengan kebahagiaan. Ada amarah, ada juga rasa kekecewaan. Hal ini lah yang dialami Atar Lord alias Peter Quill yang menggagalkan rencana para superhero lain untuk mengalahkan Thanos hanya karena tidak bisa menahan rasa emosi saat tau kekasihnya mati. Alhasil kemenangan yang sudah terlihat di mata, harus pupus karena amarah yang meluap. Kegagalan inilah yang membuat para superhero lain terkena imbasnya. 

4. Terkadang kita harus mengorbankan sesuatu untuk hal yang jauh lebih baik

Untuk bisa mendapatkan Soul Stone, Thanos dengan berat hati harus mengorbankan orang yang paling ia sayang demi mandapatkan batu kuning tersebut. Meski terasa berat dan meneteskan air mata, tetapi ia berani mengambil risiko tersebut demi sesuatu yang sesuatu ia anggap akan lebih baik untuk semua orang ke depannya.  

Dalam hidup, kita tak akan selamanya akan dikelilingi oleh orang yang kita cintai. Karena suatu saat orang-orang yang kita cintai akan meninggalkan kita satu-persatu. Jika hal ini terjadi, berlarut-larut dalam kesedihan bukanlah solusi yang membuat diri kita kuat. Kita harus merekalan mereka yang kita cintai demi menjalani hidup yang lebih baik.

5. Hidup tak selalu berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan

Infinity War membuktikan ternyata tak semua cerita harus berakhir dengan manis. Meski sudah berjuang sekuat tenaga, jika takdir memilih untuk kalah, maka tak banyak yang bisa dilakukan. Salah satu hal yang perlu dilakukan saat hidup tak sesuai dengan apa yang kita inginkan adalah dengan pasrah dan mengikhlaskan segalanya, karena Tuhan selalu memiliki cara yang tak pernah kita duga-duga sebelumnya. 

6. Pantang menyerah meski banyak hambatan menghadang

Thanos bersama Black Order berusaha untuk mengumpulkan Infinity Stone satu persatu demi sebuah tujuan yang mereka impikan. Tetapi untuk mencapai itu semua, Thanos dan pasukannya mendapat banyak rintangan dan hambatan. Dan selalu harus ada yang dikorbankan demi impian tersebut.

Alhasil dengan tekad yang kuat dan pantang menyerah, akhirnya Thanos pun bisa mengumpulkan keenam Infinity Stone demi tujuannya menciptakan kesejahteraan dan kedamaian di alam semesta, meski dengan cara yang licik dan kejam.  

Itulah beberapa filosofi hidup yang bisa kita petik dari film Infinity War. Tak hanya dari para superheronya saja, bahkan pelajaran hidup pun bisa kita dapat dari penjahat, yakni Thanos. Karena segala sesuatu yang buruk pun pasti ada hikmahnya. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Reza Pratama
"Drangan Trakioiot"
0SHARES