Selain Acara Dahsyat, 7 Acara Ini Juga Ditegur dan Diberhenti Tayangkan Oleh KPI

03 April 2017
|Setia Ningrum
0SHARES

Tayangan televisi itu seharusnya memiliki kualitas yang dapat mendidik secara nilai dan moral. Namun sayang, kini banyak tayangan televisi yang lebih mencari keuntungan semata. Dengan demikian, isi konten dari acara yang diciptakan para stasiun televisi ini semata-mata hanya untuk meningkatkan rating saja. Jadi, banyak konten yang gak dipikirkan baik-baik. Oleh karena itu, banyak pula dari acara televisi ini dicekal atau ditegur oleh KPI (Komisi Penyiaran Indonesia).

Bahkan dari teguran itu membuat acara tersebut diberhentikan penayangannya. Banyak hal yang menyebabkan tayangan di beberapa stasiun televisi ditegur dan diberhentikan. Nah, belum lama ini acara Dahsyat kabarnya ditegur dan diberhentikan sementara penayangannya. Kabarnya sih acara Dahsyat melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Tapi, selain acara Dahsyat ternyata sebelumnya juga ada nih beberapa acara televisi yang senasib dengan Dahsyat. Apa aja acaranya? Langsung aja kepoin!

1. Extravaganza

Acara komedi yang terkenal pada tahun 2004 ini, dulu berhasil menghibur para penikmat TV. Komedi show yang dibawakan oleh Aming, Tora, dan lainnya ini berhasil menarik rating tinggi saat itu. Namun sayang, acara komedi satu ini harus diberhentikan penayangannya oleh KPI. Alasan diberhenti tayangnya acara Ekstravaganza ini dikarena guyonan yang dibawakan Aming dkk ini dinilai terlalu vulgar. Oleh karena hal itu, pada akhirnya acara ini harus vakum untuk beberapa waktu. Namun, setelah beberapa tahun berlalu stasiun televisi yang menciptakan acara komedi ini membuat acara komedi baru dengan mengusung nama yang tidak jauh dari ekstravaganza. Tapi, acara itu tidak sebagus ekstravaganza yang dulu. Mungkin belum ada acara yang cocok untuk menggantikan ekstravaganza di mata para penonton.

2. Dunia Lain

Acara yang satu ini pasti kamu semua masih ingat kan? Acara yang bertemakan mistis dan horror ini juga banyak mendapatkan perhatian pada saat itu. Acara yang selalu ditayangkan saat malam hari ini cukup mendapatkan rating yang tinggi, mungkin karena acara horror yang menayangkan uji nyali di tempat angker ini disiarkan secara live. Namun sayang, salah satu episode uji nyali di Lawang Sewu kabarnya membuat salah satu pesertanya meninggal dunia karena alasan yang tidak jelas. Nah, dari hal tersebutlah menyebabkan acara horror satu ini harus diberhentikan. Acara ini jadi menimbulkan penilaian KPI akan membuat masyarakat ketakutan akan hal-hal mistis. Tapi tak berapa lama setelah acara Dunia Lain diberhenti tayangkan, stasiun televisi Trans TV membuat acara yang bertemakan sama hanya namanya diganti Bukan Dunia Lain. Walaupun masih di payung horror, acara baru ini jelas berbeda dengan yang sebelumnya. 

3. Empat Mata

Talk Show yang dibawakan Tukul Arwana dengan khasnya yang selalu bilang “Kembali Ke Laptop” ini juga mendapatkan teguran keras dari KPI. Padahal acara ini banyak menarik perhatian publik. Mungkin karena talk show yang dibawakan Tukul Arwana ini sangat ringan dan fun. Namun sayang, acara Empat Mata ini dinilai mengandung kalimat-kalimat yang tidak sopan di beberapa episodenya. Bahkan KPI menilai terdapat bumbu seks yang tidak patut ditayangkan. Karena itulah beberapa pemirsa di rumah ada yang melaporkan episode-episode tersebut dan langsung diusut oleh KPI. Setelah itu, acara ini diberhenti tayangkan. Namun, lagi-lagi muncul acara serupa dengan nama yang pastinya sedikit berbeda yaitu Bukan Empat Mata. 

4. YKS

Berawal dari acara sahur, YKS (Yuk Kita Sahur) banyak mendapatkan perhatian para penontonnya. Dari keberhasilan di bulan Ramadhan itulah, acara ini dilanjutkan untuk acara di hari biasa dengan mengusung nama Yuk Keep Smile. Acara YKS (Yuk Keep Smile) ini tidak beda jauh dengan acara sebelumnya. Cuma waktunya aja yang lebih sore di banding sebelumnya yang selalu ada di setiap sahur. Namun, semakin lama acara YKS yang selalu memperlihatkan jogetan ala Caesar ini makin tidak jelas kontennya. Puncak diberhentikannya acara ini disebabkan karena episode yang dinilai menghina salah satu tokoh legendaris Benyamin S. Di episode 20 ini, Caesar dihipnotis agar melihat seekor anjing yang disangka sebagai Benyamin S. Hal tersebut menuai permasalahan dari para penggemar dari tokoh betawi tersebut. Laporan tersebut sampailah ditelinga KPI. Dan akhirnya KPI memutuskan untuk memberhentikan acara tersebut.

5. Hitam Putih

Acara yang dipandu oleh Deddy Corbuzier ini juga menuai kontroversi. Kabarnya, acara ini memang tidak diberhenti tayangkan, namun hanya mendapat teguran dari pihak KPI. Teguran tersebut dilayangkan lantaran ada sebuah episode yang membahas tentang kasus isu suap Hakim Agung. KPI menilai bahasan Hitam Putih saat itu berkesan mencemarkan nama baik seseorang. Kabarnya KPI memberikan peringatan jikalau laporan yang diterima KPI tentang acara Hitam Putih benar, pihak KPI gak segan-segan memberhenti tayangkan acara ini. Selain masalah hal tersebut, selaku pemandu acara ini yaitu Deddy pernah menyatakan bahwa Hitam Putih telah berakhir. Alasan yang dikatakan Deddy pada postingan FBnya saat itu dikarenakan Hitam Putih kalah rating dengan acara lain. Namun setelah pernyataan Deddy tersebut, Hitam Putih masih tayang walaupun dengan konsep yang sedikit berbeda.

6. Pesbukers

Acara yang mengusung tema komedi ini juga kabarnya sempat ditegur oleh KPI. Teguran tersebut dilayangkan Pesbukers lantaran beberapa lawakan di Pesbukers kurang berkenan ditayangkan di TV atau bisa dikatakan melanggar peraturan yang dibuat KPI. Banyak hal yang kabarnya sudah ditegur oleh KPI bahkan laporan tersebut diadukan oleh beberapa netizen. Namun, KPI masih memberikan teguran saja ke pesbukers. Salah satu alasan KPI menegur Pesbukers adalah perkataan yang tidak layak dari salah satu artis dalam acara tersebut. KPI menilai kata-kata tersebut tidak layak dan tidak mendidik. Oleh karena itu, KPI banyak menegur Pesbukers lantaran banyak menggunakan dan mengisi konten yang tidak mendidik.

7. OVJ

Selain acara Dahsyat, acara lainnya yang juga diberhentikan KPI adalah OVJ atau Opera Van Java. Acara yang saat itu digawangi oleh Parto, Sule, Andre Taulani, Nunung, dan Azis Gagap ini banyak menarik perhatian para penikmat acara komedi. Namun sayang, lawakan yang dibawaka Sule dkk ini berbuah pahit. Lantaran dinilai lawakannya tidak mendidik dan tidak patut, KPI akhirnya menegur acara OVJ ini. Apalagi, saat ditegur acara OVJ sedang dalam tema bulan Ramadhan, oleh karena itu KPI mendapatkan banyak laporan bahwa lawakan dan beberapa kontennya tidak sesuai dengan peraturan. Kabarnya teguran tersebut juga yang membuat Sule putus kontrak dengan OVJ. Sebelumnya, selain KPI, acara OVJ ini juga pernah diprotes oleh Organisasi Perawat Indonesia, dikarenakan ada adegan yang di nilai melecehkan perawat. 

Mungkin teguran atau diberhenti tayangkan acara tersebut oleh KPI menjadi pelajaran untuk para stasiun televisi lainnya. Sejatinya kita tahu sendiri bahwa TV merupakan salah satu media informasi. Maka dari itu, konten yang diusung di setiap acara TV itu harusnya berisikan nilai dan moral serta mendidik para penikmatnya. Kini mungkin media informasi gak Cuma TV aja, tapi TV masih menjadi media favorit orang Indonesia. Namun sayangnya, beberapa acara di TV saat ini masih jauh dalam kata mendidik. Banyak munculnya acara-acara yang mungkin secara tidak langsung bisa membentuk pola pikir anak zaman sekarang untuk berbuat yang tidak seharusnya. Mungkin hal tersebut bisa dihindari asal ada peran dari orang tua untuk menyaring informasi yang diberikan TV saat ini.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Setia Ningrum
"bernapaslah selagi bisa"
0SHARES