Sedang LDR? Kalau 10 Kalimat Ini Terlontar Saat Berantem, Kalian Harus Lekas Ketemu!

19 November 2017
|Pristiqa Wirastami
0SHARES

Nggak ada yang bilang menjalani LDR itu mudah. Kalau dibandingkan hubungan yang sekota, cobaan dalam LDR bisa berkali-kali lipat. Tapi kalau sudah mampu menjalani dan melewati hubungan ini, rasanya cobaan apapun dalam hubungan terasa mudah untuk dijalani. Tapi di balik keberhasilan pasangan-pasangan LDR, ada pertengkaran ini yang kerap mewarnai hubungan. Sebenarnya ini jadi tanda kalau kamu dan dia saling rindu, tapi malah tertutup emosi yang tak tertahankan.

1. "Kok kamu sibuk terus sih?"

Inginnya diperhatikan pacar, tapi kesibukannya di sana juga tak bisa ditinggalkan. Kamu pun jadi merasa diabaikan olehnya. Padahal kamu sendiri juga tahu kalau pekerjaannya terkadang memang cukup berat. Tapi yang namanya rindu, kamu jadi suka uring-uringan sendiri. Kesibukannya pun jadi kambing hitam.

2. "Udah lupa ya kalau punya pacar disini?"

Lagi-lagi kalau dia lama tak membalas pesanmu, kamu sudah menuduhnya macam-macam. Padahal aslinya kamu cuma rindu dan ingin mendengar suaranya atau melihat wajahnya meski hanya sebatas di layar ponsel.

3. "Pentingin aja itu urusanmu terus. Aku nggak usah dianggep,"

Kehidupan dia dan kamu sebenarnya tak hanya urusan kerja atau pendidikan saja. Memang dua hal ini yang sering menjadi penyebab utama kalian harus LDR. Tapi di masing-masing domisili, kamu dan dia juga tentunya punya kehidupan sosial masing-masing. Makanya wajar kalau kadang dia memilih bertemu dengan teman-temannya sebentar sebelum menghubungi kamu. Tapi karena rindu yang sudah memuncak, hal-hal ini jelas jadi pemicu pertengkaran.

4. "Nggak jadi video call lagi? Ya udah nggak usah hubungin aku!"

Bilangnya sih nggak mau dihubungin lagi, tapi aslinya berharap pasangan mau meminta maaf dan mencoba balik menghubungi untuk memperbaiki keadaan.

5. "Susah banget sih dihubungi. Sengaja menghindar?"

Padahal belum tentu karena dia tak mau menanggapi saat kamu menghubungi. Bisa saja karena dia ketiduran atau memang tak ada sinyal untuk membalas. Tapi pikiranmu sudah keburu negatif saja.

6. "Terserah deh kamu mau jadi pulang apa enggak. Nggak ketemu juga udah bodo amat!"

Rencana kepulangan pasangan kadang sudah disusun dengan matang. Tanggal dan tiket keberangkatan pun sudah disiapkan. Tapi tak pernah ada yang tahu kalau rencana bisa berubah. Sementara kamu sudah berharap sekali untuk bertemu, kamu dan dia harus menunda pertemuan. Hal yang bisa kamu lakukan kemudian cuma bisa kecewa dan emosi sendiri.

7. "Bilang aja terus nggak punya waktu,"

Karena LDR adalah gudangnya salah paham. Pertengkaran semacam ini akan sering dihadapi kalian yang menjalani LDR.

8. "Kenapa sih aku nggak boleh ke sana? Kamu nyembunyiin sesuatu ya dari aku?!"

Sesekali kamu juga ingin mengunjungi pasanganmu di kotanya. Hanya untuk memastikan bahwa dia baik-baik saja. Namun sayangnya rencanamu untuk pergi ke tempatnya tak sejalan dengan kesibukannya. Dia memintamu untuk menunda rencana tersebut. Maksud dia, ingin kamu mengatur ulang waktu agar tak bentrok dengan kesibukannya. Sementara kamu berpikir kalau dia melarangmu kesana karena ingin menyembunyikan sesuatu. Duh, susahnya menyatukan pikiran jika sedang LDR. Coba untuk mau mendengarkan pasangan juga.

9. "Kamu sih nggak ada di sini. Aku harus ngadepin apa-apa sendirian,"

Kamu sebenarnya ingin dia selalu di sisimu. Untuk menghadapi segala permasalahan yang kamu hadapi. Sayangnya jarak selalu menghalangi. Walaupun sebenarnya kamu tahu, meski dia tak di sisi, dia selalu ada waktu mendengarkanmu. Hanya saja terkadang kamu ingin sekali direngkuhnya. Kehangatan yang sudah lama sekali kamu rindukan.

10. "Kamu tuh kenapa sih dari tadi bales chat-nya singkat-singkat banget,"

Kalau sedang jauh-jauhan, masalah balas chat dengan kata-kata singkat pun bisa saja menjadi masalah. LDR memang jadi ajangnya untuk melatih kesabaran.

Kamu yang LDR paling sering berantem karena apa? Semoga bisa tetap saling menjaga kepercayaan ya. Karena kuncinya LDR cuma rasa saling percaya dan komunikasi yang baik meski tak bisa selalu setiap waktu.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Pristiqa Wirastami
"For the sake of happines, I do writing."
0SHARES