Sebelum Mengiyakan Lamaran Pernikahan, Pikirkan 10 Hal Ini Biar Nggak Menyesal Nanti

unsplash.com

Memasuki usia-usia sebentar lagi bakal mendapat lamaran pernikahan, pasti menyenangkan bagi sebagian perempuan. Akhirnya, kesendirianmu berakhir. Hingga suatu hari si pacar yang sudah kamu kasih kode berbulan-bulan mengucapkan juga kalimat: “Maukah kau menikah denganku?” Hatimu rasanya mau meledak seperti kembang api di tahun baru.

Bahagiamu membuncah dan bibirmu mengerucut hendak menjawab: “YA! AKU MAU!” Eits, tahan dulu. Iya, tahu kok kamu pasti ingin segera mengiyakan lamaran pernikahan. Tapi coba pikirkan hal-hal ini terlebih dahulu.

1. Sudahkah kamu menikmati kehidupanmu selagi lajang?

unsplash.com

Kamu harus bahagia terlebih dahulu dengan dirimu sendiri, baru bisa siap menjalani hidup dengan orang lain. Coba selama kamu single kamu udah ngapain aja? Udah mengejar semua impian atau seenggaknya memenuhi bucket list belum? Setelah menikah, semuanya akan berubah. Kamu nggak bisa lagi bertingkah seperti seorang lajang, termasuk dalam soal waktu dan kegiatan. Jadi, puas-puasin menyenangkan diri sendiri dulu sebelum mengiyakan.

2. Pastikan kamu sudah siap secara finansial

unsplash.com

Jangan sampai bikin pasangan terbebani akibat persiapan finansial kalian berdua ternyata nggak matang. Punya hutang banyak, nggak bilang sama pasangan, terus menikah. Waduh berat tuh. Masalah finansial adalah salah satu pemicu konflik terbanyak di Indonesia. Jangan pernah juga beranggapan bahwa punya pasangan atau mertua yang kaya bisa bikin hidupmu adem ayem. Pokoknya kamu juga harus punya sumber pendapatan dan persediaan sendiri.

3. Sadarilah bahwa setiap orang akan selalu berubah

www.indiaearl.com

Baik kamu maupun pasanganmu adalah manusia yang akan terus berubah seiring waktu. Dan itu wajar. Manusia pasti memang harus menyesuaikan diri dengan keadaan. Kamu harus siap mental dari awal menikah untuk menghadapi hidup dan situasi-situasi yang ke depannya akan mengubahmu dan pasangan.

4. Siap-siap mengubah prioritas

nouba.com.au

Mungkin selama ini kamu tipenya orang yang nggak bisa diam di rumah. Setiap saat setiap waktu keluar ketemu teman-teman sekian hari seminggu. Setelah menikah nanti, bukannya kamu harus berhenti bersenang-senang, tapi kamu harus menghormati pasangan. Bicarakan daftar prioritasmu dan pasanganmu sebelum menikah. Dan harus jelas semuanya. Kalau nggak, buntutnya bisa nggak enak.

5. Lancarkan komunikasi
unsplash.com

Seperti finansial, komunikasi juga salah satu masalah esensial yang kalau nggak benar dari awal bisa jadi pedang yang siap merobek keharmonisan rumah tangga. Hindari miskomunikasi semaksimal mungkin. Tahu caranya? Ngabarin. Udah. Gitu aja. Misal telat pulang atau telat datang pas ketemuan karena masih ada kerjaan, bilang. Kasih estimasi waktu kamu sampai di sana kira-kira jam berapa. Sederhana kan?

6. Hargai dirimu sendiri dan pasanganmu
unsplash.com

Ini harus. Wajib. Wajib banget. Sederhananya, kamu harus memikirkan dan mempertimbangkan perasaan pasanganmu sebelum melakukan sesuatu. Nggak boleh egois. Ini resep pernikahan awet.

7. Tanamkan prinsip pantang menyerah

unsplash.com

Kalau kamu mau menikah dengan seseorang lalu berpikiran, “Kalau dia menghabiskan jutaan rupiah hanya untuk beli mainan koleksi kesayangannya dari zaman kuliah itu, aku akan menceraikannya,". Sudah gagal pernikahanmu sejak hari pertama. Menikah itu tentang daya tahan. Kamu harus bersedia jadi pemaaf yang seikhlas-ikhlasnya sejak para saksi bilang, Sah! Ini di luar KDRT ya. Kecuali pasanganmu melakukan KDRT entah itu fisik maupun mental, kamu nggak boleh menyerah. Kalau KDRT mah buang ke laut aja.

8. Coba tanya sama diri sendiri, kamu bisa nggak, hidup tanpa dia?

m.laughinggif.com

Kalau sekarang selama pacaran aja kamu bisa tahan nggak kontak sama dia berhari-hari, pertimbangkan lagi deh keputusan untuk menikah. Pernikahan itu janji kontrak antar dua teman, dua sahabat. Apakah sahabat nggak pernah berantem? Ya pernah. Tapi pasti baikan lagi dan mau menyelesaikan konflik dengan cara yang baik-baik. Saling bergantung satu sama lain.

Coba pikirkan ini: kalau pasanganmu tiba-tiba saja, sekarang, menghilang dari hidupmu, apakah kamu bisa tetap baik-baik saja dan menjalankan hidup sebagaimana biasanya? Kalau jawabanmu bisa, coba deh pikirkan lagi untuk apa menikah dengan pasanganmu sekarang. Dan coba tanya lagi, apakah perasaanmu ke dia sedalam itu?

9. Kamu harus totalitas

unsplash.com

Kalau kamu masih percaya cinta adalah tentang memberi dan menerima, well, ketika menikah kamu harus siap memberikan 100 persen dirimu dan segala yang kamu punya untuk pasangan dan pernikahan kalian. Energi, waktu, semuanya. Begitu juga pasanganmu, harus memberikan 100% ++. Alasannya sederhana. Kalau cinta, ya mengusahakan. Iya toh?

10. Jangan berhenti mengejar
www.kinseymhire.com

Ingat zaman-zaman PDKT dan kencan pertama dan awal-awal pacaran? Masa-masa di mana hujan rasanya hangat dan terik matahari tak menyurutkan niat untuk bertemu dengannya meski hanya beberapa menit. Ingat? Seringkali setelah menikah baik perempuan maupun laki-laki mengesampingkan semua romansa itu dan tenggelam dalam sesuatu yang entah apa. Mungkin kesibukan, mungkin hidup. Nah ini yang perlu dibenahi. Bahkan setelah menikah pun, perlakukan pasangan layaknya kalian masih pacaran. Biar apa? Biar pernikahannya lebih hidup.

Sudah memikirkan semua itu? Sudah siap? Silakan mulai memikirkan biaya pernikahan, sewa gedung, mau tinggal di mana setelah menikah, dan seterusnya. Semangat!

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Mengharukan, Orang-orang Ini Membuat Tato Sederhana untuk Mengenang Masa Pahitnya dalam Hidup

Mengharukan, Orang-orang Ini Membuat Tato Sederhana untuk Mengenang Masa Pahitnya dalam Hidup

Nggak Ribet, 7 Trik Microsoft Word Ini Bikin Skripsi Kayak Jalan Tol, Bebas Hambatan!

Nggak Ribet, 7 Trik Microsoft Word Ini Bikin Skripsi Kayak Jalan Tol, Bebas Hambatan!

6 Trik makan keripik Ini Bikin Tanganmu Nggak Perlu Belepotan. Lazy Weekend Goals!

6 Trik makan keripik Ini Bikin Tanganmu Nggak Perlu Belepotan. Lazy Weekend Goals!

Nggak Cuma Bunga, Ini 8 Hadiah Menarik Saat Teman Kamu Wisuda. Yuk, Intip!

Nggak Cuma Bunga, Ini 8 Hadiah Menarik Saat Teman Kamu Wisuda. Yuk, Intip!

Karena Bahagia Itu Sebenarnya Sederhana. 7 Hal Ini Buatmu Selalu Tertawa

Karena Bahagia Itu Sebenarnya Sederhana. 7 Hal Ini Buatmu Selalu Tertawa

5 Fase dalam Hubungan yang Harus Kalian Lewati, Kalau Mau Bertahan Sampai Nanti

5 Fase dalam Hubungan yang Harus Kalian Lewati, Kalau Mau Bertahan Sampai Nanti

loading