Rekomendasi Film Indonesia Garapan Sutradara Perempuan Tanah Air

www.instagram.com

Pada 30 Maret, para sineas Indonesia memperingati Hari Film Nasional setiap tahunnya. Pada 2020 ini, sudah ada banyak film Indonesia yang sudah masuk kategori box office dan menuai pujian dari banyak pihak. Meski didominasi oleh sutradara pria, tidak sedikit juga sutradara wanita yang berperan aktif untuk menelurkan karya layar lebar terbarunya setiap tahun.

Cerita yang khas perjuangan perempuan di berbagai lini kehidupan sampai hal teknis dalam sinematografinya, menjadi kekuatan film yang disutradarai para srikandi perfilman Indonesia itu tak kalah menarik. Bahkan, beberapa filmnya menyabet banyak penghargaan baik di Indonesia maupun festival film internasional.

Tertarik untuk menonton semua karyanya? Silakan catat judulnya dan saksikan saat kamu ada waktu luang di rumah.

1. Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak oleh Mouly Surya

www.instagram.com

Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak disutradarai oleh Mouly Surya dan tayang pada 2018. Meski bukan film pertamanya, Mouly Surya  dikukuhkan dirinya sebagai salah satu sutradara perempuan terbaik di Indonesia lewat film ini. Layar lebar ini menuai kesuksesan besar di sejumlah festival film internasional. Sebut saja di Cannes Internasional Film Festival, New Zealand International Film Festival, dan Melbourne Film.

Film ini bercerita tentang seorang perempuan asal Sumba bernama Marlina yang mencari keadilan usai dirampok dan diperkosa oleh sekawanan perampok. Sinema ini menampilkan kolaborasi akting antara Marsha Timothy dan Dea Panendra. Di Indonesia, karyanya ini juga mendulang sukses berkat kemenangannya dalam 10 kategori Piala Citra di tahun yang sama.

2. Arisan! oleh Nia Dinata

www.instagram.com

Arisan! adalah salah satu film karya Nia Dinata yang rilis pada 2003 silam. Tema yang dekat dengan realita hidup sehari-hari membuat film ini mendapat banyak pujian dan memenangi Piala Citra di tahun yang sama. Arisan! bercerita tentang tiga orang sahabat yang mencoba untuk menutupi kekurangan masing-masing kala berkumpul di momen arisan.

Setiap tokoh di dalam film ini memiliki konflik masing-masing yang dituturkan dengan begitu baik oleh Nia Dinata. Selain ceritanya yang solid, akting dari pemainnya patut diacungi jempol. Lewat film itu pula, akting Tora mendapat ganjaran Piala Citra sebagai pemeran utama pria terbaik.

3. My Stupid Boss oleh Upi Avianto

www.instagram.com

Satu lagi film Indonesia karya sutradara perempuan Upi Avianto, My Stupid Boss dan dirilis pada Mei 2016. Film bergenre komedi yang dibintangi Bunga Citra Lestari dan Reza Rahadian ini terbilang laris dan sudah ditonton hingga 3 juta penonton. Layar lebar ini mengisahkan tentang hubungan antara bos dan karyawannya. Sinema ini berhasil mengocok perut penonton yang ada di Indonesia dan Malaysia. Sebelum My Stupid Boss, Upi dikenal lewat film Radit dan Jani.

4. Dua Garis Biru oleh Gina S. Noer
www.instagram.com

Dua Garis Biru menjadi karya debut Gina S. Noer sebagai sutradara pada 2019 lalu. Gina sebelumnya dikenal sebagai penulis skenario sejumlah film box office seperti Ayat-ayat Cinta dan Habibie Ainun. Film yang dibintangi Angga Yunanda dan Adhisty Zara ini sukses meraup lebih dari 2 juta penonton di dua bulan penayangannya.

Dua Garis Biru bercerita tentang perjalanan hidup sepasang muda-mudi yang terjebak dalam pernikahan dini lantaran hamil di luar nikah. Film ini dinilai menjadi salah satu film penting karena berisi pesan tentang keluarga dan pendidikan seks yang dianggap tabu. Di film ini, Gina menduduki posisi sebagai sutradara sekaligus penulis skenario.

5. Minggu Pagi di Victoria Park oleh Lola Amaria
www.imdb.com

Lola Amaria memulai karier penyutradaraan pada 2006 dan menghadirkan cerita yang menyentil masalah sosial. Lewat Minggu Pagi di Victoria Park, Lola membintangi sekaligus menyutradarai film yang berkisah tentang seorang tenaga kerja Indonesia di Hong Kong. Lola menghadirkan gambaran realistis lewat film arahannya yang juga ditemukan di sinema ini.

6. Rectoverso, omnibus yang disutradarai lima sutradara perempuan berbakat

www.instagram.com

Rectoverso diadapptasi dari buku best-seller karya Dee Lestari. Di versi filmnya, Rectoverso menjadi omnibus dan mengangkat lima cerita yang berbeda. Uniknya lagi, potongan film tersebut dibesut oleh lima sutradara perempuan yang berbeda. Di antaranya adalah Happy Salma, Marcella Zalianty, Rachel Maryam, Cathy Sharon, dan Olga Lidya.

7. Sekala Niskala oleh Kamila Andini

www.imdb.com

Sekala Niskala bercerita tentang sepasang anak kembar dampit atau kembar laki-laki dan perempuan yang harus merelakan kepergian salah satu dari mereka karena sakit. Kamila Andini menggodok film ini dengan begitu puitis dan kental akan budaya Bali. Film arahan putri dari Garin Nugroho ini juga wara-wiri di festival internasional. Antara lain di Buenos Aires, Berlin, dan Athena. Sekala Niskala bahkan menang di kategori Best Youth Feature Film dalam Asian Pacific Screen Award.

Itu dia daftar film Indonesia hasil arahan sutradara perempuan berbakat tanah air. Karya mereka nggak bisa dipandang sebelah mata dan tak kalah apik dari yang sudah ada. Pilih beberapa judul di atas untuk menemani kamu selama work from home, ya.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
11+ Aplikasi Baca Manga di Android Terbaik dan Terbaru 2020 | Keepo.me

11+ Aplikasi Baca Manga di Android Terbaik dan Terbaru 2020 | Keepo.me

Desain Kamar Tidur Remaja Perempuan Modern Dominasi Warna Biru

Desain Kamar Tidur Remaja Perempuan Modern Dominasi Warna Biru

Fitur Instagram Terbaru Ini Ternyata Belum Banyak Diketahui Penggunanya! | Keepo.me

Fitur Instagram Terbaru Ini Ternyata Belum Banyak Diketahui Penggunanya! | Keepo.me

Suka Bikin Kerajinan Tangan DIY? Kunjungi Situs Ini untuk Cari Referensi!

Suka Bikin Kerajinan Tangan DIY? Kunjungi Situs Ini untuk Cari Referensi!

Belum Tatoan dan Masih Polos, Begini Potret Young Lex Sebelum Terkenal Seperti Sekarang | Keepo.me

Belum Tatoan dan Masih Polos, Begini Potret Young Lex Sebelum Terkenal Seperti Sekarang | Keepo.me

Topik Ini Bisa Jadi Obrolan Seru Saat Sedang PDKT

Topik Ini Bisa Jadi Obrolan Seru Saat Sedang PDKT

loading