Realita yang Dialami Pasangan Setelah Menikah, Happily Ever After Itu Nggak Nyata

www.pexels.com

Membaca dongeng dan nonton film princess ala Disney kebanyakan akan berakhir bahagia. Happily ever after. Setelah itu tamat, tidak ada yang tahu kelanjutan cerita di kehidupan setelahnya. Perlu kamu ketahui, bahagia selamanya adalah harapan yang nggak akan kamu dapat dengan mudah. Masalah akan selalu menghampiri, tenang saja.

Di kehidupan yang sesungguhkan, akan ada banyak problem yang harus diselesaikan. Apalagi saat sudah hidup berdua dengan pasangan setelah menikah. Realita itu keras dan menampar, jadi kamu harus tangguh dan kua mental. You're not living in fairy tale, darling. Jadi, masalah di bawah ini yang akan mengiringi hidupmu setelah jenjang pernikahan.

1. Kamu akan sering berdebat dengan orang tercinta

unsplash.com

Jika dulu yang jadi prioritas adalah diri sendiri, beda cerita ketika sudah menikah. Masalah antara kamu dan dia adalah yang harus diselesaikan bersama. Diskusi adalah sebuah ritual wajib jika ingin keadaan tetap baik-baik saja. Berdebat adalah hal yang biasa. Malahan, proses ini akan mendekatkan kalian pada kebahagiaan kecil di masa yang akan datang.

2. Dibuat dan membuat marah pasangan? Sudah biasa

www.pexels.com

Perjalanan cintamu tidak akan mulus-mulus saja hingga hari tua. Setiap harinya, akan selalu ada masalah yang membauat kalian ribut. Dibuat marah pasangan jadi hal yang lumrah dalam keseharian. Pun dengan membuat marah pasangan, baik sengaja atau tidak. Happily ever after itu nggak ada dalam realita. Camkan itu baik-baik.

3. Cinta selalu melibatkan tindakan dan emosi

www.pexels.com

Menikah bukanlah satu-satunya proses yang dilewati setelah berpacaran. Masalah akan bertubi-tubi datang untuk memeriahkan hari kalian sebagai pasangan sehidup semati. Cinta itu menyoal tindakan dan emosi yang seimbang. Kamu tidak bisa berusaha sendiri tanpa dukungan penuh pasangan. Kamu juga tidak bisa mengandalkan emosi dan perasaan terus-terusan. Jika tidak ada tindakan, keadaan tidak akan berubah.

4. Keluarga itu menyoal gotong royong, bukan menyuruh
www.pexels.com

Hapuskan keinginan untuk dilayani dan menyuruh pasangan seenaknya setelah kalian resmi menjadi suami istri. keluarga itu tentang gotong royong. Kamu dan dia harus berkomunikasi untuk bernegosiasi dalam banyak hal. Pun dalam rumah tangga.

Jangan merasa dirimu adalah puteri raja. Pun sebaliknya, kamu bukan raja yang harus diurus dan diprioritaskan kapan saja. Ada permasalahan penting yang harus kalian selesaikan sama-sama. Bukan salah satu pihak saja.

5. Kamu harus toleransi pada titik tertentu
www.pexels.com

Akan ada momen di mana kamu tidak bisa mengambil keputusan tertentu terkait pasangan. Semua hubungan adalah tentang memberi dan menerima. Feedback dari dua pihak itu penting. Ada saatnya kamu nggak boleh mengalah. Toleransi memang dibutuhkan dalam rumah tangga, tapi nggak bisa berjalan selamanya. Harus ada kesadaran antara kalian berdua. Jangan sampai toleransi justru jadi alasan pasangan marah meledak-ledak karena terlalu lama memendam perasaan.

Hidup di dunia nyata memang keras. Kamu nggak bisa menyamakan dengan dongeng dan ending di film ala princess. Happily ever after nggak sepenuhnya omongan belaka, tapi proses yang dilewati untuk mendapatkan kebahagiaan hakiki menanti di depan mata.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Gagap Romansa, 6 Zodiak Ini Suka Kesulitan PDKT. Butuh Dokter Cinta? | Keepo.me

Gagap Romansa, 6 Zodiak Ini Suka Kesulitan PDKT. Butuh Dokter Cinta? | Keepo.me

Strategi Finansial Cerdas yang Wajib Diterapkan di Usia 20-an

Strategi Finansial Cerdas yang Wajib Diterapkan di Usia 20-an

5 Film Fantasi Terbaik yang Akan Manjakan Imajinasimu | Keepo.me

5 Film Fantasi Terbaik yang Akan Manjakan Imajinasimu | Keepo.me

Foto Suami Dampingi Istri Saat Melahirkan Ini Bikin Terharu, Kamu Bakal Rasain Juga Nanti

Foto Suami Dampingi Istri Saat Melahirkan Ini Bikin Terharu, Kamu Bakal Rasain Juga Nanti

Begini Cara Menghapus Akun Gmail di Android. Ternyata Mudah, Lho! | Keepo.me

Begini Cara Menghapus Akun Gmail di Android. Ternyata Mudah, Lho! | Keepo.me

Jadi Tua Adalah Mutlak, Tapi Kedewasaan Nggak Dipatok dengan Usia

Jadi Tua Adalah Mutlak, Tapi Kedewasaan Nggak Dipatok dengan Usia

loading