Puasa Bikin Kurus Atau Malah Gendut? Hitung Kebutuhan Kalorimu Saat Puasa Di Sini!

11 Mei 2018
|Chandra W.
12SHARES

Saat puasa, kita hanya makan dua kali sehari yaitu saat sahur dan berbuka puasa. Akibatnya berat badan dapat turun. Tetapi karena saat puasa biasanya juga ada pasar kaget yang menjual berbagai kudapan nikmat menggiurkan, yang terjadi bisa pula sebaliknya: berat badan naik secara drastis. Untuk itu, sepertinya kita perlu nih menghitung kalori yang cukup saat berpuasa dan makanan apa saja yang sebaiknya dikonsumsi. Demi menjaga berat badan ideal, ya kan?

1. Jumlah kalori yang dibutuhkan saat puasa berkisar antara 1.450-2.300 kalori

Hitungan itu tentu saja disesuaikan dengan jenis aktivitas. Namun rata-rata orang Indonesia membutuhkan jumlah di atas saat puasa. Anggaplah rata-rata membutuhkan 1.500 kalori. Jumlah ini dibagi dua antara sahur dan buka puasa. Berarti ada 750 kalori yang wajib disantap masing-masing saat sahur dan buka. 

2. Saat berbuka, awali dengan makanan manis tapi tidak berlebihan

Berbukalah dengan yang manis, katanya. Benar, setelah meminum air putih hangat atau teh tawar hangat, anjurannya adalah memakan makanan manis. Agar tidak berlebihan, makanlah kurma tiga sampai lima butir yang setara dengan 100-150 kalori. Kolak, pisang, ataupun air kelapa juga bisa dijadikan alternatif. Namun sekali lagi, jangan berlebihan. 

3. Setelah itu, konsumsi makanan utama dalam jumlah seimbang

Setelah menahan nafsu makan selama sekitar 12 jam, mungkin kamu ingin 'balas dendam'. Jangan lakukan ini karena ketika makan banyak, tubuh akan bekerja lebih keras mencernanya yang akan membuatmu lemas saat puasa di siang hari serta menimbun lemak. Dalam satu piring, cukupkan karbohidrat seperempat bagian, boleh dari nasi, ubi, singkong, hingga jagung dan roti gandum. Penuhi asupan protein dari daging merah, ikan, hingga tahu dan tempe. Untuk daging, sekitar 100 gr mengandung hingga 250 kalori. Selain karbohidrat dan protein, makan juga sayur dan buah dalam porsi normal seperti sehari-hari.

4. Sebelum tidur, minum susu atau yogurt dianjurkan agar tidur lelap

Selain membuat tidur lebih lelap dan mudah bangun sahur, susu dan yogurt juga dapat membantu memenuhi kebutuhan kalori harian saat berpuasa. Kamu juga tetap harus memerhatikan asupan gula dan garam ya. Jangan karena puasa malah kalap makan makanan manis atau lari ke junk food. Percuma saja kan puasa kalau nggak bisa menahan nafsu setelah berbuka. 

5. Ketika sahur, sebenarnya asupan makannya tak jauh berbeda dengan saat berbuka

Namun dianjurkan memakan karbohidrat kompleks agar kenyangnya lebih lama serta perbanyak sayur dan buah-buahan berserat juga agar kenyang lebih lama. Saat sahur, jangan makan lebih dari porsi biasa agar tubuh tetap bisa mencerna dengan normal dan metabolisme lancar. 

Jadi, kuncinya jangan berlebihan. Kembali lagi ke tujuan berpuasa sebenarnya. Selamat menyambut bulan puasa, girls!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
12SHARES