Prinsip Mengatur Keuangan yang Tepat untuk Pekerja Freelance

unsplash.com

Freelancer atau pekerja paruh waktu yang bisa mengerjakan project di mana saja tentu memiliki banyak kenyamanan. Namun bukan berarti tidak ada risiko bagi pekerja semacam ini, termasuk dalam urusan keuangan. Ada banyak sekali risiko keuangan yang bisa menimpa pekerja remote. Mulai dari jumlah upah hingga memiliki banyak pengeluaran alias boros.

Misalnya saja, tidak sedikit freelancer atau pekerja remote yang berpikir dirinya bisa membeli beberapa hal yang diinginkan karena tidak memiliki pengeluaran seperti orang yang bekerja di kantor. Karena berpikir seperti itu, mereka justru tidak bisa mengontrol pengeluarannya. Itu sebabnya, penting sekali untuk tahu tips mengatur keuangan bagi para freelancer.

1. Penilaian terhadap risiko

unsplash.com

Penilaian terhadap risiko ini penting dalam mengatur keuanganmu untuk mengetahui seberapa besar risiko yang mungkin dimiliki untuk membantu strategi pencapaian tujuan. Penilaian ini bisa dilakukan dengan melihat beberapa aspek. Di antaranya adalah usia, jenis pekerjaan, status pernikahan, jumlah tanggungan, hingga pengalaman investasi. 

2. Mengupgrade proses aset dan hutang

unsplash.com

Kekayaan seseorang bisa dilihat dari kekayaan bersih yang dimiliki. Maksud dari kekayaan bersih dalam hal ini adalah total aset yang sudah dikurangi dengan utang. Aset ini meliputi aset lancar, aset investasi, dan aset guna. Sementara itu, utang juga dibagi berdasarkan jatuh temponya jangka pendek dan panjang. Jika tidak memiliki utang, proses ini akan semakin mudah.

3. Catat pengeluaran

unsplash.com

Pola pengeluaran ini sangat penting untuk diatur. Jika bisa mengatur pola pengeluaran dengan baik, maka sisa dari penghasilan bisa digunakan untuk menabung atau investasi. Dengan demikian, kamu bisa menambah kekayaan bersih.

Untuk pengeluaran, perlu dibagi menjadi empat pos. Ada pengeluaran primer, kewajiban, sekunder, dan tabungan. Pastikan, setiap rencana pengeluaran yang dimasukkan ke dalam empat pos tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai, hal yang sebenarnya tidak dibutuhkan pun turut dimasukkan.

4. Paham tujuan keuangan
unsplash.com

Sebenarnya inilah hal pertama yang harus diketahui dan dipahami sebelum mengelola uang. Kamu harus bia menentukan dengan tepat tujuan dari pengelolaan uang ini. Baik yang bersifat wajib maupun bersifat tambahan. Dalam membuat tujuan pengelolaan keuangan, kamu harus memuat berbagai hal yang ingin dicapai dan target waktu untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan demikian, kamu bisa mengelola keuangan dengan terarah dan tepat sasaran.

Freelancer atau pekerja remote seharusnya memiliki pengeluaran yang lebih sedikit ketimbang para pekerja yang harus pulang-pergi kantor setiap hari. Mereka tidak perlu mengeluarkan uang transportasi dan uang makan di luar rumah. Bukannya justru menjadi lebih boros membeli hal-hal yang tidak perlu. Apakah kamu sudah memerapkan prinsip di atas?

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
40 Kata-kata Bijak Lucu Penuh Humor yang Mengundang Tawa | Keepo.me

40 Kata-kata Bijak Lucu Penuh Humor yang Mengundang Tawa | Keepo.me

Cara ‘Menipu’ Diri Sendiri Supaya Makin Giat Menabung

Cara ‘Menipu’ Diri Sendiri Supaya Makin Giat Menabung

Aplikasi Watermark Foto untuk Hindari Pencurian Karya Visual | Keepo.me

Aplikasi Watermark Foto untuk Hindari Pencurian Karya Visual | Keepo.me

Cara Membedakan Mana yang Benar-benar Sayang Atau Nafsu Belaka

Cara Membedakan Mana yang Benar-benar Sayang Atau Nafsu Belaka

5 Artis Cilik Ini Berani Berakting dalam Film Kategori Dewasa | Keepo.me

5 Artis Cilik Ini Berani Berakting dalam Film Kategori Dewasa | Keepo.me

Inspirasi Desain Interior Megah dari Rumah Milik Prilly Latuconnsina

Inspirasi Desain Interior Megah dari Rumah Milik Prilly Latuconnsina

loading