Panduan Jitu yang Mempermudah Generasi Z untuk Cepat Dapat Kerjaan

pixabay.com

Anak generasi Z saat ini sedang sibuk-sibuknya untuk memulai berkarier di dunia kerja. Beberapa di antara kamu juga masih fresh graduate yang siap untuk diberdayakan skill-nya.

Ternyata, mencari kerja mirip sama mencari jodoh. Sama-sama sulit! Generasi Z sendiri adalah mereka yang lahir dari 1997 hingga 2010. Gen Z ini sendiri sudah familiar dengan penggunaan internet da teknologi sejak mereka kecil.

Tapi hal tersebut bukan jadi jaminan mereka bisa dengan mudah mendapat pekerjaan. Lalu, bagaimana cara tepat yang harus ditempuh supaya generasi ini bisa melanjutkan hidup dan bekerja?

1. Pelajari apa yang diinginkan oleh perusahaan

pixabay.com

Sebelum lulus kuliah, kamu pasti sudah membayangkan akan kerja di bagian apa dan di perusahaan apa. Di langkah awal, kamu perlu membuat daftar perusahaan yang kira-kira cocok dengan bidang yang kamu pelajari. Setelah membuat daftar perusahaan yang sesuai, kamu perlu kepo tentang perusahaan tersebut.

Kepo di sini artinya mencari tahu tentang seluk beluk bahkan sejarah perusahaannya. Hal itu penting untuk mengenal bagaimana lingkungan kantor, organisasi perusahaan dan cara menghadapi wawancara nanti.

Kamu sendiri harus tahu apakah perusahaan tersebut cocok atau tidak dengan passion yang kamu miliki. Hal ini esensial supaya kamu bisa leluasa mengembangkan minat dan antusiasme. Pengetahuan tentang perusahaan ini membantu untuk memberi kesan saat interview. Kalau tidak tahu apa-apa, bakal fatal nih efeknya.

2. Update informasi perusahaan

pixabay.com

Kalau belum ada lowongan kerja di perusahaan yang diinginkan, kamu harus tetap up to date. Meng-update berita seputar perusahaan ini bisa membuatmu tahu soal posisi, manajemen dan suasana kerja di kantor tersebut.

Sekarang ini, kamu tinggal cari saja profil dan kabar mengenai kantor ini. Kamu bisa mencarinya di media sosial seperti Instagram hingga Linkedin.

3. Terhubung dengan perusahaan

pixabay.com

Zaman semakin canggih. Orang tidak harus membuka website perusahaan resmi yang penuh dengan informasi kompleks. Melalui LinkedIn, kamu dipermudah dengan informasi yang lebih lengkap dari website perusahaan.

Sekali lihat, kamu dapat mengetahui siapa saja yang terhubung dengan perusahaan. Memeriksa halaman LinkedIn perusahaan bisa membuatmu sedikit mengenal tentang budaya kerja dan jadi yang pertama tahu tentang lowongan kerja yang mendadak. 

4. Cari akun terkait perekrutan
pixabay.com

Ini sama pentingnya dengan punya banyak link. Salah satunya adalah mengetahui informasi mengenai lowongan kerja. Beberapa perusahaan punya akun khusus untuk merekrut karyawaan. Saat ini, Twitter dijadikan salah satu media yang dapat menghubungkan kamu dengan HRD perusahaan.

Tetapi jangan lupa, kalau ingin berinteraksi dengan orang di perusahaan impian, kamu perlu memastikan akunmu steril dari konten yang tidak sesuai dengan perusahaan. Perlu diatur supaya profilmu bisa diakses oleh banyak orang. Jangan malah di-private.

5. Menambahkan skill sambil menunggu recruitment
pixabay.com

Cara ini dilakukan jika kamu sudah tahu akan bekerja di perusahaan impian. Jika sudah mengenali perusahaannya, kamu harus mengetahui sejauh mana kemampuanmu untuk berpeluang dipanggil HDR untuk taken contract dengan perusahaan.

Usahakan skill-mu memang bakal dicari oleh perusahaanmu. Misalnya perusahaan impianmu membutuhkan orang yang menguasai Bahasa Inggris minimal level intermediate. Jika sadar kemampuanmu kurang, jangan malas untuk mengasah di waktu senggangmu.

6. Menyiapkan CV yang menarik

pixabay.com

First of all, CV adalah yang utama. Pastikan CV yang dibuat menarik secara visual. Tidak hanya dari sisi desain, namun perlu informasi seputar kamu secara singkat, padat dan jelas. Kalau kamu seorang fresh graduate, bisa melampirkan transkip nilai, sertifikat, piagam atau surat penghargaan lain dari kegiatan yang sudah ikuti. Urutkan dari yang terbaru hingga telama dari seluruh prestasi yang kamu dapatkan. 

7. Etika mengirim e-mail

pixabay.com

Beberapa waktu lalu, sebuah cuitan di Twitter menyebutkan bahwa masih banyak hal yang salah dalam berkirim e-mail. Supaya orang HRD nggak ilfeel, kamu perlu tahu etika dasar dalam berkorespondensi lewat e-mail.

Satu, email harus diberi subject. Jika ingin melamar posisi Public Relation, tuliskan subjectApply for PR. Hal ini memudahkan para HDR untuk menyeleksi namamu. Body text yang ada di email juga jangan dibiarkan kosong. Tulislah pada body text mengenai data diri yang super singkat.

Kalau bisa, gunakan Bahasa inggris. Hal ini karena, dengan menggunakan Bahasa inggris, kita bisa dianggap lebih kredibel dan level up dari pelamar lainnya.

Selain harus mempersiapkan diri mulai dari sekarang, kita perlu medisiplinkan diri dan bekerja keras untuk mencapai mimpi. Biarpun termasuk dalam generasi Z, kamu tetap bisa dapat kerjaan yang layak, kok!

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Rekomendasi 10 Laptop Toshiba Terbaik dan Terbaru 2019 | Keepo.me

Rekomendasi 10 Laptop Toshiba Terbaik dan Terbaru 2019 | Keepo.me

9 Hacks untuk Merawat Sepatu Putih Biar Nggak Kucel dan Buluk

9 Hacks untuk Merawat Sepatu Putih Biar Nggak Kucel dan Buluk

100% Ampuh! 9 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami Tanpa Operasi | Keepo.me

100% Ampuh! 9 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami Tanpa Operasi | Keepo.me

Wadah Skincare Bekasmu Bakal Berfaedah Jika Disulap Jadi 7 Benda Ini!

Wadah Skincare Bekasmu Bakal Berfaedah Jika Disulap Jadi 7 Benda Ini!

Cara Download Foto di Instagram Paling Lengkap dan Anti Rempong | Keepo.me

Cara Download Foto di Instagram Paling Lengkap dan Anti Rempong | Keepo.me

7 Trik Klasik Menolak Cowok dengan Cara Baik-baik Tanpa Bikin Tersinggung

7 Trik Klasik Menolak Cowok dengan Cara Baik-baik Tanpa Bikin Tersinggung

loading