Nggak Selalu Sama, Beginilah Tradisi di Bulan Ramadan dari Berbagai Negara

08 Juni 2017
|Olphi Disya
Life
0SHARES

Kalau mendengar kata tradisi Ramadan, mungkin identik banget ya sama buka puasa bersama atau salat tarawih. Tapi ternyata di negara-negara lain, ada tradisi unik yang hanya dilakukan menjelang dan ketika Ramadan lho. Tradisi ini udah dilakukan sejak berabad-abad lalu dan bahkan beberapa menginspirasi negara lain untuk melakukan tradisi serupa. Apa aja ya tradisinya? Yuk, kepoin!

1. Gerga’aan

Tradisi yang satu ini datangnya dari Kuwait. Mirip dengan aksi trick or treat saat Halloween. Tapi kalau tradisi ini dilakukan oleh anak-anak di sana pada saat awal Ramadan. Mereka akan mengetuk pintu dan mengunjungi rumah-rumah tetangga mereka. Anak-anak tersebut bernyanyi lagu tradisional yang liriknya bisa diubah menyesuaikan nama pemilik rumah yang sedang dikunjungi. Para pemilik rumah biasanya akan memberikan permen dan kacang-kacangan. Kalau pemilik rumah nggak memberikan, anak-anak tersebut akan bernyanyi dengan nada kecewa. Lucu banget ya?

2. Fanoos

Simbol Ramadan dari negara Mesir tak lain dan tak bukan adalah fanoos yang berarti lentera. Sebenarnya ada sejarah yang cukup panjang mengapa di Kairo, Mesir lentera dilambangkan sebagai wujud kemeriahan Ramadan. Namun yang pasti, lentera diibaratkan sebagai sumber cahaya, di mana bulan suci Ramadan diharapkan menjadi penerang hidup bagi seluruh umat muslim di sana. Sayangnya, semakin ke sini produksi lentera di Mesir udah sering diimpor dari Tiongkok karena kurangnya dukungan dari pemerintah untuk pengrajin lokal.

3. Kunafa

Makanan berbuka puasa yang sangat khas disantap warga negara Palestina adalah kunafa. Makanan tradisional ini unik dan mungkin rasanya aneh. Kombinasi rasa yang agak asin dari keju dan manis dari sirop ditambah dengan tekstur yang lengket tapi renyah membuat semua orang Palestina memfavoritkan makanan ringan yang satu ini. Disajikan dalam piring logam berbentuk lingkaran dengan diameter yang lebar menjadikan kunafa makanan wajib pemeriah suasana Ramadan di Palestina.

4. Nyekar

Udah nggak asing lagi dong sama tradisi yang satu ini? Yap, nyekar adalah tradisi Ramadan asli Indonesia, terutama menjadi bagian dari tradisi budaya Jawa. Nyekar adalah kegiatan mengunjungi makam keluarga atau kerabat terdekat untuk memanjatkan doa sekaligus pemberian rasa hormat terhadap orang-orang tercinta yang telah mendahului. Tradisi nyekar juga sering dikaitkan dengan introspeksi diri orang Jawa dalam menyambut bulan suci Ramadan. Biasanya nyekar dilakukan seminggu sebelum hingga hari pertama puasa.

5. Iftar picnic

Kalau kamu pernah dengar kota New Delhi, kamu juga harus tahu bahwa ada kota bernama Old Delhi yang memiliki tradisi Ramadan yang cukup unik. Tradisi iftar picnic atau berbuka puasa di luar rumah layaknya piknik adalah kebiasaan warga kota ini ketika bulan puasa. Warga berkumpul di depan Jama Masjid bersama keluarga dan menikmati santapan berbuka. Suasana kayak gini juga umum ditemukan di Istanbul, Turki tepatnya di Sutanahmet Square. Kalau di Turki tradisi ini disebut Mahya, yaitu spanduk terang yang tergantung di antara dua menara masjid.

6. Padusan

Ada lagi nih dari Indonesia. Lagi-lagi tradisi ini berasal dari tanah Jawa, tepatnya di sekitaran Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tradisi ini biasanya dilakukan menjelang bulan Ramadan. Masyarakat berbondong-bondong pergi ke tempat yang memiliki sumber mata air untuk mandi. Ritual kayak gini dimaksudkan untuk menyucikan diri sebelum masuk bulan puasa. Semakin ke sini, padusan juga kerap diselenggarakan dengan meriah seperti diadakannya panggung dangdut hingga pasar rakyat.

7. Mesaharaty

Sebenarnya mesaharaty merupakan sebutan untuk orang yang menabuh gendang untuk membangunkan sahur. Mereka akan berjalan ke kampung-kampung bernyanyi sambil menabuh gendang. Tradisi ini mirip banget ya sama yang ada di Indonesia. Bisa jadi, Indonesia mengadopsi tradisi yang telah ada sejak ribuan tahun di negara-negara Timur Tengah ini. Tradisi ini pun kerap dilakukan bahkan di negara-negara yang bukan mayoritas Muslim seperti di Amerika Serikat, selama masih ada penduduk Islamnya di sana.

Apa pun tradisinya, yang pasti bulan suci dijadikan momentum untuk mendekatkan diri pada Sang Ilahi. Kepercayaan masyarakat tradisionalnya nggak bisa dihilangkan begitu aja, makanya tradisi ini bertumbuh karena budaya dan agama telah melekat dan justru mempererat muslim-muslim di berbagai belahan dunia. Jadi, ada nggak nih tradisi Ramadan yang sering kamu lakukan?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Olphi Disya
"Upcoming psychologist. Awesome weirdo."
0SHARES