Nggak Mesti Musuhan, Inilah 5 Alasan Kenapa Kamu Perlu Sesekali Berkomunikasi dengan Mantan

02 Mei 2018
|Reza Pratama
0SHARES

“Bagaimana pun, mantan adalah orang yang pernah mau kepadamu”. Begitulah kata Ayah Pidi Baiq. Jadi sebenci apapun kita dengan mantan, ingatlah jika dia adalah orang yang (pernah) paling dekat dan mengenal kita dibanding siapapun. Tentu saja hal tersebut tergantung seberapa intim dan terbukanya kamu saat masih menjalin hubungan dengannya. Namun, kata ‘mantan’ mungkin menjadi kata yang paling sensitif bagi sebagian orang. 

Bahkan hanya dengan mengucapkan kata ‘mantan’ saja, suasana romantis dengan kekasih baru akan jadi terasa sedikit kikuk atau mungkin jadi lebih buruk. Tapi nggak selamanya kehadiran mantan bisa mengancam hubungan kamu dengan yang sekarang kok. Karena hal buruk apapun yang pernah kamu alami bersama mantan, bukan berarti kamu harus terus membencinya sampai tujuh turunan. Inilah 5 alasan kenapa kamu perlu sesekali berkomunikasi dengan mantan. 

1. Jaga silaturahmi agar tidak ada rasa dengki

Konon katanya, menjaga silaturahmi dengan banyak orang bisa memperpanjang usia. Inget ya, silaturahmi bukan berarti harus main ke rumahnya sambil bawain martabak sama bunga. Cukup hanya dengan bersapa lewat chat saja. Tanyakan apapun yang dirasa perlu; entah itu kabar, kegiatannya sekarang, berkomentar tentang apa yang ia post,  tanpa sedikit pun mengusik tentang masa lalu.  Dengan begitu, setidaknya kamu sudah menjaga hubungan dengan mantan tetap terasa cair. 

2. Membuat diri jadi jauh lebih dewasa

Oke, mungkin kamu pernah menjadi orang yang selalu di sampingnya dalam kurun waktu yang nggak sebentar. Namun ketika sudah tak sejalan dan memutuskan untuk berpisah, musuhan tak membuat dirimu menjadi merasa lebih tenang. Kamu sudah bukan anak SMP lagi yang menjalani siklus PDKT-pacaran-putus-musuhan-blok-blokan. Semakin bisa menerima segala permasalahan dengan lapan dada, maka akan semakin dewasa pula orang tersebut. Dengan menjaga pertemanan, membuktikan bahwa kamu tak akan hancur hanya karena perasaan. 

3. Membuat damai diri sendiri agar bisa hidup jauh lebih baik lagi

Untuk bisa membuat diri damai, maka belajarlah untuk berlapang dada. Setiap masalah sudah tentu ada hikmahnya. Mungkin ketika awal-awal putus dengannya, ada perasaan emosional yang meluap-luap, selalu dirundung kesedihan, dan sudah seperti tak ada semangat hidup lagi. Namun, dengan mencoba mengikhlaskan segalanya, hidup akan jauh lebih damai dan otomatis hal tersebut membuat pribadi jadi lebih baik lagi. 

4. Menjaga relasi agar bisa saling berdiskusi

Ingat, berdiskusi tak melulu membahas soal apa yang pernah kamu alami dengannya. Tetapi apapun yang sifatnya membangun dan menambah wawasan kita, maka relasi tersebut sangat perlu dijaga. Karena siapa tau suatu saat saran-sarannya akan sangat bermanfaat bagi kehidupanmu ke depannya. Atau mungkin lewat sang mantan, kamu bisa dapat banyak info lowongan kerja atau beasiswa gratis. 

5. Tidak menciptakan musuh dalam hidup

Sebagian orang mungkin pernah memiliki kenangan yang kurang enak dengan mantannya. Itulah alasan kenapa banyak orang yang lebih memilih untuk memblock semua akun media sosial sang mantan sebagai bentuk pelampiasan yang meluap-luap.

Meski dirimu memiki 500 teman, namun hanya dengan satu musuh saja, hidup akan dihantui dengan rasa kebencian. Alangkah baiknya dalam hidup yang fana ini, kita menyebar kebaikan seluas-luasnya tanpa harus menciptakan secuil permusuhan. 

Meski tetap menjaga silaturahmi dan berhubungan baik dengan mantan, bukan berarti kamu harus saling komunikasi secara intens. Apalagi sampai membahas kenangan-kenangan indah masa lalu. BIG NO! Biarkan dia tetap menjadi bagian masa lalu. Tak perlu buru-buru, yang penting ikhlas saat melihat dirinya dengan yang baru. Nikmati prosesnya, semoga bisa berteman selamanya. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Reza Pratama
"Drangan Trakioiot"
0SHARES