Nazaruddin ‘Nyanyi’ di Pengadilan, Nama-nama Berikut ini Ikut Terseret Kasus e-KTP

tirto.id

Kasus korupsi di Indonesia memang gak ada habisnya. Korupsi yang hampir menjadi budaya ini memang seakan-akan tidak pernah menemui jalan keluarnya dengan tuntas. Selalu ada saja konspirasi yang terkandung dalam kasus penyelewengan dana yang terhitung dalam jumlah yang gak sedikit. Akibatnya, pembangunan di Indonesia banyak yang macet. Pengadaan infrastruktur yang memang sudah dirancang sedemikian rupa harus dihentikan karena para ulah maling yang gak ada habisnya.

Senin 10 April 2017 lalu memang baru dilaksanakan sidang kedelapan kasus korupsi e-KTP yang merugikan negara sekitar Rp 2,3 triliun memang masih dalam tanda tanya besar. Salah satu saksi yang dihadirkan adalah M. Nazaruddin yang merupakan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat. Dalam kesaksiannya Nazaruddin menyebutkan beberapa nama yang menerima aliran dana e-KTP itu. YuKepo udah merangkum nih beberapa nama yang disebutkan oleh Nazaruddin tersebut, penasaran ya? Yuk langsung aja kepoin!

1. Anas Urbaningrum

berita-sulsel.com

Menurut Nazaruddin, dana penyelewengan e-KTP yang diterima oleh Anas Urbaningrum termasuk beragam. Anas tidak menerima uang itu hanya sekali. Uang yang diterima Anas merupakan dana untuk kepentingan Anas demi naik jadi Ketua Umum Demokrat. Nominalnya yaitu sekitar Rp 500 miliar, 400 ribu USD (US Dolar), dan 300 ribu USD. Lebih jauh lagi, Nazaruddin juga mengakui bahwa ia pernah bertemu dengan Anas khusus untuk membahas proyek e-KTP.

2. Ganjar Pranowo

www.femina.co.id

Ganjar Pranowo yang merupakan Gubernur Jawa Tengah yang kini sedang menjabat memang disebutkan oleh Nazaruddin ikut menerima uang penyelewengan e-KTP. Bahkan menurut Nazar, Ganjar pernah sempat protes karena hanya mendapat jatah 150 ribu USD padahal ia meminta agar jatahnya disamakan dengan ketua yaitu 500 ribu USD. Dalam keterangan Ganjar yang dipanggil menjadi saksi kasus e-KTP, ia menyangkal tudingan yang dibeberkan oleh Nazar. 

3. Chairuman Harahap

kriminalitas.com

Chairuman Harahap yang pada saat itu menjabat sebagai Ketua Komisi II memang terang-terangan meminta uang dari proyek tersebut. Menurut keterangan yang dikeluarkan oleh Nazar, Chairuman tidak mau meneken proyek e-KTP tersebut kalau ia tidak mendapatkan jatah. Jelas Chairuman membantah hal tersebut walaupun dalam BAP persidangan miliknya terdapat sebuah berkas tulisan tangan sebagai tanda terima uang sebesar Rp 1,25 miliar dari Chairuman kepada keponakannya Ridha Harahap. Dalihnya, Chairuman menjelaskan uang tersebut adalah uang investasi. 

4. Gamawan Fauzi

moneter.co.id

Nazaruddin juga rupanya menyerang mantan Menteri Dalam Negeri yang satu ini yaitu Gamawan Fauzi. Nazaruddin mengungkapkan bahwa penerimaan uang oleh Gamawan Fauzi dilakukan secara bertahap. Total uang yang diterima oleh Gamawan Fauzi dari proyek ini adalah sekitar 5 juta USD. Saat dipanggil ke persidangan, Gamawan bersumpah tidak pernah menerima uang sepeser pun dari proyek ini.

5. Marzuki Ali

biographycolllection.blogspot.co.id

Marzuki Ali yang merupakan rival Nazaruddin dalam kongres Partai Demokrat tahun 2011 lalu memang disebutkan oleh Nazar bahwa beliau menerima uang sebesar Rp 20 miliar dari proyek e-KTP pada tahun 2011 lalu. Hal itu memang tercatat dalam BAP persidangan walaupun Marzuki Ali sudah membantahnya.

6. Agun Gunandjar

seruucom.tumblr.com

Dalam BAP milik Nazaruddin, Agun Gunandjar yang merupakan anggota Komisi II dan Badan Anggaran DPR RI pernah berujar untuk siap “pasang badan” apabila ada sesuatu yang terjadi dalam proyek akbar e-KTP ini. Sebagai imbalan, Agun meminta jatah dan dibuktikan dalam BAP ia menerima uang lebih dari 1 juta USD. 

7. Taufik Efendi

www.aktual.com

Nazaruddin rupanya juga mengungkap beberapa nama anggota DPR RI yang terlibat dalam penyelewengan dana e-KTP ini. Taufik Efendi yang merupakan anggota Komisi II ini disebutkan oleh Nazaruddin menerima uang sekitar 103 ribu USD. Nazaruddin juga mengungkapkan bahwa Taufik Efendi ini bukan orang yang reaktif, dapet jatah ya syukur kalau gak dapat ya gak apa-apa. 

Nah itulah tadi beberapa nama yang disebutkan oleh Nazaruddin ikut terlibat dan menerima kucuran dana dari kasus e-KTP. Kasus korupsi yang melibatkan pembesar negara memang jarang terungkap dengan tuntas. Semoga kasus e-KTP ini segera selesai dan para orang yang terlibat segera ditindak dengan setimpal. Jangan justru malah disembunyikan agar orang-orang lupa. 

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Mau Nikah Outdoor yang Antimainstream? Kamu Bisa Contek Tema Ini Gengs

Mau Nikah Outdoor yang Antimainstream? Kamu Bisa Contek Tema Ini Gengs

Beda Budaya Beda Table Manner, Inilah Etika Makan dari Berbagai Negara

Beda Budaya Beda Table Manner, Inilah Etika Makan dari Berbagai Negara

Menjadi Perdebatan, Dapatkah Kisah Cinta Terlarang Seperti ini Diteruskan?

Menjadi Perdebatan, Dapatkah Kisah Cinta Terlarang Seperti ini Diteruskan?

Atasi Insomnia Parah dengan 7 Tips Mendekor Kamar Tidurmu Guys

Atasi Insomnia Parah dengan 7 Tips Mendekor Kamar Tidurmu Guys

Oh, Jadi Ini 7 Tren Beramal Secara Modern Bagi Anak Muda

Oh, Jadi Ini 7 Tren Beramal Secara Modern Bagi Anak Muda

Dari Hoax Sampai Jomblo, Inilah Asal Mula 5 Istilah Gaul

Dari Hoax Sampai Jomblo, Inilah Asal Mula 5 Istilah Gaul

loading