Meski Bisa ke KUA Gratis, Kenapa Acara Pernikahan di Indonesia Justru Terkesan Mahal?

icubic.co.id

Di negara-negara yang menganut adat ketimuran seperti negara kita ini, pernikahan merupakan suatu prosesi yang dianggap sakral. Pernikahan seolah-olah menjadi suatu bentuk pencapaian tertentu agar dapat menjadi bagian dari masyarakat luas. Namun, kita pun menyadari bahwa tradisi pernikahan di Indonesia itu nggak mudah. Tidak hanya dari segi mental saja, dibutuhkan persiapan yang matang pula dari segi finansial untuk menggelar resepsi yang biayanya kerap nggak masuk akal. Dilansir dari Vice, pada tahun 2016 saja, rata-rata pasangan di Jakarta menghabiskan biaya sampai 116 juta rupiah untuk sekadar resepsi.

Biaya yang relatif mahal ini tentu bukan tanpa alasan. Di bawah ini, kamu bisa mengetahui beberapa faktor yang membuat resepsi pernikahan di Indonesia mensyaratkan biaya yang tidak sedikit. Yuk, simak!

1. Adat istiadat

www.bridestory.com

Perlu diketahui bahwa sebenarnya generasi sekarang cenderung lebih memilih untuk menggelar resepsi yang sederhana. Namun, pihak orang tua yang masih menganut adat istiadat zaman dulu seringkali menuntut perayaan yang sesuai pakem dan memakan biaya tidak sedikit. Akibatnya, proses yang sebenarnya bisa sederhana malah jadi terkesan kompleks. Setiap suku di Indonesia pun memiliki adat pernikahan yang berbeda-beda, dan kebanyakan memang membutuhkan banyak biaya.

2. Tekanan Sosial

thebridedept.com

Mengundang orang banyak di resepsi tujuannya adalah agar nantinya status rumah tangga tidak menjadi fitnah karena mempelai telah “mengumumkan” ikatan pernikahan melalui resepsi. Sebenarnya di zaman sekarang, pengumuman itu bisa dengan mudahnya kita sebarkan melalui media sosial. Akan tetapi sebagian besar masyarakat kita masih menganggap bahwa kehadiran itu sangat penting. Oleh karena itu, banyak orang yang tetap berusaha mengundang seorang kenalan meskipun sebenarnya bisa saja hubungannya sebenarnya tidak terlalu dekat. Berbeda dengan di negara barat yang biasanya hanya mengundang orang-orang terdekat.

3. Gengsi

thebridedept.com

Banyak orang yang bilang kalau pernikahan itu sebenarnya nggak mahal, yang mahal itu gengsinya. Sebagai suatu prosesi yang dicita-citakan hanya diselenggarakan sekali seumur hidup, resepsi sering dinilai sebagai gambaran atau citra akan status sosial seseorang. Karena itu, baik mempelai atau orang tua menginginkan resepsi yang mewah sebagai pengukuhan status sosial mereka. Padahal, lebih baik uang yang dikeluarkan untuk pesta tersebut digunakan untuk biaya hidup setelah menikah.

4. Anggapan bahwa pernikahan adalah acara untuk berburu makanan
thebridedept.com

Bagi tamu-tamu undangan yang masih berstatus sebagai pelajar atau belum bekerja, hidangan pernikahan kerap kali menjadi prioritas di samping menghadiri acara itu sendiri. Jika biaya yang dikeluarkan terlalu pas-pasan, bisa saja ada tamu yang akhirnya tidak sempat kebagian makanan dan akhirnya menimbulkan rasa tidak enak pada pengantinnya sendiri. Meskipun undangan yang disebar hanya 500, tapi yang hadir bisa saja mencapai ribuan. Oleh karena itu, biaya untuk katering biasanya memang yang terhitung paling “gendut”.

5. Pengaruh media
thebridedept.com

Media pun turut menjadi faktor yang membuat para calon pengantin rela terbebani oleh biaya resepsi yang tinggi. Pernikahan mewah para selebritis yang kerap diliput di berbagai media membuat orang-orang tergiur dan menginginkan kemewahan yang sama di resepsinya. Lihat saja bagaimana pernikahan Andien dan Ippe pada 2015 lalu menjadi panutan bagi banyak pasangan dan mengubah tren pesta pernikahan di Indonesia.

Itulah beberapa faktor yang memengaruhi tingginya biaya untuk menikah di Indonesia. Sebenarnya, menikah itu sesederhana mendaftarkan diri ke KUA saja lho. Namun karena adanya faktor-faktor di atas, akhirnya biaya resepsi pernikahan di Indonesia pun kerap menjadi alasan mengapa orang-orang sampai rela makan mie instan setiap hari demi menabung untuk menikah. Kalau kamu, lebih memilih resepsi pernikahan yang seperti apa?

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Dari Sunglass Sampai Bra, Ternyata Benda-Benda Ini Juga Punya Tanggal Kedaluwarsa!

Dari Sunglass Sampai Bra, Ternyata Benda-Benda Ini Juga Punya Tanggal Kedaluwarsa!

Mitos dan Fakta Dunia yang Akan Kamu Hadapi Setelah Lulus Kuliah. Jangan Langsung Percaya

Mitos dan Fakta Dunia yang Akan Kamu Hadapi Setelah Lulus Kuliah. Jangan Langsung Percaya

Jangan Malas Mengembangkan Diri, 7 Pekerjaan dengan Gaji Selangit Ini Sudah Menanti

Jangan Malas Mengembangkan Diri, 7 Pekerjaan dengan Gaji Selangit Ini Sudah Menanti

Jangan Sampai Amburadul, 5 Hal Ini Wajib Kamu Siapkan Saat Wawancara Kerja Digital!

Jangan Sampai Amburadul, 5 Hal Ini Wajib Kamu Siapkan Saat Wawancara Kerja Digital!

Biar Nggak Letoi Saat Bekerja, Ini Teknik Tidur yang Tepat Untuk Meningkatkan Produktivitasmu!

Biar Nggak Letoi Saat Bekerja, Ini Teknik Tidur yang Tepat Untuk Meningkatkan Produktivitasmu!

Nggak Perlu Minder Lagi, Ini 7 Alasan Kenapa Cowok Bisa Tertarik ke Cewek Berisi

Nggak Perlu Minder Lagi, Ini 7 Alasan Kenapa Cowok Bisa Tertarik ke Cewek Berisi

loading