Meski Ada Masalah Besar Tapi kalau Sudah Jodoh Tak Akan ke Mana-mana

22 Februari 2017
|Pristiqa Wirastami
Life
0SHARES

Masalah jodoh kadang membuat kita menjadi kalang kabut. Memasuki usia seperempat abad, tapi soal jodoh belum juga ada kepastian. Belum lagi pertanyaan yang datang silih berganti tanpa etika, menanyakan kapan kamu melangkah pelaminan. Jangankan memikirkan waktunya, menemukan orang yang diajak ke pelaminan saja belum.

Tapi sesekali kamu harus mencoba jangan skeptis soal jodoh. Walaupun terdengar klise, namun jodoh yang ditakdirkan untukmu memang tak akan kemana. Ada kenyataan-kenyataan ini yang bisa membuatmu percaya.

1. Kadang jodoh itu ternyata dekat, hanya saja kamu sering tak menyadarinya

Kamu seringkali berangan terlalu tinggi tentang jodoh yang nantinya mendampingi di sisa hari. Di pikiramu, dia datang atas restu yang diberikan oleh semesta, dan dengan takdirnya akhirnya menemukanmu. Dia yang selama ini kita nanti, terasa jauh sekali.

Padahal kalau kamu mau membuka mata lebih lebar, jodoh bisa saja datang dari seseorang yang selama ini berada di sekitarmu. Dia tak pernah jauh, hanya saja keberadaannya selalu tertutup oleh angan-angan mulukmu tentang konsep jodoh.

Siapa sangka yang menjadi pelabuhan terakhirmu nantinya adalah teman yang sudah kamu kenal selama bertahun-tahun. Namun dalam kurun waktu ke belakang, kalian tak punya banyak waktu untuk saling mengenal lebih jauh lagi. Hingga pada akhirnya kalian dipertemukan kembali dan mempunyai kesempatan itu. Siapa yang sangka juga hati kalian bisa secepat itu terpaut.

2. Dia bisa orang yang selalu memberimu dukungan, tanpa pernah meminta balasan

Kenyataan bahwa selalu ada orang yang memberimu dukungan tanpa sekalipun meminta pamrih, patut diperhitungkan. Mana ada seseorang yang begitu rela memberikan segala dukungannya untukmu, tanpa sedikit pun memendam perasaan. Satu hal yang perlu kamu lakukan adalah cobalah untuk sedikit peka dan melihat orang-orang sekitar yang selama ini bersamamu.

Salah satu di antaranya mungkin yang selalu ada untukmu. Bahkan ketika kamu berada dalam kondisi paling terpuruk pun, dia tetap memilih untuk berada di sisimu. Memotivasimu untuk bangkit.

Peran pentingnya banyak tertutupi, karena ketika kamu kembali menemukan gairah, kamu kembali disibukkan dengan hal lain. Dan dia terlupakan begitu saja. Tapi tak ada salahnya untuk sejenak berhenti mencari, ketika ada seseorang ini di dekatmu. Selami dulu kepribadiannya, jodoh atau tidak urusan belakangan.

3. Pada kenyataannya, dia memang bukan orang yang kamu nanti. Tapi nantinya ada satu titik kehadirannya bisa menggetarkan hati

Kehadirannya selama ini di hidupmu terasa biasa saja. Bagimu, tak ada yang spesial dari sosoknya. Kamu memimpikan jodoh sesuai kriteriamu yang penyabar, pengertian, romantis, dan banyak krriteria manis lainnya. Namun dia jelas bertolak belakang dari apa yang selama ini kamu impikan. Itu membuatmu tak berpikir untuk menaruh perasaan padanya.

Tapi sekuat apapun kamu berusaha mendapat jodoh yang kamu inginkan, jika Tuhan berkehendak itu bukanlah yang kamu butuhkan, maka sampai kapanpun kamu tak akan bertemu sosok impianmu tersebut. Justru kini hatimu yang dibalikkan oleh Tuhan, ada satu titik yang membuat hatimu terasa bergetar ketika menyelami sosok yang selama ini bertolak belakang dengan impianmu. Sosok yang bahkan tak pernah kamu impikan sekalipun. Namun bersamanya, kamu bisa melihat masa depan itu.

4. Kalau dipikir, pertemuanmu dengannya selalu terasa mudah

Ketika kamu mencoba berpikir ulang bagaimana pertemuanmu dengannya, semua di luar logika yang selama ini kamu susun sendiri. Pertemuan dengannya terasa sangat mudah. Bahkan tanpa hambatan sama sekali seperti yang sebelum-sebelumnya. Kamu dan dia tak perlu banyak upaya untuk saling menemukan. Takdir lah yang akhirnya membuat kalian bersama.

Bukankah jodoh seharusnya bisa sesederhana ini saja? Kalau terlalu banyak hal yang kamu paksakan untuk bertemu jodoh, jangan-jangan memang itu bukan jalanmu.

5. Kalau mau bersabar, jodoh sebenarnya mudah. Walau kadang kehadirannya sering tak terduga

Menemukan jodoh sebenarnya hanya butuh kesabaran. Dia akan selalu datang di waktu yang tepat. Tak terlalu cepat, juga tak terlambat. Tuhan mempertemukanmu dengan jodohmu ketika kamu memang telah siap untuk menjalani hidup dengan berbagi. Tuhan juga telah menjanjikan bahwa jodoh tak akan kemana, asal kamu mau berusaha dan sedikit lebih peka.

Caranya datang memang selalu tak terduga. Termasuk dia yang selama ini sudah kamu kenal lama. Pada akhirnya dia yang siap mendampingi adalah dia yang datang dengan kemantapan, bukan dia yang banyak mengumbar janji pada hubungan sebelum pernikahan.

Suatu saat, kamu hanya akan mengulum senyum ketika mengingat jalannya bertemu jodoh. Akhirnya kamu akan sadar, tak ada yang perlu dirisaukan tentang hal yang memang sudah digariskan. Ketimbang berusaha terlalu keras untuk mendapatkan jodoh, kenapa tak berupaya untuk mengubah hal lain yang masih bisa diusahakan. Memperlebar pintu rezeki misalnya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Pristiqa Wirastami
"For the sake of happines, I do writing."
0SHARES