Merasa Target dalam Hidupmu Selalu Meleset? Ini Cara Biar Mereka Reachable!

11 Juli 2018
|M.A
0SHARES

Bicara mengenai ambisi dan tujuan yang tercapai dengan realistis itu gampang-gampang susah. Ada orang yang bisa menentukan tujuan hidupnya dengan mudah tapi tidak sedikit orang-orang yang mengalami kesulitan menentukan tujuan hidupnya. Mengapa? Bisa jadi dunia edukasi tidak terlalu menjelaskan tentang tujuan hidup. Padahal, tujuan hidup sangatlah penting bagi kamu dan calon perusahaan kamu.

Calon perusahaan kamu pun tentunya ingin agar kamu bahagia dengan pekerjaanmu agar bisa bertahan lama di perusahaan mereka. Hal itu tidak akan tercapai jika kamu dengan “terpaksa” menerima pekerjaan itu karena alasan tertentu seperti tidak ada pekerjaan lain sehingga mau tidak mau harus menerima pekerjaan itu. Lantas, bagaimana caranya kita menentukan tujuan hidup kita tapi realistis? Berikut ini jawabannya.

Pertama, kamu harus melakukan SMART. SMART adalah metode untuk menentukan tujuan hidupmu. Metode ini tidak hanya digunakan untuk menentukan tujuan hidup tapi juga digunakan untuk kepentingan perusahaan, membuat deadline yang masuk akal.

SMART terdiri dari Specific, Measurable, Achievable, Realistic with Timelines. Jadi, tujuan yang kamu buat harus spesifik, harus bisa diukur tingkat kesuksesannya, bisa dicapai dengan waktu yang realistis. Dengan membuat tujuan yang memenuhi aspek tersebut, kamu bisa mencapai tujuan hidupmu dengan sukses. Percuma juga kalau target udah tinggi, tapi kamu nggak tahu gimana cara menggapainya.

Selanjutnya, ada baiknya kamu memiliki rencana jangka panjang dan jangka pendek. Jangka pendek biasanya memiliki rentang waktu 1-3 tahun sedangkan jangka panjang memiliki rentang waktu 3-5 tahun. Rencana jangka pendek berfungsi membuat kamu mencapai rencana jangka panjangmu. Isinya apa saja mengenai rencana jangka pendek atau panjang? Isinya bisa berupa pengembangan diri yang kamu buat sendiri. Pengembangan diri ini bisa membuat kamu mencapai apa yang kamu inginkan. Jika bisa, usahakan pengembangan diri didanai oleh kamu sendiri karena jika didanai oleh perusahaan, bisa jadi kamu akan terikat kontrak atau semacam itu. Jika kontraknya cukup menguntungkan bagi kamu, tidak ada masalah. Namun, jika sampai kontrak tersebut cukup menghambat kamu, ada baiknya kamu pertimbangkan kembali tawaran perusahaan tersebut.

Tujuan hidupmu harus se-spesifik mungkin. Jangan sampai tujuan hidupmu terlalu umum karena hal itu akan menyulitkan kamu untuk beradaptasi dan bekerja mencapai tujuan hidup. Tujuan hidupmu inilah yang nanti akan menentukan pekerjaanmu ingin seperti apa dan perusahaan yang tepat untukmu seperti apa.

Terakhir, Bicaralah secara terbuka dengan calon perusahaanmu mengenai apa yang kamu inginkan. Jika sampai tidak terbuka, tentunya mereka akan kecewa dengan kamu jika nanti ada sesuatu yang tidak beres. Selanjutnya, jika ada perbedaan dalam tujuan kamu dengan tujuan perusahaan kamu, kamu bisa menjelaskan bagaimana cara yang terbaik agar tujuanmu bisa sama dengan tujuan perusahaan. Oleh karena itu, intinya beranilah terbuka dengan calon perusahaanmu niscaya mereka menerimamu dengan tangan terbuka.   


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
M.A
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES