Menyedihkan! Sudah Renta Tetap Berjualan, Kakek di Baturaja Berikan Semua Dagangannya ke Pembeli

15 November 2017
|Chandra W.
0SHARES

Kisah sedih datang dari Baturaja, Sumatera Selatan. Seorang kakek berkeliling kota ini membawa ransel untuk berjualan minuman dan beberapa jenis roti. Di bawah panas terik matahari, kakek yang tidak diketahui namanya ini menawarkan minuman probiotik dan roti ke pejalan kaki yang ditemuinya. Padahal, indra penglihatan dan pendengarannya sudah tidak berfungsi dengan baik.

Salah satu pembeli bernama Dian Fajar Wati menceritakan kisahnya di akun Facebook. Ia berniat membeli dua minuman probiotik yang biasanya dijual dengan harga eceran Rp 2.000 - 2.500,-/buah itu dan memberikan uang pecahan lima ribuan. Sang kakek lalu malah menyodorkan semua minuman probiotik di tangannya yang waktu itu masih utuh satu pak berisi lima botol. Ketika ditanyai berapa harganya, si kakek tidak menjawab dengan jelas, malah terus memaksa Dian mengambil satu pak minuman tersebut.

Setelah sempat ‘dorong-dorongan’, Dian tetap mengambil dua botol sesuai dengan uang yang diberikannya ke kakek. Sang kakek terlihat lelah dan kepanasan tapi tetap melanjutkan perjalanan menjual roti dan minuman. Dari apa yang diceritakan Dian, dapat diketahui bahwa penglihatan kakek pasti sudah tidak jelas, yang ia tahu hanya menerima uang tanpa mengetahui berapa nilainya. Begitupun dengan pendengarannya, karena ketika ditanyai berapa harganya si kakek malah tidak menjawab dan justru menyodorkan semua dagangannya.

Sedih nggak sih di zaman seperti ini masih ada orang seperti kakek itu? Entah kakek berjualan karena masih membutuhkan biaya hidup dan sudah tidak ada yang mampu menanggungnya atau memang karena masih ingin bekerja, tidak ada keterangan lebih lanjut yang dapat dihimpun.

Apapun alasannya, usaha kakek ini untuk terus mandiri di usia senja ini patut diacungi jempol. Bukan hanya patut dihargai, tapi juga perlu dilarisi. Kamu yang tinggal di sekitar wilayah Baturaja dan nggak sengaja bertemu, belilah dagangannya. Apalah artinya menyebarkan berita tapi pas ketemu orangnya nggak dibantu? Nggak seberapa buat kamu, tapi berharga banget buat kakek. Apa yang dilakukan Dian juga patut dicontoh karena ia tidak memanfaatkan kekurangan kakek untuk berbuat curang. Tetap jadi pembeli yang adil, ya.

Setelah membaca artikel ini, masih mau leha-leha di depan televisi sambil scrolling timeline instagram mantan? Nggak malu sama kakek yang masih panas-panasan di luar sana?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES