Menikah Muda? Siapa Takut! Ini 7 Alasan Kenapa Menikah Muda Jadi Pilihan Tepat!

25 Oktober 2017
|Lulu Lukyani
11SHARES

Tren menikah muda sedang merebak pada anak-anak muda di Indonesia. Padahal sebelum tren ini muncul kembali, tren menikah justru di usia-usia matang dengan alasan agar mencapai banyak hal terlebih dahulu sebelum menikah. Namun akibat banyak faktor salah satunya penggunaan media sosial yang semakin tinggi mendorong angka menikah di usia muda semakin bertambah.

Di media sosial, banyak ditampilkan foto atau video yang menampilkan sepasang kekasih yang terlihat mesra, hingga akhirnya menikah di usia muda, dan semua terlihat menyenangkan. Atau banyak pula topik-topik yang membahas enaknya menikah muda. Intinya, setiap hari anak muda Indonesia khususnya disuguhi konten-konten nikah muda secara intens, sehingga hal tersebut merasuk ke dalam pikiran setiap anak muda yang melihat dan terpengaruh ingin melakukan hal yang sama dengan yang dilihatnya. Nikah muda memang tidak buruk, tetapi ada manfaat bagi sepasang kekasih yang memilih untuk menikah muda. Seperti kali ini, Yukepo akan membahas manfaat-manfaat nikah muda. Mau tau apa aja manfaatnya? Yuk kita kepoin!

1. Menikah muda bisa bikin kamu lebih bahagia lho!

Knot-Yet Report” dari National Marriage Project 2013 menyatakan bahwa orang-orang yang menikah muda lebih bahagia dibandingkan orang-orang yang menunda pernikahan. Survei penelitian tersebut mencatat orang berusia 20-28 tahun yang menyatakan “sangat puas dengan hidup” adalah orang-orang yang sudah menikah. Siapa yang gak bahagia sih kalo setiap harinya bareng-bareng terus sama orang yang dicintai?

2. Laki-laki yang menikah muda bisa memiliki penghasilan lebih banyak

American Community Survey pada tahun 2008-2010 menunjukkan data bahwa laki-laki yang menikah di usia 20-an menghasilkan lebih banyak uang dibandingkan laki-laki yang menikah di usia 30-an. Mungkin semangat bekerjanya meningkat karena sudah ada keluarga. Keinginan untuk mencapai kehidupan berumahtangga yang lebih tercukupi memengaruhi produktivitas kerjanya. Tapi, perlu diingat ya. Kehidupan rumah tangga itu bukan hanya tanggung jawab suami. Istri pun bisa membantu suami untuk sama-sama mempunyai kehidupan yang berkecukupan. Mau hidup enak bareng, ya usahanya juga harus bareng dong.

3. Belajar bertanggungjawab lebih awal

Menikah di usia muda membuat pasangan belajar bertanggungjawab lebih awal. Kalau biasanya penghasilan yang kamu punya dipakai untuk kebutuhan diri sendiri, beda halnya ketika kamu sudah berumahtangga. Penghasilan yang kamu punya akan kamu pakai untuk hidup bersama pasanganmu. Kamu dan pasanganmu akan mengatur setiap penghasilan yang kalian punya. Misalnya, untuk keperluan sehari-hari, untuk nabung, untuk biaya tak terduga, dll. Hal ini tentunya bikin kamu dan pasanganmu jadi bisa lebih bertanggungjawab atas apa yang kalian punya.

4. Kehidupan seksual yang lebih berkualitas

Dana Rotz, peneliti dari Harvard, mengungkapkan bahwa pasangan yang menikah di usia 20-an akan mempunyai kehidupan seksual lebih baik dibandingkan mereka yang menunda pernikahan. Penelitian itu juga mengungkapkan bahwa menunda pernikahan selama 4 tahun akan mengurangi frekuensi hubungan seksual sebanyak 1 kali setiap bulannya. Di usia muda tentunya kamu dan pasanganmu masih memiliki kondisi fisik yang sangat prima, sehingga kalian lebih bisa menikmati hubungan intim dengan kepuasan yang lebih. Selain itu, kualitas sel telur yang diproduksi perempuan pada usia 20-an lebih prima dibandingkan sel telur dari perempuan berusia 30-an. Jadi, kesempatan kalian untuk memiliki keturunan lagi bagus-bagusnya nih di usia 20-an.

5. Bisa Jadi Orang Tua Gaul

Kalau kamu menikah di usia 23 tahun, dan punya anak di usia 24 tahun, berarti ketika usiamu 44 tahun, anakmu sudah 20 tahun. Punya anak yang selisih usianya tidak terlalu jauh pasti membawa keseruan tersendiri. Kamu dan anakmu bisa membangun hubungan layaknya seorang teman. Kamu juga masih bisa mengikuti perkembangan zaman agar bisa menyesuaikan dengan anak-anakmu. Hal ini tentunya akan membuatmu lebih mudah memahami sang anak. Seru banget kan?

6. Akan lebih sulit untuk berpisah

Menikah di usia muda berarti kamu dan pasanganmu akan membangun kehidupan bersama-sama dari titik yang paling rendah. Kalian akan melewati banyak momen bersama, dan juga bersama-sama menghadapi berbagai permasalahan. Hal ini berarti bahwa kamu dan pasanganmu telah banyak melewati fase kehidupan bersama-sama. Pendampingan dan kebersamaan dalam jangka waktu yang panjang ini akan menjadi pengingat untuk kamu dan pasanganmu ketika kalian mendapatkan masalah besar yang berpotensi membuat kalian berpisah. Kamu dan pasanganmu akan berpikir bahwa kehidupan yang sudah kalian bangun bersama-sama akan sangat berharga untuk diperjuangkan. 

7. Bebas dari pertanyaan “kapan nikah”

Ini nih yang biasanya bikin galau dan bikin baper anak-anak muda jaman sekarang. Kalau udah ditanya “kapan nikah?” langsung deh tuh gelisah, resah, bingung mau menjawab apa. Apalagi kalo belum punya pasangan. Duh, makin galau deh tuh. Nah, kalau kamu sudah menikah di usia muda, pastinya kamu sudah terbebas dari pertanyaan keramat itu dong. Dateng ke reunian kampus, atau ke acara pernikahan temen, udah nggak akan ada lagi deh yang iseng nanya-nanya begitu. 

Itu dia manfaat-manfaat menikah muda menurut Yukepo. Memang menikah muda dapat menjadi hal yang baik dan menyenangkan. Namun perlu diingat bagi siapapun yang ingin menikah muda, bahwa segala sesuatunya harus telah siap. Tidak hanya materi tapi juga mental, ilmu dan pengetahuan yang nantinya diperlukan untuk menjalani rumah tangga yang harmonis. Karena pernikahan bukan hal yang main-main, kamu akan berbagi kehidupan dengan seseorang yang telah kamu pilih untuk sisa waktu yang kamu miliki. Jadi menikah mudalah wahai kalian yang telah siap! Untuk yang belum, yuk siapkan diri!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Lulu Lukyani
Gak Punya Quote Nih!
11SHARES