Menghindari Awkward Moment Ketika Bertemu Mantan Gebetan yang Nggak Pernah Kesampaian

13 Oktober 2017
|Chandra W.
0SHARES

Yang namanya mantan di mana-mana memang suka bikin merinding, bingung, grogi pas ketemu. Termasuk mantan gebetan. Mungkin dulu kamu pernah dekat dengan seseorang yang udah sampai tahap hampir banget jadian tapi kemudian negara api menyerang. Status hampir pacar lenyap, kamu dan dia jadi manusia yang kembali asing satu sama lain. Jangankan menyapa, mendengar namanya saja sudah bikin lemas. Makanya kamu menghindari jalan-jalan dan tempat-tempat di mana ada kemungkinan bertemu dia.

Tapi yang namanya takdir nggak bisa dihindari. Di sebuah pameran seni yang settingan spacenya dibuat koridor-koridor sehingga memudahkan flow pengunjung, tapi juga berarti kamu tidak bisa berputar balik, kamu melihatnya. Mau balik nggak mungkin, soalnya pintu keluarnya harus melewati semua koridor ini terlebih dahulu. Belum terpikir apa langkah yang mau diambil, dia tiba-tiba membalikkan badan dan mata kalian bertemu. (Atau skenario lainnya yang mengharuskan kamu terpaksa berbicara dengan mantan gebetan)

Jangan memalingkan muka! Iya, tahu kok, kamu pasti khawatir bakal awkward kalau mengobrol lagi sama dia. Mau ngomongin apa coba? Tapi kalau kamu pura-pura nggak melihatnya padahal udah ke-gap, lebih awkward lagi dan kayak anak kecil. Pertama, tenangkan pikiranmu. Kedua, ambil napas panjang tapi ya jangan panjang banget sih. Grogi apa sesak napas?

Setelah merasa tenang, berjalanlah dengan pelan ke arahnya. Santai aja. Nggak usah buru-buru apalagi sampai kesandung. Sampai di depannya, sapa dia seperti kamu menyapa teman biasa. Salaman dan ‘hei, gimana kabar?’ atau apalah. Kalau udah nggak sanggup, bilang aja kamu buru-buru dan mau duluan, terus melipir kabur.

Kalau masih kuat, ya ngobrol aja kayak biasa. Tanyain kegiatannya sekarang, dia ngapain di situ, tapi jangan tanya sama siapa. Tunjukkan bahwa sejak apa yang sempat kamu usahakan gagal (bareng dia dulu), kamu telah berubah menjadi sosok yang sedikit lebih dewasa. Siapa tahu setelah mengobrol sama dia, perasaanmu terverifikasi. Ternyata kamu udah biasa aja sama dia. Atau malah kamu mikir ‘kok dulu bisa-bisanya ya aku suka sama dia?’ Siapa tahu?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES