Menghadapi Dosen Pembimbing Skripsi Killer, Siapkan Dirimu dengan Senjata Ini

11 Januari 2018
|Chandra W.
593SHARES

Skripsi seringkali menjadi momok bagi mahasiswa tingkat akhir dan akhir banget sebentar lagi di-SP sama kampus. Ada saja halangan untuk mengerjakan karya tulis ilmiah syarat kelulusan ini. Paling sering sih karena kemalasan diri sendiri. Tapi nggak jarang juga karena mendapat dosen pembimbing yang killer abis.

Boro-boro mau bimbingan, ketemu di hari-hari biasa saja melipir. Memang ada kampus yang pembagian dosen pembimbingnya dilakukan oleh pihak akademik, bukan dari pilihan mahasiswa. Kalau sudah begini, mau gimana lagi?

1. Pertama-tama kamu harus belajar menerima keadaan

Ini esensial dan kamu harus wajib kudu banget melewati tahap ini agar skripsimu bisa selesai meskipun harus bimbingan setiap minggu sama dosen pembimbing yang ditakuti oleh mahasiswa seangkatan. Pikirkan satu hal ini: semakin aku menjauh dari bimbingan, semakin lama pula lulusnya, kerjanya, nikahnya, beli rumahnya dan seterusnya. Sudah?

2. Pahami dulu konsep dan ide skripsimu serta apa yang akan dikonsultasikan sebelum bertemu

Antisipasi pertanyaan yang kira-kira akan diajukan dosenmu biar nggak cuma mematung dan terlihat nggak menguasai materi yang harusnya sudah kamu pelajari jauh-jauh hari. Dengan melakukan ini, kamu sedang meminimalisir kemungkinan disemprot dengan ucapan yang mungkin bisa menyakiti hatimu.

3. Dengarkan ucapannya dengan baik. Kalau bisa jangan membantah

Ada tipe dosen yang paling nggak suka dibantah omongannya. Biasanya dosen begini galak kalau dibantah. Nah kamu harus tahu dulu nih tipe dosen pembimbingmu yang begini atau bukan. Kalau iya, seberapapun kamu nggak setuju dengan argumennya, jangan dibantah. Kalau kamu nggak kuat, silakan bantah argumennya tapi dengan cara yang halus dan sopan. 

4. Datang tepat waktu sesuai jadwal bimbingan

Ini berlaku bagi dosen apa saja mau baik, killer, cuek, pokoknya kamu wajib datang sebelum jam bimbingan dimulai. Ternyata pas kamu sudah sampai tempat bimbingan, dosennya nggak ada? Wajar, mereka banyak kesibukan dan hampir pasti setiap mahasiswa skripsi mengalaminya. Jangan jadikan alasan untuk datang terlambat di bimbingan berikutnya. Ingat, tanpa dosen pembimbing kamu nggak akan bisa lulus. Selalu datang tepat waktu menunjukkan bahwa kamu benar-benar niat bimbingan.

5. Bawa cemilan buat dimakan bareng pas bimbingan

Dosen juga manusia biasa dengan kesibukan yang seabreg. Mahasiswa bimbingannya juga bukan hanya kamu. Jadi wajar saja kalau terkadang mereka terlihat nggak mood. Supaya skripsimu tetap aman dan kamu bisa bimbingan dengan rasa senang, coba deh cari tahu dosen pembimbing suka ngemil apa lalu bawa cemilan itu saat bimbingan. 

6. Berpenampilan rapi dan bersikap santun

Tak apalah skripsimu dicela, asal jangan yang lain. Jangan sampai kamu berangkat bimbingan belum mandi, keringetan, bau badan apalagi bau mulut. Bisa jadi sasaran empuk buat dimarahin tuh. Dosen juga jadi nggak selera membimbingmu kalau begitu. Selain itu, ingat untuk bersikap santun ya. Bahkan jika bimbingan dilakukan di luar kampus, tetap jaga sopan santun dan hormati ia.

Kalau kamu sanggup melakukan itu semua, segalak apapun dosen pembimbing pasti kamu bisa melewati bimbingan demi bimbingan dengan lancar sampai sidang, revisi dan wisuda. Selamat menaklukkan dosen pembimbing!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
593SHARES