Mau Resign? Pertimbangkan Dulu Hal Ini Secara Matang!

www.pexels.com

Kerjaan yang menumpuk, jam tidur yang tidak teratur, tubuh yang lelah, dan batin tersiksa menjadi alasan seseorang memutuskan untuk berhenti bekerja. Beberapa dari kamu memang punya keunikan jalan cerita hidup masing-masing.

Dengan memiliki jalan yang berbeda-beda, inilah mengapa beberapa orang menginginkan untuk resign. Kehidupan yang monoton, stuck, tidak berkembang, merasa bingung mau terus berkarier di tempat yang sama atau mencari pekerjaan baru.

Sebelum mantap untuk menulis dan mengirimkan surat pengunduran diri, ada baiknya untuk mempertimbangkan hal penting berikut. Harapannya supaya tidak ada penyesalan di kemudian hari.

1. Nyaman

pixabay.com

Pekerjaanmu saat ini tidak memberimu kesempatan belajar hal yang baru, tapi kamu sudah lama bekerja di sana. Tidak ada tantangan baru, namun kamu sudah hapal segala plus dan minus di kantor. Lengkap dengan informasi tambahan lain yang belum tentu kamu dapatkan di kantor lain.

Meskipun selama setahun belakangan hal yang kamu lakukan tampak monoton, tidak ada proyek yang berarti. Meskipun merasa hal itu adalah tanda untuk mulai mencari pekerjaan baru, sebuah karir baru perlu soft skill baru. Apakah kamu sudah siap melepaskan rasa nyamanmu?

2. Gaji

pixabay.com

Perusahaan lama tentu telah melihat pekerjaanmu selama ini. Sudah barang tentu menaikkan gajimu sebagai tanda terima kasih atas kiprahmu selama ini. Jika sudah bekerja cukup lama dan memberikan dedikasi tinggi, namun gaji masih sama seperti awal bekerja, kamu bisa mencoba melobi atasan agar gajimu bisa naik.

Sebuah perusahaan pasti akan berpikir untuk menaikkan keuntungan perusahaan setiap tahun. Dengan kata lain, gaji juga bisa ditambah dari hasil keuntungan tersebut. 

3. Skill

pixabay.com

Merasa bosan dengan kerjaan yang begitu-begitu saja tapi bingung mau menambah skill apa? Mungkin kamu merasa bosan jadi pegawai karena melihat orang lain yang lebih sukses. Mereka tampak tidak ada yang pernah merasa bosan dengan apa yang dikerjakan. Tetapi, apakah hal ini cukup kamu jadikan alasan untuk resign?

4. Masalah kantor
pixabay.com

Beberapa orang yang ingin resign selalu punya catatan mengenai masalah kantor. Salah satunya dengan bermasalah dengan bos dan rekan kerja. Masalah ini mungkin sangat berpengaruh pada psikis dan menyebabkan tidak bersemangat datang ke kantor.

Jika memang hubunganmu dengan orang di kantor tidak bisa diperbaiki, boleh saja kamu resign. Tetapi, apakah di kantor lain masalah yang sama tidak mendatangimu?

Coba ajukan cuti dulu untuk memikirkan dirimu. Kamu per mengintropeksi apa yang kurang tepat dan menyegarkan kembali pikiran sebelum benar-benar mantap menulis surat pengunduran diri.

5. Kontribusi perusahaan
pixabay.com

Sudah cukup lama berada di kantor membuatmu tahu dan merasakan suka dukanya selama bekerja di perusahaan tersebut. Tentu saja ada pasang surutnya.

Melakukan kerja semaksimal mungkin agar perusahaan tetap bertahan sudah menjadi tugasmu sebagai karyawan. Kontribusi perusahaan padamu dengan tunjangan dan gaji juga sudah membuat kehidupanmu cukup stabil.

6. Kebutuhan hidup

pixabay.com

Meskipun alasannya manusiawi, kebutuhan hidup memang jadi alasan banyak orang untuk resign. Mengingat kebutuhan semakin bertambah, umur juga bertambah. Sedangkan jika ingin mencari peluang lain yang bisa memenuhi keinginan, menjadi makin sulit karena keterbatasan yang ada.

Akan sayang jika saat ini kamu resign dari kantor untuk bekerja dalam bidang baru. Meskipun bisa memenuhi kebutuhan hidup, ini bukan jadiman utama. Banyak memang cerita mengenai kesuksesan yang datang dari kenekatan seseorang. Tetapi, tetap realistis untuk tujuan sekadar memenuhi passion atau kebutuhan hidup.

7. Jenjang karier

pixabay.com

Mendapatkan tawaran kerja yang lebih baik mungkin bisa membuat seseorang ingin resign dari kantor. Bukan berarti loyalitasmu rendah. Bisa jadi dengan resign kamu bisa lebih berkembang lagi.

Jika jenjang karier di perusahaan lama bisa diraih segera, mengapa harus pindah ke kantor baru yang perlu waktu lagi untuk mendapatkan gaji sepadan? Tidak ada salahnya untuk menimbang kembali untuk mengambil kesempatan tersebut.

Resign tidak selalu buruk dan tidak semuanya bagus. Tergantung pada situasi dan kondisi. Apalagi perusahaan tidak memberikan hak yang berwujud dalam kenaikan jabatan dan gaji, resign akan jadi pilihan terbaik.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Bikin Seru! 10 Tempat Outbound Malang untuk Acara Kantor & Keluarga | Keepo.me

Bikin Seru! 10 Tempat Outbound Malang untuk Acara Kantor & Keluarga | Keepo.me

Biaya yang Harus Disiapkan untuk Kebutuhan Selama Liburan

Biaya yang Harus Disiapkan untuk Kebutuhan Selama Liburan

Pemotor Ini Keberatan Ditilang karena Masuk Jalur Cepat. Alasannya karena Dia Juga Cepat | Keepo.me

Pemotor Ini Keberatan Ditilang karena Masuk Jalur Cepat. Alasannya karena Dia Juga Cepat | Keepo.me

Inspirasi Bridal Cape Elegan untuk Lengkapi Gaun Pernikahan

Inspirasi Bridal Cape Elegan untuk Lengkapi Gaun Pernikahan

Punya Selera Fashion yang Gaul, Nenek Ini Bikin Influencer Fashion Malu Sendiri | Keepo.me

Punya Selera Fashion yang Gaul, Nenek Ini Bikin Influencer Fashion Malu Sendiri | Keepo.me

Langkah yang Harus Diambil untuk Menjaga Keasrian Bumi

Langkah yang Harus Diambil untuk Menjaga Keasrian Bumi

loading