Marak Persewaan Pengantin di Vietnam, Sebegitu Pentingnya Menjaga Image di Depan Orang Lain?

pixabay.com

Menyewa pengantin? Hal ini terdengar cukup asing di telinga, dan mungkin banyak orang menyangka hal itu hanya akan terjadi di sinetron atau film drama. Nyatanya, kasus penyewaan pengantin adalah praktik yang sudah beberapa kali dilakukan di negara tetangga, Vietnam. Saat mengunjungi pesta pernikahan sang penyewa, orang luar tak akan menyadari sisi gelap di balik gemerlapnya pesta tersebut.

pixabay.com
Beberapa waktu lalu, seorang pengantin cantik, Kha, mengungkapkan kisahnya kepada media. Sebagai seorang anak gadis yang memiliki keluarga yang konservatif, tak mungkin rasanya jika ia harus memiliki anak di luar nikah. Lelaki yang menghamilinya sudah menikah dengan orang lain, dan tak ada pilihan baginya kecuali menikahi seseorang demi menjaga nama baik keluarga. Usia kandungannya sudah 3 bulan kala itu. Maka, dengan uang sekitar 20 juta rupiah, ia membayar seorang lelaki untuk menjadi suaminya, meskipun palsu. Kha dengan suaminya tidak menikah secara legal.
pixabay.com
Selain Kha, ada banyak pasangan yang menyewa orangtua, bibi, paman, teman, atau keluarga untuk menghadiri pernikahan. Hal ini biasanya dilakukan oleh pasangan yang keluarganya tidak setuju dengan pernikahan yang diadakan. Belasan juta digelontorkan untuk membayar jasa ini. Meski uang yang digelontorkan tidak sedikit, nyatanya bisnis ini terus berkembang dan tumbuh di Vietnam. Haruskah bahagia atau sedih dengan fakta ini?
pixabay.com
Faktanya, setelah pesta pernikahan selesai, semua kepalsuan itu juga akan sirna. Kha tidak akan pernah mendapatkan kasih sayang dari "suami" yang ia nikahi, seperti juga anaknya tak akan mendapatkan sosok ayah. Kha berkata dirinya akan mengatakan kepada keluarga dan orang-orang terdekatnya bahwa sang suami meninggalkannya, dan ia menjadi single mother kini. Tentu, janda yang ditinggalkan suaminya lebih dipandang positif daripada wanita lajang yang memiliki bayi tanpa suami.
www.indiaearl.com

Begitu pula mereka yang menikah tanpa restu keluarga. Benar, mereka akan tampak sempurna di dalam resepsi perkawinan. Namun, selepas pesta usai, mereka akan tetap hidup terkucilkan dari keluarga. Meski hidup bahagia dengan pasangan pilihan, namun rasa bahagia itu akan lenyap digerus perasaan bersalah atau rindu dengan keluarga yang mereka lepaskan demi cinta. Lalu, apa yang tersisa? Tak ada. 

favim.com

Budaya sewa menyewa sebenarnya menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi saat ini. Ya, ketika kepalsuan lebih dihargai daripada kejujuran. Kulit lebih berharga daripada isi. Penampilan orang menjadi prioritas, lebih daripada kualitas pribadi yang ia miliki. Pendapat orang lebih penting daripada kebahagiaan yang dirasakan sendiri. Maka, pembohong bermunculan di mana-mana. Kemunafikan jadi hal yang lumrah. Semakin hari, semakin sulit seseorang untuk hidup sesuai dengan hatinya.

pixabay.com

Bukan rahasia lagi, kita sering melihat orang membuat image yang sama sekali berbeda dengan dirinya sendiri di media sosial. Ia bisa mengatakan betapa ia cinta kepada ibunya di dunia maya, namun di dunia nyata, perilaku membangkang jadi kebiasaan. Pernah juga kita jumpai seorang selebgram yang bangkrut karena memaksakan diri membeli produk fashion mahal padahal kondisi keuangannya tak mendukung.

Banyak orang yang menghabiskan uang begitu banyak hanya agar bisa mengikuti gaya hidup teman-temannya, padahal kondisi dompet sama sekali tidak mendukung. Ia tahu, ia bisa menyeduh kopi sendiri di teras rumah, tapi memilih menghabiskan lembaran lima puluh ribuan untuk menikmati secangkir minuman di kafe ternama. Hutang demi hutang bertumpukan. Harga gaya hidup memang tak pernah murah.

Lalu,menurutmu, apakah lebih baik hidup baik di mata orang lain, tapi hidup dalam kepalsuan, ataukah hidup jujur namun didiskreditkan orang lain? Apa pun itu, setiap orang bebas untuk memilih jalan hidupnya sendiri. Seseorang tidak diciptakan sebagai pembohong, atau diciptakan jadi seorang yang jujur. Seseorang dilahirkan untuk menjadi pemilih, yang mengetahui akibat-akibat dari pilihan yang ia ambil.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Dede Sunandar, Sang Petugas Kebersihan yang Kini Menjadi Komedian Terkenal - Keepodotme

Dede Sunandar, Sang Petugas Kebersihan yang Kini Menjadi Komedian Terkenal - Keepodotme

6 Masalah Umum Kesehatan Reproduksi Remaja Cewek yang Perlu Kamu Tahu

6 Masalah Umum Kesehatan Reproduksi Remaja Cewek yang Perlu Kamu Tahu

Mengharukan! Calon Suami Menjadi Korban Lion Air, Wanita Ini Kenakan Gaun Pengantin Sendirian di Tanggal Pernikahannya - Keepodotme

Mengharukan! Calon Suami Menjadi Korban Lion Air, Wanita Ini Kenakan Gaun Pengantin Sendirian di Tanggal Pernikahannya - Keepodotme

Pekerjaan Nggak Cuma PNS, Ini Alasan Mengapa Anak Muda Harus Terjun ke Industri Kreatif

Pekerjaan Nggak Cuma PNS, Ini Alasan Mengapa Anak Muda Harus Terjun ke Industri Kreatif

Lakukan Ritual Khusus, Tenaga Medis Dan Pasien Rumah Sakit Ini Bergiliran Joget Goyang Dua Jari, Suasana Mendadak Heboh     - Keepodotme

Lakukan Ritual Khusus, Tenaga Medis Dan Pasien Rumah Sakit Ini Bergiliran Joget Goyang Dua Jari, Suasana Mendadak Heboh     - Keepodotme

Enaknya Pacaran Sama Cowok Dewasa, Mereka Nggak Bakal Meributkan 7 Hal Ini!

Enaknya Pacaran Sama Cowok Dewasa, Mereka Nggak Bakal Meributkan 7 Hal Ini!

loading